Cadangan Devisa Turun Dibanding 2019, Pengamat: Segera Kendalikan Demi Kurs Rupiah

M Nurhadi

Rabu, 09 November 2022 | 10:14 WIB
Cadangan Devisa Turun Dibanding 2019, Pengamat: Segera Kendalikan Demi Kurs Rupiah
Ilustrasi

Suara.com - Cadangan devisa Indonesia disorot lantaran kian tergerus selama empat bulan terakhir, yakni dari bulan Juni 2022 sebesar 136,4 miliar dolar AS hingga Oktober 2022 yang sebesar 130,2 miliar dolar AS.

"Bahkan ini sebenarnya memang terus turun dari level puncaknya di September 2021 yang mencapai 146,9 miliar dolar AS, meski sempat sedikit meningkat beberapa kali setelahnya," kata Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto, Selasa (8/11/2022) lalu.

Menurut dia, penurunan cadangan devisa Indonesia disebabkan oleh kuatnya dolar AS belakangan ini, sehingga rupiah terus melemah.

Hal tersebut tercermin pula dari kesanggupan cadangan devisa yang hanya bisa membiayai 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor.

Padahal, Eko mengungkapkan, jika dibandingkan dengan tahun 2019 nilai cadangan devisa sebesar 130 miliar dolar AS mampu membiayai impor selama 7 bulan sampai 8 bulan.

Sehingga, ia berhadap ada upaya untuk mengendalikan penurunan posisi cadangan devisa dengan memperkuat rupiah.

Kondisi ini cukup penting jelang akhir tahun ini mengingat bulan Desember merupakan bulan permintaan dolar AS yang cukup tinggi, antara lain untuk liburan akhir tahun.

"Kita mengetahui bahwa COVID-19 sudah melandai sehingga kemungkinan permintaan dolar AS di masa liburan makin tinggi, karena mungkin selama dua tahun kemarin tidak ke luar negeri mungkin akhir tahun ini masyarakat akan mulai liburan ke luar negeri. Hal-hal semacam ini yang perlu diwaspadai agar rupiah tidak terus melemah hingga akhir tahun," ujar dia, dikutip dari Antara.

Namun demikian, ia juga mengapresiasi impor Indonesia yang sudah mulai meningkat sehingga menambah permintaan dolar AS belakangan ini. Bahkan angkanya sudah mulai melebihi realisasi ekspor.

baca juga

Dengan keadaan cadangan devisa yang tergerus saat ini, ia menilai keadaan ekonomi Indonesia di triwulan IV-2022 akan lebih menantang dibandingkan triwulan sebelumnya, sehingga diharapkan pemerintah perlu lebih sigap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Tergerus Jadi 130,8 Miliar Dolar AS

Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Tergerus Jadi 130,8 Miliar Dolar AS

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 13:05 WIB

BI Ungkap Penyebab Penurunan Cadangan Devisa Indonesia Akhir Oktober 2022

BI Ungkap Penyebab Penurunan Cadangan Devisa Indonesia Akhir Oktober 2022

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 11:30 WIB

Kurs Rupiah Menguat, Kini Berada di Posisi Rp15.673 per Dolar AS

Kurs Rupiah Menguat, Kini Berada di Posisi Rp15.673 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 10:41 WIB

4 Sektor UMKM yang Wajib Jadi Prioritas Pemerintah Menurut Indef

4 Sektor UMKM yang Wajib Jadi Prioritas Pemerintah Menurut Indef

Bisnis | Rabu, 02 November 2022 | 17:09 WIB

Kurs Rupiah Melemah Lagi, Isu The Fed Naikkan Suku Bunga Agresif Jadi Pemicu

Kurs Rupiah Melemah Lagi, Isu The Fed Naikkan Suku Bunga Agresif Jadi Pemicu

Bisnis | Rabu, 02 November 2022 | 16:30 WIB

Ucapan Joe Biden dan Vladimir Putin Jadi Perhatian Pasar Saat Rupiah Kembali Melemah

Ucapan Joe Biden dan Vladimir Putin Jadi Perhatian Pasar Saat Rupiah Kembali Melemah

Bisnis | Selasa, 01 November 2022 | 10:58 WIB

Terkini

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×