Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Profil Prajogo Pangestu dan Kekayaan Bos CUAN, Dulunya Sopir Angkutan Kini Jadi Orang Terkaya

Rifan Aditya

Rabu, 01 November 2023 | 07:27 WIB
Profil Prajogo Pangestu dan Kekayaan Bos CUAN, Dulunya Sopir Angkutan Kini Jadi Orang Terkaya
Pebisnis di bidang petrokimia, Prajogo Pangestu. - profil Prajogo Pangestu

Suara.com - Baru-baru ini Prajogo Pangestu kembali jadi perbincangan tatkala mengakuisisi saham Petrosea (PTRO) melalui perusahaan tambang batu bara miliknya PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Profil Prajogo Pangestu dan kekayaannya pun jadi sorotan.

Ia sebelumnya pernah jadi perbincangan saat dinobatkan sebagai orang terkaya keempat di Indonesia berdasarkan data Forbes Real Time Billionaire, per Jum'at, 25 Agustus 2023. Forbes menyebut total harta pengusaha bidang Petrokomia dan Pertambangan tersebut mencapai $17,1 miliar. Yuk, kita ketahui bersama profil Prajogo Pangestu dan kekayaannya. 

Prajogo Pangestu memulai bisnis kayu pada akhir 1970-an. Ia mendirikan perusahaan sendiri bernama Barito Pacific Timber yang kemudian go public pada tahun 1993 dan mengubah namanya menjadi Barito Pacific setelah mengurangi bisnis kayunya pada tahun 2007.

Pada tahun yang sama, Barito Pacific mengakuisisi 70 persen saham perusahaan petrokimia Chandra Asri, yang juga diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Selanjutnya, pada tahun 2011 Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di negara ini. Thaioil mengakuisisi 15 persen saham Chandra Asri pada Juli 2021.

Setelah mengumumkan perusahaan tambang batu baranya, Petrindo Jaya Kreasi pada Maret 2023, Prajogo Pangestu mendaftarkan perusahaan cabang yang fokus kepada industri energi terbarukan, Barito Renewables Energy, enam bulan kemudian pada Oktober 2023.

Sumber Kekayaan Prajogo Pangestu 

Salah satu sumber kekayaan Prajogo Pangestu adalah perusahaan Green Era. Green Era merupakan sebuah perusahaan swasta yang berbasis di Singapura yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu.

Ia telah membeli 33,33 persen saham Star Energy dari BCPG Thailand seharga $ 440 juta, membuatnya memiliki kepemilikan penuh atas tiga proyek panas bumi di Indonesia.

baca juga

Proyek-proyek Star Energy memiliki total kapasitas kotor 875 MW. Prajogo Pangestu juga memiliki 66,6 persen saham Star Energy yang berkantor pusat di Jakarta melalui Barito Pacific, produsen petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia.

Tiga proyek besar Star Energy antara lain pembangkit listrik Tenaga Panas Bumi Wayang Windu, pembangkit listrik Tenaga Panas Bumi Salak, dan pembangkit listrik Tenaga Panas Bumi Darajat — semuanya berada di provinsi Jawa Barat. Pada 2019, perusahaan mengatakan bertujuan untuk menginvestasikan $ 2,5 miliar untuk meningkatkan kapasitasnya menjadi 1.200 MW pada 2028.

Menurut Dewan Energi Nasional Indonesia pada bulan Februari, ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini memiliki potensi panas bumi hingga 23,7 GW atau 40 persen dari kapasitas dunia. Namun, saat ini, Indonesia baru memanfaatkan 4,5 persen potensinya.

Perjalanan Hidup

Sebelum menjadi orang terkaya keempat di Indonesia, Prajogo Pangestu meniti karir dari menjadi seorang sopir angkutan umum jurusan Singkawang-Pontianak.

Di sela-sela bekerja sebagai sopir, putra seorang pedagang karet ini bertemu dengan seorang pengusaha kayu asal Malaysia, Burhan Uray. Pertemuan di tahun 1969 itu memulai perjalanan karirnya hingga menjadi seorang taipan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham CUAN Milik Prajogo Pangestu Melesat 200 Poin, Bursa Beri Peringatan Ini

Saham CUAN Milik Prajogo Pangestu Melesat 200 Poin, Bursa Beri Peringatan Ini

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 17:25 WIB

Isu CUAN Akusisi PTRO dalam Dua Tahap, Direktur Buka Suara

Isu CUAN Akusisi PTRO dalam Dua Tahap, Direktur Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 14:27 WIB

Profil dan Agama Prajogo Pangestu, BREN Melantai di BEI, Sang Pemilik Orang Terkaya di Indonesia

Profil dan Agama Prajogo Pangestu, BREN Melantai di BEI, Sang Pemilik Orang Terkaya di Indonesia

Bisnis | Selasa, 10 Oktober 2023 | 20:24 WIB

Profil dan Biodata Dato Sri Tahir, Orang Terkaya Punya Rp 68,8 T Suapi Ibu Minta Izin Bangun Rumah Sakit di IKN

Profil dan Biodata Dato Sri Tahir, Orang Terkaya Punya Rp 68,8 T Suapi Ibu Minta Izin Bangun Rumah Sakit di IKN

Bisnis | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 14:54 WIB

Terkini

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:24 WIB

×