Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

APBN 2022 Defisit 2,35 Persen, Menkeu Tegaskan Ekonomi Negara Pulih Sangat Kuat

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 11 Juli 2023 | 21:38 WIB
APBN 2022 Defisit 2,35 Persen, Menkeu Tegaskan Ekonomi Negara Pulih Sangat Kuat
Sri Mulyani saat hadiri rapat paripurna DPR [Antara]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 yang mencapai 2,35 persen menjadi bukti kuatnya pemulihan ekonomi Indonesia.

Sebab, perintah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 menetapkan batas defisit APBN harus turun lagi di bawah 3 persen per tahun pada 2023. Defisit APBN kini menjadi 2,35 persen sejak 2022.

Dengan demikian, APBN sehat jauh lebih cepat dari yang disyaratkan undang-undang, kata Sri Mulyani, Selasa (11/7/2023), dalam rapat paripurna DPR ke-29 periode 2022-2023, V.

Menkeu menyatakan penerimaan negara tahun 2022 positif Rp 2.635,8 triliun. Nilai tersebut terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp2.034,5 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp595,6 triliun dan subsidi sebesar Rp5,7 triliun.

Bendahara Nasional mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia pulih dengan sangat kuat.

Perkembangan penerimaan negara sejalan dengan kenaikan pajak dari 9,12 persen pada 2021 menjadi 10,39 persen pada 2022. Ini merupakan nilai tertinggi dalam tujuh tahun.

Melansir Antara, belanja pemerintah tercatat sebesar Rp3.096,3 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah sebesar Rp2.280,0 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp816,2 triliun.

Sri Mulyani mengatakan belanja pemerintah meningkat sebesar Rp309,8 triliun atau 11,12 persen dibandingkan tahun 2021. Hal itu sejalan dengan strategi anggaran pemerintah untuk terus mendukung pemulihan ekonomi dan melindungi ekonomi dan masyarakat dari dampak ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, hal ini melindungi dari gangguan kenaikan harga energi dan pangan serta menjaga pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19.

Dengan memperhitungkan pendapatan dan belanja negara, defisit anggaran pemerintah tahun 2022 sebesar Rp460,4 triliun atau 2,35 persen dari produk domestik bruto (PDB), jauh lebih rendah dibandingkan defisit anggaran pemerintah tahun 2021 sebesar 4,57 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APBN Jadi Faktor Kunci Jaga Ekonomi Negara Selama Pandemi COVID-19

APBN Jadi Faktor Kunci Jaga Ekonomi Negara Selama Pandemi COVID-19

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2023 | 20:43 WIB

Sri Mulyani Lelang Surat Utang Lagi, Targetkan Dana Rp6 Triliun

Sri Mulyani Lelang Surat Utang Lagi, Targetkan Dana Rp6 Triliun

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2023 | 15:24 WIB

IKN Bisa Mangkrak Karena Belum Ada Investor yang Serius, Kubu Demokrat: Jadi Sejauh Ini Dananya dari APBN?

IKN Bisa Mangkrak Karena Belum Ada Investor yang Serius, Kubu Demokrat: Jadi Sejauh Ini Dananya dari APBN?

| Selasa, 11 Juli 2023 | 12:11 WIB

Sri Mulyani Sebut Nasib Rupiah Tahun Ini Tak Mujur

Sri Mulyani Sebut Nasib Rupiah Tahun Ini Tak Mujur

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2023 | 11:13 WIB

Sri Mulyani Optimis Pendapatan Negara Tahun Ini Lebihi 100%

Sri Mulyani Optimis Pendapatan Negara Tahun Ini Lebihi 100%

Bisnis | Senin, 10 Juli 2023 | 17:43 WIB

Kabar Buruk dari Sri Mulyani Soal Kondisi Ekonomi 2023

Kabar Buruk dari Sri Mulyani Soal Kondisi Ekonomi 2023

Bisnis | Senin, 10 Juli 2023 | 15:10 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB