Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

DGW Group Mulai Bangun Pabrik Bahan Baku Pestisida Pertama di Indonesia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 31 Oktober 2023 | 11:16 WIB
DGW Group Mulai Bangun Pabrik Bahan Baku Pestisida Pertama di Indonesia
PT Delta Giri Wacana (DGW Group) mulai melakukan pembangunan pabrik bahan baku pestisida (karbamat).

Suara.com - PT Delta Giri Wacana (DGW Group) mulai melakukan pembangunan pabrik bahan baku pestisida (karbamat), yang ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (ground breaking) berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten.

Direktur Utama DGW Group, David Yaory, mengatakan, pabrik ini nantinya akan memproduksi bahan aktif pestisida seperti methomyl,

"Pabrik tersebut akan menjadi yang pertama di Indonesia, serta terbaik di Asia Tenggara, dalam rangka memenuhi kebutuhan internal Perusahaan serta pasar domestik dan impor," kata David ditulis Selasa (31/10/2023).

Berdiri di areal seluas 4,5 hektar tersebut akan memproduksi 2.000 metrik ton Methomyl per tahun di tahap awal dan akan terus ditingkatkan hingga mampu menghasilkan 6.000 metrik ton setiap tahun dalam tiga tahun ke depan.

DGW Group menargetkan pada tahun 2024 pabrik karbamat tersebut sudah mulai beroperasi untuk mendukung kegiatan produksi.

Pada investasi ini, PT Delta Giri Wacana menyiapkan CAPEX sebesar US$ 20 juta untuk pembangunan fisik pabrik serta mesin produksi.

"Nilai investasi awal senilai US$20 juta atau sekitar 320 Milyar Rupiah, ini baru bangunan serta mesin-mesin saja belum termasuk working capital (modal kerja)," ungkap David.

Pabrik ini juga nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas utama seperti gudang, carbamation dan formulation plant, laboratorium, area perkantoran dan bangunan utilitas.

Pabrik karbamat merupakan salah satu katagori pabrik yang memerlukan teknologi tinggi sehingga Perusahaan mendatangkan mesin dari luar dalam menjamin keamanan dan optimalisasi produksi.

Dengan dibangunnya pabrik ini, diharapkan ketergantungan produsen pestisida nasional terhadap bahan baku impor dapat berkurang serta dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

David berharap hadirnya pabrik ini dapat menjadikan Indonesia sebagai negara yang lebih mandiri terkait ketahanan pangan.

"saya berharap Indonesia bisa lebih mandiri sebagai negara yang mendukung ketahanan pangan sendiri" imbuh David.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Indonesia Trade Data, di tahun 2019 impor methomyl technical sebagai bahan aktif berkadar 98% Indonesia didatangkan dari berbagai negara seperti Tiongkok.

"Kehadiran pabrik karbamasi ini tentunya akan menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah di negara sendiri dalam kemandirian memproduksi produk solusi pertaniannya sehingga risiko ketergantungan bahan baku dari luar bisa dihindari" ujar David Yaory.

Pestisida memiliki peran penting bagi upaya proteksi tanaman atas gangguan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) atau hama yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas panen petani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Langsung Dibuang, Berikut Manfaat Limbah Puntung Rokok bagi Tanaman

Jangan Langsung Dibuang, Berikut Manfaat Limbah Puntung Rokok bagi Tanaman

Your Say | Selasa, 10 Oktober 2023 | 18:37 WIB

Jangan Langsung Dibuang, Berikut 3 Pemanfaatan Lain dari Nasi Basi

Jangan Langsung Dibuang, Berikut 3 Pemanfaatan Lain dari Nasi Basi

Your Say | Selasa, 03 Oktober 2023 | 12:48 WIB

Hati-Hati, Ini 5 Bahaya Pestisida bagi Kesehatan, Salah Satunya Bisa Memicu Kanker

Hati-Hati, Ini 5 Bahaya Pestisida bagi Kesehatan, Salah Satunya Bisa Memicu Kanker

Your Say | Senin, 21 Agustus 2023 | 08:46 WIB

Terkini

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB