Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Program Bebas Stunting Raih Penghargaan I-SIM For Regencies 2023 yang Digelar Surveyor Indonesia

Iwan Supriyatna

Kamis, 02 November 2023 | 11:44 WIB
Program Bebas Stunting Raih Penghargaan I-SIM For Regencies 2023 yang Digelar Surveyor Indonesia
Penjurian Top 10 I-Sim For Regencies 2023, yang diadakan oleh PT Surveyor Indonesia (SI).

Suara.com - PT Surveyor Indonesia (SI) bekerja sama dengan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasion), Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) melakukan penjurian pada 10 Kabupaten yang lolos program I-SIM For Regencies.

I-SIM for Regencies merupakan program inisiatif berskema rating & awarding untuk meningkatkan integrasi dan kolaborasi multi-stakeholders ekosistem SDGs Indonesia di tingkat Kabupaten.

Salah satu peserta, memaparkan presentasinya di depan para juri, yaitu Pelaksana Harian (Plh.) Bupati Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan, pihaknya mengusung program Go-Best (Bogor Bebas Stunting) yang dijalankan sejak tahun 2020.

Menurutnya, program ini berhasil masuk ke dalam Penjurian Top 10 I-Sim For Regencies 2023, yang diadakan oleh PT Surveyor Indonesia (SI).

"Hari ini, Kabupaten Bogor mengangkat tema 'Bogor Bebas Stunting'. Program kami dinilai karya yang positif, ya kami berterima kasih," ujar Burhanudin, ditulis Kamis (2/11/2023).

Ia menjelaskan, dalam penanganan stunting di kabupaten ini pihaknya fokus pada 114 desa dan 35 kecamatan hingga tahun 2023. Dengan total jumlah penduduk mendekati 6 juta orang.

Jumlah ini, kata dia, sama dengan jumlah penduduk Propinsi Sumatera Barat dan Bali.

Ia merinci, pada tahun 2020 jumlah balita dengan stunting mencapai 12,79 persen dari total jumlah penduduk, atau sebanyak 40.959 balita.

Lalu, turun di tahun 2021 menjadi 9,98 persen atau sebanyak 32.123 balita.

baca juga

"Tahun 2023, jumlah stunting yang ada berhasil diturunkan menjadi 1,59 persen atau 6.231 balita. Jumlahnya, mungkin dibilang besar, tapi ini karena jumlah penduduk kami juga banyak dibandingkan Kabupaten lainnya," bebernya.

Sejauh ini, pihaknya telah mengintegrasikan berbagai program, baik yang ada di internal, masyarakat, pelaku usaha, maupun program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan), yang diprioritaskan pada program percepatan penurunan angka stunting.

"Kesehatan ini butuh intervensi. Karena kalau stunting gagal ditangani, maka bonus demografi Indonesia tidak bisa optimal," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Pimpinan PT Surveyor Indonesia Cabang Makassar Jadi Tersangka, Modus Merekayasa Proyek

Mantan Pimpinan PT Surveyor Indonesia Cabang Makassar Jadi Tersangka, Modus Merekayasa Proyek

Sulsel | Kamis, 02 November 2023 | 08:20 WIB

Dukung Pemerintah dan KADIN Tekan Angka Stunting, Kredivo Hadirkan #GentingBerbagi

Dukung Pemerintah dan KADIN Tekan Angka Stunting, Kredivo Hadirkan #GentingBerbagi

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2023 | 07:18 WIB

PTSI Dorong Kabupaten Miliki Program yang Penuhi Pembangunan Keberlanjutan

PTSI Dorong Kabupaten Miliki Program yang Penuhi Pembangunan Keberlanjutan

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2023 | 16:16 WIB

Terkini

Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?

Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:54 WIB

B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng

B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:44 WIB

BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini

Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:03 WIB

BPKH Pangkas Anggaran Operasional Rp100,31 Miliar

BPKH Pangkas Anggaran Operasional Rp100,31 Miliar

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:56 WIB

Neraca Perdagangan RI Tekor Pada Mei, Penyebabnya Impor Migas

Neraca Perdagangan RI Tekor Pada Mei, Penyebabnya Impor Migas

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:52 WIB

Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:39 WIB

4 Marketplace Bakal Potong Pajak PPh Penjual Online Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya

4 Marketplace Bakal Potong Pajak PPh Penjual Online Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:35 WIB

Pemerintah Didesak Rombak Kebijakan Ekonomi RI Berbasis Manusia

Pemerintah Didesak Rombak Kebijakan Ekonomi RI Berbasis Manusia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:39 WIB

Penjual Marketplace Kena PPh Mulai 1 Agustus 2026, Ini Kelompok Seller yang Bebas Pajak

Penjual Marketplace Kena PPh Mulai 1 Agustus 2026, Ini Kelompok Seller yang Bebas Pajak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:39 WIB

×