Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Buka Lowongan Kerja, Begini Cara Lamarnya

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 15 Februari 2023 | 16:00 WIB
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Buka Lowongan Kerja, Begini Cara Lamarnya
ilustrasi info lowongan kerja.[freepik.com/freepik]

Suara.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atau Kemenko Perekonomian membuka kesempatan bagi masyarakat umum berkarir di lingkup pemerintahan dengan membuka lowongan kerja. Terdaoat tiga lowongan kerja non-PNS melalui Pengadaan Jasa Tenaga Pendukung Gelombang II.

Mengutip situs resmi Kementerian, tiga lowongan kerja itu untuk tenaga pendukung di berbagai sektor. Adapun, berikut syarat dan ketentuan untuk melamar lowongan kerja tersebut:

Tenaga Pendukung Teknis Prasarana dan Sarana Pangan dan Agribisnis (Kode: G2-D2-01)

Kriteria:

  • Pria/Wanita, usia minimal 21 tahun dan maksimal 30 tahun
  • Pendidikan S1 Program Studi Agribisnis
  • Lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Terakreditasi A dengan IPK minimal 3,00 (skala 4.00)
  • Mampu berbahasa inggris dengan baik dan memiliki score TOEFL minimal 500
  • Mahir mengoperasikan Microsoft Office, menyusun dan membuat bahan paparan dengan Microsoft Powerpoint, dan membuat konten informasi di media sosial
  • Memiliki kemampuan bekerja dalam tim dengan baik.

Gaji per bulan Rp 5.500.000.

Tenaga Pendukung Teknis Analisis Spasial Daya Dukung Lingkungan (Kode: G2-D6-02)

Kriteria:

  • Pria/Wanita, usia minimal 21 tahun dan maksimal 35
  • Pendidikan S1 Jurusan Geografi/Geografi Lingkungan/Kartografi dan Penginderaan Jauh/ Geodesi
  • Lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Terakreditasi dengan IPK minimal 3,00 (skala 4.00)
  • Mampu mengoperasikan Aplikasi Pemetaan (ArcGIS/QGIS/aplikasi GIS Lainnya)
  • Memiliki kemampuan pengolahan data geospasial
  • Memahami konsep daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup
  • Mampu berkomunikasi dengan baik dan mampu bekerjasama dalam Tim.

Gaji per bulan Rp 5.750.000.

Tenaga Pendukung Teknis Pengembangan Sistem Informasi (Kode: G2-D6-03)

baca juga

Kriteria:

  • Pria/Wanita, usia minimal 21 tahun dan maksimal 35 tahun
  • Pendidikan minimal S1 Jurusan Teknik Informatika/Teknologi Informasi/Sistem Informasi/Ilmu Komputer
  • Lulusan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Terakreditasi dengan IPK minimal 3,00 (skala 4.00)
  • Memiliki kemampuan dalam pembuatan dan pemeliharaan database
  • Memiliki kemampuan dalam membuat Sistem berbasis website atau pengembangan perangkat lunak
  • Memiliki kemampuan back up / recovery data security system (menjadi nilai tambah)
  • Mampu berkomunikasi dengan baik dan mampu bekerjasama dalam Tim.

Gaji per bulan Rp 5.750.000.

Bagi Anda yang berminta untuk mendaftar, bisa melakukan pendaftaran online melalui https://rekrutmentp.ekon.go.id/ paling lambat tanggal 20 Februari 2023 pukul 16.00 WIB. Para pelamar juga diwahibkan untuk melampirkan foto dan CV atau Daftar Riwayat Hidup, kemudian diupload dalam satu file melalui situs tersebut di atas.

Sementara, hasil seleksi administrasi akan diumumkan lewar website di atas pada tanggal 22 - 23 Februari 2023. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluas Jaringan Bisnis Global, PTPN III Gandeng Mitra Strategis dari Korsel

Perluas Jaringan Bisnis Global, PTPN III Gandeng Mitra Strategis dari Korsel

Bisnis | Rabu, 15 Februari 2023 | 11:31 WIB

Ives Summit 2023 Bahas Bisnis dengan Peluang Perputaran Uang Sekira Rp 40 Triliun

Ives Summit 2023 Bahas Bisnis dengan Peluang Perputaran Uang Sekira Rp 40 Triliun

Bisnis | Rabu, 15 Februari 2023 | 11:13 WIB

Freeport Buka Banyak Lowongan Kerja, PHK Segera Lamar

Freeport Buka Banyak Lowongan Kerja, PHK Segera Lamar

Bisnis | Selasa, 14 Februari 2023 | 18:47 WIB

Terkini

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:08 WIB

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB