Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.334,476
LQ45 632,546
Srikehati 309,556
JII 380,675
USD/IDR 17.905

Bangun Perkebunan Indonesia Butuh Kerja Bersama dan Kolaborasi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 23 Desember 2022 | 15:35 WIB
Bangun Perkebunan Indonesia Butuh Kerja Bersama dan Kolaborasi
Perkebunan kelapa sawit di Indonesia. [perkebunan.litbang.pertanian.go.id]

Suara.com - Kementerian Pertanian khususnya Ditjen Perkebunan gelar Perkebunan Indonesia Expo, mendapatkan apresiasi luar biasa, dibalik capaian keberhasilan ini, menjadikan suatu potensi besar baik domestik maupun eksor baik industri farmasi, penghimpunan sumber tenaga kerja yang bisa bekerja di sub sektor perkebunan, maupun peningkatan kesejahteraan petani salah satunya dari perkebunan.

Saat ini kelapa sawit masih menjadi unggulan nomor 1, karet nomor 2, kayu manis nomor 1.

"Kakao dan kopi masih harus ditingkatkan. Perlunya ditingkatkan bagaimana mengkonkritkan terobosan-terobosan program dan merealisasikannya, berkiprah berkontribusi lagi kedepannya," ujar Kasdi Subagyono, Sekjen Kementerian Pertanian.

Kasdi menambahkan, Ada 3 permasalahan utama yang dihadapi dari kondisi saat ini diantaranya Pertama, pandemi covid masih memberikan dampak yang cukup signifikan, Kedua, perubahan iklim yang semakin ekstrim hingga mempengaruhi kondisi tanam tanaman, diperlukan elaborasi supaya tergambarkan ketika kita menghadapi cuaca ektrim yang tidak biasa, harus menyiapkan langkah strategis.

Ketiga, geopolitik yang berdampak pada krisis pangan. Kedepan, pentingnya keseimbangan, baik itu ketersediaan bahan baku maupun harga.

Kasdi menjelaskan, Kementerian Pertanian tentunya tak tinggal diam, melakukan berbagai upaya, salah satnya 3 strategi untuk menangani tantangan tersebut, diantaranya, Pertama, Peningkatan kapasitas produksi dikaitkan dengan upaya yang bisa mengendalikan atau menekan inflasi, mengurangi impor kedelai gula tebu daging sapi bawang putih jagung.

Contoh Pabrik gula yang berbasis tebu dijumlahkan dan dipenuhi konsistensinya, maka tidak perlu menambah pabrik baru. Menganalisis kesesuaian kebutuhan pabrik agar tepat guna. Kedua, Substitusi impor, gandum (ubi kayu, sorgum, sagu), gula tebu (gula nontebu stevia, lontar, aren), daging sapi (daging kambing/domba, itik/ayam lokal), dan peningkatan ekspor.

Hal yang perlu diperhatikan untuk mengakselerasi gandum supaya tidak ada lagi impor lagi yaitu dengan sagu. Harus diatur dengan baik dengan mempertimbangkan segala aspek. Dan Ketiga, peningkatan ekspor melalui sarang burung walet, porang, ayam telur.

"Tentu dalam pengimplementasian program tidak mudah, komoditasnya harus fokus, strategi pembangunan pertanian mendukung ketahanan pangan dan peningkatan daya saing berkelanjutan diantaranya Peningkatan kapasitas produksi itu suatu keharusan, Diversifikasi pangan lokal, Penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, Pengembangan pertanian modern dan Gerakan tiga kali ekspor (gratieks)," ujarnya.

baca juga

Kasdi menekankan, Insan perkebunan harus concern, dan pemanfaatan ekspor diperluas. Salah satu instrumen penting adalah bisnis matching, dengan adanya bisnis matching maka terwujudnya penandatanganan kontrak, jadi tidak hanya sebatas pameran saja. Program tidak harus banyak, fokuskan beberapa komoditas, perhatikan prospektif kedepannya, dan dapat memberikan nilai tambah bagi petani.

