Dekatkan Diri dengan Petani, Pupuk Kaltim Gelar Festival Pangan Lokal 2022

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 13 November 2022 | 15:15 WIB
Dekatkan Diri dengan Petani, Pupuk Kaltim Gelar Festival Pangan Lokal 2022
Pupuk Kaltim menggelar Festival Pangan Lokal 2022 dengan mengambil tema Tanah Sejengkal Panen Maksimal.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar Festival Pangan Lokal 2022 dengan mengambil tema Tanah Sejengkal Panen Maksimal sebagai rangkaian HUT Ke-45 Pupuk Kaltim yang berlangsung di Pamedan Pura Mangkunegaran.

Acara yang berlangsung pada 12 – 13 November 2022 ini merupakan upaya mengenalkan berbagai keunikan dan budaya panganan lokal beserta bahan baku dan tanaman yang mendukung serta kolaborasi para generasi muda dalam berkompetisi dan edukasi tentang pangan dan tak lupa kesenian kerakyatan yang sebagai unsur utama pembentuk budaya pangan nusantara.

Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Kaltim Qomaruzzaman mengatakan Pupuk Kaltim ikut andil dalam acara ini untuk mendekatkan diri dengan petani dan masyarakat yang ada di eks Karesidenan Surakarta. Selain itu, Pupuk Kaltim juga terus berkomitmen membantu meningkatkan produksi pangan sehingga dapat terbebas dari krisis pangan yang diprediksi terjadi di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih sekali kepada Pura Mangkunegaran yang sudah mengizinkan kegiatan ini," ujarnya.

Project Director Festival Pangan Lokal 2022 Wahyu Wulandari mengatakan beragam makanan olahan lokal, bahan bakunya hingga tanamannya akan ditampilkan dalam festival ini. Dia menyebutkan sebanyak 20 booth disediakan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang ada di Solo dan sekitarnya.

“Festival Pangan Lokal diselenggarakan sebagai bentuk dukungan atas seruan Presiden Joko Widodo agar masyarakat bersiap mengantisipasi potensi ancaman krisis ekonomi global yang bisa berdampak pada seluruh penghuni planet bumi, tak terkecuali Indonesia,” terangnya.

Dia menambahkan festival ini juga memberikan informasi mengenai histori dari makanan lokal yang ada. Wulandari berhadap dapat menghadirkan nuansa yang berbeda sehingga konsumen mengetahui sejarah dari panganan lokal tersebut.

Festival Pangan Lokal 2022 menampilkan aneka jenis makanan olahan tradisional berbahan baku hasil tanaman dari sawah dan kebun petani, serta aneka jenis tanaman pangan yang bisa ditanam di pot maupun di area lahan terbatas di perkotaan.

Selama festival juga dihadirkan beragam hiburan yang bisa dinikmati masyarakat secara gratis. Antara lain penampilan aneka kesenian tradisional yang terkait dengan ritual kesuburan yang biasa digelar menjelang bercocok tanam atau seusai masa panen. Tak ketinggalan, hiburan musik.

Hari ini, beragam kegiatan dilaksanakan di arena Festival Pangan Lokal 2022 mulai dari seremoni tumpengan hingga acara panggung kesenian yang diisi oleh Soreng Ngablak, Lesungan Hari Genduk, Woro Mustiko, Roy Jeconiah hingga Pecas Ndahe.

Rencananya, pada Minggu (13/11) akan digelar arak-arakan gunungan, lomba mewarnai anak, push bike racing for children, tur edukasi makanan tradisional hingga acara di panggung kesenian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, Pupuk Kaltim Bersama Yayasan Puri Kauhan Ubud Gelar Ghurnita Samudra Murti

Dukung Pelestarian Ekosistem Laut, Pupuk Kaltim Bersama Yayasan Puri Kauhan Ubud Gelar Ghurnita Samudra Murti

Bisnis | Minggu, 13 November 2022 | 14:55 WIB

Wujudkan SDM Unggul di Indonesia Timur, Program Vokasi Pupuk Kaltim Luluskan 49 Peserta

Wujudkan SDM Unggul di Indonesia Timur, Program Vokasi Pupuk Kaltim Luluskan 49 Peserta

Bisnis | Sabtu, 12 November 2022 | 13:48 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Pupuk Kaltim Siap Dukung Terwujudnya Jawa Timur Mandiri Benih

Jaga Ketahanan Pangan, Pupuk Kaltim Siap Dukung Terwujudnya Jawa Timur Mandiri Benih

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 06:29 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB