Power Wheeling Berisiko Perberat Beban Fiskal Negara

Iwan Supriyatna

Sabtu, 30 September 2023 | 07:17 WIB
Power Wheeling Berisiko Perberat Beban Fiskal Negara
Ilustrasi listrik. (Shutterstock)

Suara.com - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyoroti implementasi power wheeling yang berisiko menambah beban fiskal negara karena Indonesia sudah oversupply listrik.

Kepala Center of Food, Energy, and Sustainable Development INDEF Abra Talattov mengatakan risiko tersebut muncul jika power wheeling disahkan saat kondisi listrik di Tanah Air mengalami oversupply.

“Jika dihitung, untuk kelebihan listrik 1 Gigawatt (GW) saja, biaya yang harus dikeluarkan tax payers melalui kompensasi atas konsekuensi skema Take or Pay bisa mencapai Rp3 triliun per GW,” katanya dalam diskusi Publik Pro Kontra Power Wheeling Dalam Rangka RUU EBET yang diselenggarakan oleh Ikatan cendekiawan Muslim Indonesia ditulis Sabtu (30/9/2023).

Tidak hanya itu, Abra memaparkan, risiko tambahan beban APBN juga dapat muncul karena adanya potensi tambahan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik sebagai konsekuensi masuknya pembangkit listrik dari skema power wheeling yang bersumber dari energi terbarukan yang bersifat intermiten.

Sebagai dampaknya, akan muncul tambahan cadangan putar (spinning reserve atau backup cost) untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem.

“Sehingga setiap masuknya 1 GW pembangkit power wheeling akan mengakibatkan tambahan beban biaya hingga Rp3,44 trilin (biaya Take or Pay + backup cost) yang tentu akan membebani keuangan negara.” ucapnya.

Artinya jika diasumsikan rata-rata oversupply listrik sebesar 6-7 GW per tahun, maka potensi oversupply selama 2022-2030 mencapai 48 GW - 56 GW atau setara dengan tambahan biaya Rp165-192 triliun.

Abra menjelaskan, bahwa tanpa adanya pemanfaatan bersama jaringan tenaga listrik, pemerintah sebetulnya sudah menggelar karpet merah bagi swasta untuk memperluas bauran EBT sebagaimana yang dijaminkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030.

Dalam RUPLT itu, target tambahan pembangkit EBT mencapai 20,9 gigawatt (GW) dengan porsi swasta mencapai 56,3 persen atau setara dengan 11,8 GW.

baca juga

“Dengan menjalankan RUPTL 2021-2030 secara konsisten saja, secara alamiah bauran pembangkit EBT hingga akhir 2030 akan mencapai 51,6%,” tegas Abra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Kebakaran Gardu Listrik di SMAN 6 Jakarta Telan Korban Jiwa, Orang Sekitar Kompak Bungkam

Pasca Kebakaran Gardu Listrik di SMAN 6 Jakarta Telan Korban Jiwa, Orang Sekitar Kompak Bungkam

News | Sabtu, 30 September 2023 | 03:55 WIB

Pemadaman Listrik di Sambutan, Gangguan Signal Dirasakan Warga

Pemadaman Listrik di Sambutan, Gangguan Signal Dirasakan Warga

Kaltim | Sabtu, 30 September 2023 | 00:09 WIB

Begini Jadinya Wuling Air EV Terima Sentuhan Modifikasi

Begini Jadinya Wuling Air EV Terima Sentuhan Modifikasi

Otomotif | Jum'at, 29 September 2023 | 21:38 WIB

Terkini

Fakta Baru Mozza: Dibunuh Sehari Setelah Hilang, Dibuang di Tol Jangli hingga Tersangka Diciduk

Fakta Baru Mozza: Dibunuh Sehari Setelah Hilang, Dibuang di Tol Jangli hingga Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 11:04 WIB

Ulasan Dali and Cocky Prince: Relasi Setara di Balik Perbedaan Status

Ulasan Dali and Cocky Prince: Relasi Setara di Balik Perbedaan Status

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 11:00 WIB

Waduk Bili-Bili Mengering, Petani Sulap Lahan Genangan Jadi Sawah

Waduk Bili-Bili Mengering, Petani Sulap Lahan Genangan Jadi Sawah

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 11:00 WIB

Anomali Data Desil Rugikan Warga Miskin, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Khusus Benahi Masalah

Anomali Data Desil Rugikan Warga Miskin, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Khusus Benahi Masalah

News | Sabtu, 05 September 2026 | 10:54 WIB

8 Kali Guguran Lava Meluncur 1,7 Km, Suplai Magma Merapi Masih Berlangsung

8 Kali Guguran Lava Meluncur 1,7 Km, Suplai Magma Merapi Masih Berlangsung

Jogja | Sabtu, 05 September 2026 | 10:52 WIB

Kuota Belum Habis tapi Masa Aktif Tamat, Begini Opsi dari XLSMART

Kuota Belum Habis tapi Masa Aktif Tamat, Begini Opsi dari XLSMART

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 10:51 WIB

Menang Banyak Bukan Jaminan, Ini Kunci Rebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2026!

Menang Banyak Bukan Jaminan, Ini Kunci Rebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2026!

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 10:40 WIB

Dentuman Terdengar hingga Jauh, Mengingat Kembali Dahsyatnya Letusan Krakatau yang Mengubah Dunia

Dentuman Terdengar hingga Jauh, Mengingat Kembali Dahsyatnya Letusan Krakatau yang Mengubah Dunia

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 10:35 WIB

Kembangan Membara! 110 Personel Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Hebat di Srengseng Jakbar

Kembangan Membara! 110 Personel Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Hebat di Srengseng Jakbar

News | Sabtu, 05 September 2026 | 10:30 WIB

Teka-Teki Gambar Aneh: Ketika Coretan Sederhana Menyimpan Misteri Mengerikan

Teka-Teki Gambar Aneh: Ketika Coretan Sederhana Menyimpan Misteri Mengerikan

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 10:30 WIB

×