Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Saham Emiten Tambang Grup Bakrie Ditaksir 'Comeback' ke Indeks Paling Cuan di BEI

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 21 Juli 2023 | 11:28 WIB
Saham Emiten Tambang Grup Bakrie Ditaksir 'Comeback' ke Indeks Paling Cuan di BEI
Ilustrasi. Emiten pertambangan milik grup Bakrie, seperti PT Bumi Resource Tbk (BUMI) dan PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) ditaksir masuk deretan saham dalam indeks LQ45.

Suara.com - Emiten pertambangan milik grup Bakrie, seperti PT Bumi Resource Tbk (BUMI) dan PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) ditaksir masuk deretan saham dalam indeks LQ45 periode Agustus 2023 - Februari 2024.

Dalam risetnya, IndoPremier Wealth Management menyebutkan, BUMI, ADMR, GGRM, ISAT, BRMS, dan MAPI masuk LQ45 periode Agustus 2023 - Februari 2024.

Enam saham itu akan mendepak enam penghuni lama, yakni; TINS, SIDO, SCMA, JPFA, TPIA, dan EMTK.

Dalam kajiannya disebutkan, BEI akan mengumumkan indeks utama pada minggu ke empat bulan Juli 2023 dan efektif per penutupan market diperdagangan 31 Juli 2023.

“Saham-saham potensial masuk & potensial keluar dengan asumsi memperhatikan likuiditas transaksi selama 1Q-2Q 2023,” kutipan riset IndoPremier Wealth Management, Jumat (21/7/2023).

Untuk diketahui, BUMI terakhir kali masuk indeks LQ45 pada periode Januari - Juli 2018.

Diketahui indeks LQ45 adalah sekumpulan saham dari beberapa perusahaan yang terpilih berdasarkan hasil seleksi dengan kriteria yang ditentukan dan dipantau oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tentunya berinvestasi di saham Indeks LQ45 cocok dan aman untuk investor pemula, karena saham yang ada di dalam indeks LQ45 adalah saham-saham yang bagus baik dari segi likuiditas maupun fundamentalnya. Oleh karena itu, saham yang masuk kategori Indeks LQ45 berpotensi mendatangkan return yang stabil dalam jangka panjang.

Indeks LQ45 perdana diluncurkan pada Bulan Februari 1977 oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam penerapannya, BEI akan melakukan review pada setiap saham setiap enam bulan sekali (setiap awal Februari dan Agustus). Dengan demikian, saham yang terdapat pada daftar tersebut dapat berubah-ubah.

baca juga

Tujuan dibentuknya Indeks LQ45 adalah sebagai pelengkap dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Disamping itu, Indeks LQ45 juga merupakan sarana yang obyektif dan terpercaya bagi para pelaku pasar modal dalam memantau pergerakan harga dari saham-saham yang diperdagangkan di bursa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saipul Jamil Akui Lebih Cuan Setelah Ganti Nama Baru

Saipul Jamil Akui Lebih Cuan Setelah Ganti Nama Baru

Bisnis | Kamis, 20 Juli 2023 | 08:07 WIB

IHSG Diprediksi Perkasa Lagi, Awas Potensi Koreksi Terjadi

IHSG Diprediksi Perkasa Lagi, Awas Potensi Koreksi Terjadi

Bisnis | Kamis, 13 Juli 2023 | 07:16 WIB

IHSG Pagi Ini Dibuka Tembus Level Psikologis 6.800

IHSG Pagi Ini Dibuka Tembus Level Psikologis 6.800

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2023 | 09:17 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×