Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Chandra Asri Jamin Pasokan Bahan Baku Untuk Percepat Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 15 Januari 2023 | 15:34 WIB
Chandra Asri Jamin Pasokan Bahan Baku Untuk Percepat Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum
Ilustrasi air bersih. [Envato Elements]

Suara.com - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri), Perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia, telah mendapatkan sertifikasi SNI 7593:2010 untuk aplikasi pipa air minum untuk resinnya, Asrene®SP4808 jenis High Density Polyethylene (HDPE).

Dengan tersertifikasinya Asrene®SP4808, Chandra Asri menjamin kualitas dan pasokan bahan baku untuk mempercepat pembangunan sistem penyediaan air minum.

Hal ini menjadi bentuk dukungan terhadap Pemerintah untuk merealisasikan target 30 persen akses air minum di tahun 2024 lewat pembangunan infrastrukur penyediaan air minum langsung ke rumah-rumah melalui sistem perpipaan.

Pengunaan Asrene®SP4808 ini juga dapat membantu mitra industri hilir dalam memproduksi pipa air minum yang aman dan terstandarisasi sesuai persyaratan sertifikasi SNI 4829.1:2015 yang merupakan standar untuk pipa HDPE untuk aplikasi pipa air minum.

Resin jenis HDPE ini merupakan salah satu material yang umum digunakan untuk memproduksi pipa dalam proyek sistem penyediaan air minum yang sedang digencarkan Pemerintah. Memiliki sifat elastis, pipa dengan material HDPE mampu mengikuti kontur dan pergeseran tanah sehingga meminimalkan resiko terjadinya kebocoran saat terjadi gempa bumi.

Sementara itu, Asrene®SP4808 unggul karena memiliki material dengan kekuatan jangka panjang terbaik di kelasnya dengan klasifikasi PE 100 sehingga dapat memproduksi pipa berstandar mutu tinggi. Melalui sertifikasi SNI ini, Chandra Asri juga memastikan aspek kesehatan dan keselamatan pengguna akhir terlindungi karena resinnya telah lolos dari uji batas logam berat.

"Seiring dengan meningkatnya pembangunan akses air minum perpipaan ke rumah-rumah, kami turut berkontribusi dengan menyediakan bahan baku yang aman untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat. Melalui sertifikasi SNI ini, kami menjamin produk kami, Asrene®SP4808, memiliki sifat kualitas material yang dapat digunakan untuk pipa bertekanan serta aman digunakan untuk bahan baku pipa air minum bagi masyarakat karena patuh pada pengaturan kandungan logam berat yang dipersyaratkan. Selain itu, karena diproduksi di dalam negeri, kami juga menawarkan ketersediaan pasokan bahan baku dan nilai rantai yang lebih terjamin kepada mitra pelanggan kami," kata General Manager Technical Service and Product Development, Supriyanto.

Hingga saat ini, Asrene®SP4808 telah dipercaya oleh banyak mitra produsen pipa HDPE untuk berbagai aplikasi produk hilir. Selain untuk jaringan distribusi air minum, resin HDPE ini juga digunakan untuk aplikasi jaringan pipa gas rumah tangga, pipa untuk sektor pertambangan, pipa fiber optic di sektor telekomunikasi, dan berbagai kebutuhan industri lainnya.

Penggunaan produk Asrene®SP4808 di berbagai proyek infrastruktur di Indonesia juga dapat mendorong optimalisasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN), sebuah program yang digaungkan Pemerintah untuk melejitkan daya saing industri dalam negeri, di tengah gempuran produk impor yang belum terstandarisasi SNI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chandra Asri Komitmen Implementasikan Transisi Energi Hijau

Chandra Asri Komitmen Implementasikan Transisi Energi Hijau

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2022 | 14:57 WIB

Peringkat Daya Saing Indonesia Kian Memburuk, Standarisasi Produk Jadi Sorotan

Peringkat Daya Saing Indonesia Kian Memburuk, Standarisasi Produk Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2022 | 08:27 WIB

Chandra Asri Konsisten Terapkan SNI di Setiap Produknya

Chandra Asri Konsisten Terapkan SNI di Setiap Produknya

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 16:20 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB