Karyawan Sektor IT Terdampak PHK Jadi Rebutan Banyak Perusahaan

M Nurhadi

Minggu, 20 November 2022 | 10:57 WIB
Karyawan Sektor IT Terdampak PHK Jadi Rebutan Banyak Perusahaan
Ilustrasi kerja (Pixabay/StartupStockPhotos)

Suara.com - Peneliti Pustek UGM, Hempri Suyatna menyebut, pekerja sektor teknologi yang terdampak PHK punya peluang besar di dunia kerja lantaran keterampilan mereka yang teruji.

"Saya melihat para karyawan di sektor teknologi ini memiliki skill di atas rata-rata dan dibutuhkan dalam pekerjaan yang ada kaitannya dengan digitalisasi. Mereka bisa bertransformasi di sektor lain seperti membantu mengembangkan startup maupun perusahaan yang memang membutuhkan talenta mereka. Artinya, peluang mereka untuk terlibat atau bekerja di sektor formal terbuka luas," kata dia.

Menurut dia, talenta di sektor teknologi memiliki skill yang membuat mereka bisa dengan mudah masuk ke bidang lain yang berbasiskan teknologi. 

Sebab selama ini, jenis dari perusahaan teknologi masih banyak yang serupa, yang mana sebagian besar dari mereka bergerak di e-commerce, transportasi, wisata, maupun fintech.

"Nah, alangkah bagusnya jika mereka bisa mengembangkan pekerjaan berbasis digital ini di sektor lain seperti misalnya sektor pertanian, kelautan, atau sektor lain yang selama ini kurang terpikirkan," kata Hempri, dikutip dari Antara.

Selain itu, peluang pekerjaan di bidang teknologi masih cukup terbuka dan akan terus meningkat dan mencapai puncaknya pada 2030 mendatang.

Sebagaimana diketahui, saat ini banyak perusahaan melakukan PHK akibat ekonomi yang kurang baik. 

Situasi kurang kondusif turut menimpa perusahaan-perusahaan raksasa teknologi dunia seperti Amazon, Meta, dan Twitter. Tak hanya di lingkup global, beberapa perusahaan teknologi di Indonesia juga mengalami situasi serupa, seperti Shopee, Grab dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo).

Walau terjadi banyak efisiensi, karyawan perusahaan teknologi terus diincar di pasar termasuk di industri konvensional.

baca juga

Sementara itu, Ekonom Pusat Inovasi dan Ekonomi Digital Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Izzudin Al Farras Adha mengatakan karyawan yang pernah bekerja di perusahaan-perusahaan teknologi besar akan lebih mudah dalam mendapatkan pekerjaan.

"Misalnya mantan karyawan GoTo, dia akan lebih mudah diserap pasar. Mereka akan punya kesempatan kerja lebih tinggi. Yang membedakan mungkin dari lama tunggunya dan bergantung pada pengalaman kerja yang memang bervariasi," katanya.

Terlebih, saat ini hampir seluruh perusahaan di berbagai sektor tengah berupaya melakukan digitalisasi, termasuk sektor-sektor formal, sehingga SDM di bidang teknologi akan sangat dibutuhkan.

"Seperti pascapandemi, ada dua sektor industri yang berkembang cukup pesat, yaitu sektor konstruksi dan perdagangan. Dua sektor itu tentu membutuhkan SDM di bidang teknologi. Jadi, tinggal bagaimana SDM tersebut melakukan adaptasi sesuai dengan budaya dan lingkungan kerja yang baru," ujar Farras.

Terkait alasan di balik efisiensi karyawan, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan ada beberapa penyebab terjadinya pengurangan karyawan di perusahaan-perusahaan teknologi global seperti Amazon, Meta, dan Twitter.

Menurut Bhima, perusahaan perlu melakukan efisiensi untuk menekan biaya di tengah kondisi ekonomi global yang menghadapi tantangan cukup berat di tahun depan. Selain itu juga agar bisnis perusahaan tersebut dapat tumbuh secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Penyebab lain adalah adanya faktor reorganisasi perusahaan, sebagai contoh Twitter. Setelah diambil alih Elon Musk, Twitter melakukan reorganisasi dengan mengurangi hampir setengah dari total karyawannya. Dengan kondisi seperti itu, ditambah ancaman resesi global, perusahaan ini harus memperkecil unit bisnisnya.

"Apa yang terjadi di global, efeknya tentu juga terbawa ke Indonesia. Kalau di global terjadi pemangkasan atau reorganisasi masif, maka efeknya banyak perusahaan rintisan atau startup di Indonesia melakukan hal yang sama untuk bertahan," sebut Bhima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Uang yang Diterima Karyawan Gojek-Tokopedia Usai Kena PHK

Jumlah Uang yang Diterima Karyawan Gojek-Tokopedia Usai Kena PHK

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 10:14 WIB

Ramai Startup PHK Karyawan, Begini Aturan Tentang Pemberhentian Kerja yang Tepat

Ramai Startup PHK Karyawan, Begini Aturan Tentang Pemberhentian Kerja yang Tepat

Indotnesia | Minggu, 20 November 2022 | 10:12 WIB

Ingat PHK Pekerja Harus Ikutin Aturan, Ga Bisa Seenaknya

Ingat PHK Pekerja Harus Ikutin Aturan, Ga Bisa Seenaknya

Tantrum | Minggu, 20 November 2022 | 08:38 WIB

Nasib Ruangguru: Dulu Berprestasi Dipuji Jokowi, Kini Terseret Badai PHK

Nasib Ruangguru: Dulu Berprestasi Dipuji Jokowi, Kini Terseret Badai PHK

News | Sabtu, 19 November 2022 | 19:15 WIB

4 Etika Penting yang Perlu Kamu Perhatikan untuk Menghadapi Dunia Kerja

4 Etika Penting yang Perlu Kamu Perhatikan untuk Menghadapi Dunia Kerja

Your Say | Sabtu, 19 November 2022 | 17:11 WIB

Makin Banyak Karyawan Startup Kena Badai PHK, Terbaru GoTo dan Ruangguru

Makin Banyak Karyawan Startup Kena Badai PHK, Terbaru GoTo dan Ruangguru

News | Sabtu, 19 November 2022 | 14:02 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×