"Kegiatan perkebunan Indonesia expo (Bunex) ini bagus sekali, bisa mencakup semuanya tidak hanya minyak goreng saja tapi kegiatan atau produk perkebunan lainnya. Target 1 triliun dalam bisnis matching itu luar biasa, semoga kedepannya dapat berjalan lancar dan sesuai target," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah, menyampaikan, perlunya kolaborasi, di era baru perkebunan Indonesia yang sudah berlangsung ini, yang digelorakan saat ini yaitu kolaborasi.

"Kita pun diinternal pertanian, harus satu program satu tujuan, dikolaborasikan, menyatukan tekad, bahwa dalam memajukan perkebunan tidak bisa sendirian harus bersama, identifikasi program," ucapnya.

"Diselenggarakannya Perkebunan Indonesia Expo ini adalah jawabannya, bagaimana kita fokus, responsif dan kolaboratif. Tantangan kita bekerja keras, bagaimana mengajak komponen bangsa untuk membangun perkebunan bersama, memberikan kontribusi membangun perkebunan. Potensi yang kita kolaborasikan," Andi menambahkan.

Makna dari kegiatan Perkebunan Indonesia Expo ini untuk memperlebar relasi, bertukar informasi, sumber daya dan memperkuat kolaborasi bersama. Momentum Ditjen Perkebunan untuk menyatukan itu.

Berikan pilihan pada rakyat dan tidak memaksakan akan menanam apa karena waktu tanam mempengaruhi pendapatan mereka. Kerja bersama, berkolaborasi. Karpet merah untuk investasi perkebunan. Inti dari perkebunan bioindustri ini yaitu mengkolaborasikan dan mengintegrasikan seluruh aspek pertanian menyatu bersama membangun perkebunan.

"Untuk kolaborasi antara Ditjen Perkebunan dengan Ditjen Peternakan, menyampaikan, untuk pengembangan sapi kita membutuhkan lahan yang luas, seperti perkebunan sawit, maka kami integrasikan dengan sapi atau kambing - sawit. Bisa juga sebagai menambah pendapatan," kata Direktur Pakan, Ditjen Peternakan, Sapta.

Sekretaris Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Hermanto menyampaikan untuk Ditjen PSP menekankan pada infrastruktur, bioindustri pasti membutuhkan sarana dan prasarana, baik untuk produksi dalam rangka meningkatkan produktivitas, pupuk, pembiayaan melalui KUR, dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badan Pangan Nasional Buka Lowongan Kerja, Butuh 124 Orang

Badan Pangan Nasional Buka Lowongan Kerja, Butuh 124 Orang

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2022 | 08:30 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, BIN Bina Pemuda Papua untuk Geluti Pertanian dan Perikanan

Perkuat Ketahanan Pangan, BIN Bina Pemuda Papua untuk Geluti Pertanian dan Perikanan

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2022 | 16:06 WIB

Menteri Pertanian Mendadak Emosi Saat Bahas Krisis Pangan, Sindir Gaji Dirjen

Menteri Pertanian Mendadak Emosi Saat Bahas Krisis Pangan, Sindir Gaji Dirjen

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2022 | 14:53 WIB

Terkini

Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi

Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:06 WIB

Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:04 WIB

Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol

Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:01 WIB

5 Fakta Viral Bocah Palembang Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Main Layang

5 Fakta Viral Bocah Palembang Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Main Layang

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:01 WIB

5 Parfum Lokal Wangi Bunga Sedap Malam, Aromanya Elegan dan Tahan Lama

5 Parfum Lokal Wangi Bunga Sedap Malam, Aromanya Elegan dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:00 WIB

Teknologi bagi Siswa: Membantu Belajar atau Membuat Malas?

Teknologi bagi Siswa: Membantu Belajar atau Membuat Malas?

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:00 WIB

Drama Hak Angket DPRD Gowa Berujung Polisi, 45 Anggota Dewan Siap Ambil Langkah Ini

Drama Hak Angket DPRD Gowa Berujung Polisi, 45 Anggota Dewan Siap Ambil Langkah Ini

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:58 WIB

Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:56 WIB

Gantikan Nanik, Sudaryono Didesak Bersih-bersih Internal Karena Ada Dugaan Pegawai BGN 'Main' Dapur

Gantikan Nanik, Sudaryono Didesak Bersih-bersih Internal Karena Ada Dugaan Pegawai BGN 'Main' Dapur

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:56 WIB

Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Lampung | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:52 WIB

×