Sri Mulyani Sebut Utang Negara Masih Relatif Aman

Kamis, 03 November 2022 | 13:24 WIB
Sri Mulyani Sebut Utang Negara Masih Relatif Aman
Sri Mulyani dalam konferensi pers virtualnya, Kamis (3/11/2022). (Tangkap layar)

Suara.com - Membaiknya pendapatan negara dari sisi penerimaan pajak membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati cukup tenang soal defisit APBN 2022. Dia bilang, kondisi ini membuat target defisit yang ditetapkan dalam Perpres 98/2022 bisa tercapai bahkan dibawah dari itu.

"Dengan demikian, risiko utang akan lebih terkendali dan keberlanjutan fiskal dalam jangka menengah akan terus dapat dijaga," kata Sri Mulyani dalam konferensi KSSK secara virtual, Kamis, (3/11/2022).

Semula defisit APBN dalam Undang-Undang APBN 2022 dirancang sebesar 4,85 persen PDB. Angka tersebut kemudian direvisi melalui Perpres 98/2022 menjadi 4,5 persen dari PDB. Kemudian, pemerintah menargetkan outlook APBN 2022 turun menjadi 3,92 persen.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, kinerja APBN hingga September 2022 mencatatkan tren positif. Di mana secara keseluruhan tercatat surplus Rp60,9 triliun atau 0,33 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Sedangkan dari sisi keseimbanagan primer, surplus mencapai Rp339,4 triliun. Dalam hal ini disumbangkan melalui realisasi pendapatan negara dan hibah.

"Realisasi pendapatan negara dan hibah yang mencapai Rp1.974,7 triliun atau 87,1 persen dari target yang tercantum dalam Perpres 98 tahun 2022. Dalam hal ini pendapatan negara dan hibah mengalami pertumbuhan 45,7 persen yoy," paparnya.

Dirinya menambahkan kenaikan pendapatan negara dan hibah itu berasal dari momentum pertumbuhan ekonomi yang mengalami ekspansi serta penguatan, pemulihan ekonomi, dan aktivitas masyarakat sepanjang tahun ini, meski ekonomi dunia diselimuti ketidakpastian global yang tinggi.

Sementara itu di sisi belanja negara yang sudah dibelanjakan sebesar Rp1.913,9 triliun atau 61,6 persen dari total anggaran belanja.

"Belanja negara Rp1.913,9 telah mampu menopang pemulihan ekonomi dan juga difokuskan pada beberapa hal strategis seperti mendukung stabilitas harga sehingga inflasi Indonesia terkendali, dan melindungi daya beli masyarakat," pungkasnya.  

Baca Juga: Sri Mulyani: Pengembangan Industri Otomotif Tak Hanya Bangun Pabrik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI