Holding Perkebunan Dorong Generasi Muda Buat Inovasi Bisnis

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 08 Februari 2023 | 10:37 WIB
Holding Perkebunan Dorong Generasi Muda Buat Inovasi Bisnis
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani/dok PTPN III

Suara.com - Holding Perkebunan Nusantara terus mendorong generasi muda di PTPN Group, untuk menjadi bagian dalam kesuksesan transformasi perusahaan. Selain bekerja keras meningkatkan kinerja perseroan, insan muda BUMN juga dituntut menjadi public relation terhadap isu-isu perusahaan yang berkembang di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, dalam agenda Aktivasi Program BUMN Muda Perkebunan dan Social Media Ranger PTPN Group, yang diikuti sekitar seribu karyawan PTPN Group secara hybrid.

Abdul Ghani mengatakan, saat ini perkembangan media komunikasi, terutama media sosial, sangat luar biasa dengan aksesibilitas dan lalu lintas komunikasi yang nyaris tidak bisa dibatasi.

Terlepas dari dampak positifnya, kata dia, berbagai informasi tanpa adanya saringan dan literasi, bisa berdampak buruk terhadap perusahaan jika tidak diantisipasi dan dikelola dengan baik.

"Oleh karena itu, sebagai generasi muda PTPN Group yang dididik dalam kultur dan perkembangan ekosistem terbuka, sudah semestinya bisa memilah mana berita yang benar dan tidak benar," ujar Abdul Ghani dalam keteranganya di Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Abdul Ghani berharap, dengan adanya aktivasi program BUMN muda perkebunan dan social media ranger, seluruh insan PTPN Group dapat menjadi bagian dari orang-orang yang bisa melakukan advokasi terhadap berita-berita yang merugikan perusahaan.

"Saya dan jajaran pimpinan telah menyiapkan landasan, yang pada akhirnya saudara-saudara akan mewarisi perusahaan ini. Tentu saya ingin menyaksikan perusahaan yang kita cintai ini terus tumbuh berkembang menjadi kebanggaan bangsa dan negara, menjadi perusahaan yang semakin sehat dan mensejahterakan karyawannya," kata Abdul Ghani.

Social media ranger merupakan salah satu aset digital dari seluruh pegawai BUMN yang ditetapkan oleh masing-masing BUMN, untuk memberikan berbagai informasi yang mencerdaskan dan menjadi penyampai pesan-pesan positif dari perusahaan masing-masing.

Social media ranger juga bagian dari program BUMN Muda yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI). PTPN Group sebagai salah satu

BUMN di Klaster Perkebunan dan Kehutanan, juga telah membentuk BUMN Muda Perkebunan sebagai wadah untuk bertukar ide dan gagasan, meningkatkan kolaborasi, serta pembentukan talent readiness bagi insan perkebunan demi terwujudnya PTPN Group yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

Pembentukan BUMN Muda Perkebunan, juga sejalan dengan agenda dan target human capital yang ditetapkan Menteri BUMN Erick Thohir, untuk meningkatkan persentase generasi muda di bawah 42 tahun di jajaran BoD dan BoD-1 BUMN, sebanyak minimal 10 persen di tahun 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian BUMN Akselerasi Transformasi Usung Ekonomi Hijau

Kementerian BUMN Akselerasi Transformasi Usung Ekonomi Hijau

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2023 | 15:40 WIB

DPR Sentil Freeport: Bangun Smelter di Gresik Kok Engga Jadi-jadi

DPR Sentil Freeport: Bangun Smelter di Gresik Kok Engga Jadi-jadi

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:56 WIB

Intip Kinerja Holding BUMN Perkebunan Selama 2022

Intip Kinerja Holding BUMN Perkebunan Selama 2022

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2023 | 08:14 WIB

Terkini

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB