Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Jadi Negara Kepulauan, RI Miliki Potensi Untuk Kembangkan Ekonomi Biru

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 08 November 2023 | 07:45 WIB
Jadi Negara Kepulauan, RI Miliki Potensi Untuk Kembangkan Ekonomi Biru
Ilustrasi. Peluncuran ekonomi biru di Pulau Maratua. [ANTARA]

Suara.com - Sejumlah negara kepulauan di dunia termasuk Indonesia berpotensi untuk mengembangkan ekonomi biru senagai dalah satu sumber mesin pertumbuhan yang baru.

Hal tersebut menyeruak dalam acara Archipelagic and Island States (AIS) Forum yang bertema “Blue Innovation Solution: Ignite the Blue” yang berlangsung di Glasgow, United Kingdom pada 6 – 7 November 2023. 

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan pasca pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) AIS Forum yang telah berlangsung di Nusa Dua, Bali, 10 – 11 Otober 2023 silam.

Forum ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi para pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk berdiskusi tentang solusi inovatif dalam menggerakkan ekonomi biru, khususnya bagi negara-negara pulau dan kepulauan. 

Kepala Sekretariat AIS Forum Riny Modaso, dalam sambutan pembukaan menegaskan perlunya solusi strategis terkait inovasi dalam mengarusutamakan ekonomi biru sebagai salah satu sektor potensial di negara-negara pulau dan kepulauan termasuk Indonesia. 

“Inovasi merupakan penggerak dari setiap perubahan yang berarti, dan para wirausaha memainkan peran penting dalam proses ini sebagai penerjemah ide-ide kreatif menuju penerapannya di dunia nyata. Oleh karenanya, diperlukan perhatian khusus pada penelitian dan pengembangan serta dukungan kepada para wirausaha,” ujarnya dikutip Rabu (8/11/2023).

Acara ini menampilkan sejumlah pembicara dari sektor akademik, swasta, inovasi, pengembangan, serta para pelaku lokal di sektor ekonomi biru. Kerjasama antara AIS Forum, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Glasgow, dan Tony Blair Institute for Global Change (TBI) menyajikan serangkaian diskusi yang informatif.

Hari pertama dimulai dengan keynote speech oleh Dr. Alessandro Rosiello, Direktur Futures Institute Edinburgh, yang menekankan pentingnya meningkatkan inovasi dan kewirausahaan untuk mencapai masa depan yang berkelanjutan. Rosiello juga menyoroti potensi solusi yang tersimpan dalam lautan, namun untuk mewujudkan potensi ini, investasi dalam inovasi sangatlah penting.

Tiga sesi panel diselenggarakan pada hari pertama. Dr. Adam Bobbette dari Department of Political Geology, University of Glasgow, membahas tentang "Archipelagic Imaginaries and Earth Futures," yang memproyeksikan potensi negara-negara pulau dan kepulauan di masa depan, dengan penekanan pada keberlanjutan dan pentingnya pengetahuan dan kearifan lokal.

Pada sesi panel kedua, hadir pembicara dari Tony Blair Institute for Global Change yakni Astrid Dita. Sebagai Head of Digital & Tech Transformation for Indonesia, ia memimpin sesi panel “Technology for Blue.” 

Paparannya dalam sesi panel ini berfokus pada solusi – solusi inovatif terkait bagaimana mengatasi tantangan khas yang dihadapi oleh negara pulau dan kepulauan melalui implementasi teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan kondisi geografis maupun ekonomi dari negara-negara tersebut.

Lebih lanjut, Dita juga mengangkat isu penting terkait atensi global yang selama ini tidak begitu besar diberikan pada isu-isu sektoral di negara-negara pulau dan kepulauan.

Penutup dari sesi panel di hari pertama adalah Viljami Yli-Hemminki dari The Office for Gas and Energy Market United Kingdom. Sesi panel ketiga ini mengambil topik “Navigating a Sustainable Future - Collaboration and Coordination in Marine Renewable Energy.” 

Dalam paparannya, Viljami memberikan penjelasan tentang bagaimana peran penting kolaborasi dan kerja bersama dalam upaya untuk memaksimalkan penyediaan dan penggunaan energi baru dan terbarukan. 

Mengambil contoh yang telah dilakukan oleh UK sendiri, ia menyampaikan bahwa penguatan kolaborasi mula-mula akan memberikan dampak besar yang berkelanjutan. Kolaborasi yang dilakukan adalah dengan melibatkan berbagai pihak yakni pemerintah, developer/pengembang, peneliti teknologi serta Offshore Hybrid Assets (OHA) yang menjadi bagian terpenting dari penggunaan energi baru dan terbarukan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

YouTube Disebut Mengajukan Izin e-Commerce, Google Indonesia Beri Penjelasan

YouTube Disebut Mengajukan Izin e-Commerce, Google Indonesia Beri Penjelasan

Tekno | Rabu, 08 November 2023 | 06:44 WIB

Percaya Mistis dan Klenik, Kinaryosih Kerap Berdebat dengan Suami

Percaya Mistis dan Klenik, Kinaryosih Kerap Berdebat dengan Suami

Entertainment | Rabu, 08 November 2023 | 02:29 WIB

Zainudin Amali Minta Masyarakat Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023

Zainudin Amali Minta Masyarakat Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023

Bola | Selasa, 07 November 2023 | 23:15 WIB

Terkini

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB