Sebut Mentan Andi Amran sebagai Bapak Modernisasi Pertanian, DPR: Pembawa Perubahan dalam Pertanian Indonesia

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 08 November 2023 | 12:58 WIB
Sebut Mentan Andi Amran sebagai Bapak Modernisasi Pertanian, DPR: Pembawa Perubahan dalam Pertanian Indonesia
Mentan, Andi Amran Sulaiman dalam rapat kerja bersama DPR RI, Jakarta, Rabu (8/11/2023). (Dok: Kementan)

Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Hanan A Rozak menyambut baik kembalinya Andi Amran Sulaiman sebagai nahkoda di Kementerian Pertanian dan menyebutnya sebagai "Bapak Modernisasi Pertanian".

Menurut Hanan, Amran adalah pionir, sekaligus pembawa perubahan besar terhadap pertanian Indonesa. Hanan berharap, Indonesia kembali ke masa jaya, saat Andi Amran memimpin Kementan.

"Saya pernah membaca di koran Tempo, kalau tidak salah tahun 2017, bapak itu seyogyanya sudah wajar untuk dijuluki sebagai Bapak Modernisasi Pertanian, karena saat bapak memimpin Kementan, terjadi modernisasi pertanian. Momen ini memanusiakan masyarakat luar biasa sehingga banyak kalangan yang menyebut bapak sebagai Bapak Modernisasi Pertanian," ujar Hanan, dalam rapat kerja bersama Mentan, Andi Amran Sulaiman, Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Ia menambahkan, program mekanisasi di era Amran sangat berperan dalam peningkatan produksi nasional. Hanan merasa yakin, kembalinya Amran sebagai menteri mampu merealisasikan semua program yang ada dan menjadikan Indonesa sebagai negara terkuat di dunia.

"Saya yakin dengan pengalaman bapak selama 5 tahun memimpin Kementerian Pertanian. Bapak dikasih kesempatan 200 hari ini untuk bisa berbuat lebih banyak, bisa melanjutkan fondasi yang telah bapak bangun, ataupun ada fondasi yang sempat bergelombang, bisa ditambal kembali, yang kemudian bisa dibangun di atasnya untuk menuju kedaulatan pangan kita," katanya.

Berikutnya, Hanan mendukung upaya Kementan dalam membenahi regulasi pupuk agar terus tersedia dan bisa digunakan petani dalam berproduksi. Baginya, bertani tanpa pupuk tidak akan menghasilkan apa-apa dan tak akan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan masa depan.

"Jadi supaya kesulitan-kesulitan yang ada di lapangan ini tidak kita alami, maka selanjutnya masalah pupuk harus segera dibenahi. Saya kira sudah benar apa yang dilakukan Kementan, karena apapun yang kita perbuat untuk komoditi tanaman pangan, tidak mungkin produksi itu bisa tercapai, manakala pupuk tidak ada," katanya.

Diketahui, Mentan Andi Amran Sulaiman terus melakukan berbagai langkah guna membenahi semua lini. Salah satunya membenahi sistem dan regulasi pupuk agar dapat diakses petani secara mudah.

Mentan ingin, cita-cita swasembada dapat diwujudkan melalui pondasi strategi yang lebih kuat.

"Kita letakkan fondasinya dari sekarang, agar ke depan, Indonesia mampu mencapai swasembada. Terkait pupuk, saya akan benahi semuanya dalam waktu dekat," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perpadi Dukung Kebijakan Kementan Garap Lahan Rawa Tingkatkan Produksi

Perpadi Dukung Kebijakan Kementan Garap Lahan Rawa Tingkatkan Produksi

Bisnis | Selasa, 07 November 2023 | 17:42 WIB

Sektor Pertanian Berkontribusi dalam Menaikan PDB Indonesia

Sektor Pertanian Berkontribusi dalam Menaikan PDB Indonesia

Bisnis | Senin, 06 November 2023 | 15:46 WIB

Mentan Akan Hadiri Jambore Penyuluh Pertanian di Sulteng, Tekankan Peran Penting Penyuluh

Mentan Akan Hadiri Jambore Penyuluh Pertanian di Sulteng, Tekankan Peran Penting Penyuluh

Bisnis | Minggu, 05 November 2023 | 19:52 WIB

Kementan Dorong Akses Permodalan Pertanian untuk Memajukan Konsep UMKM Hijau

Kementan Dorong Akses Permodalan Pertanian untuk Memajukan Konsep UMKM Hijau

Bisnis | Sabtu, 04 November 2023 | 08:26 WIB

Kementan Upayakan Lahan Rawa di OKI Sumsel Bisa Panen 3 Kali Setahun

Kementan Upayakan Lahan Rawa di OKI Sumsel Bisa Panen 3 Kali Setahun

Bisnis | Jum'at, 03 November 2023 | 20:15 WIB

Kementan Siapkan Pengembangan Lahan Rawa untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Kementan Siapkan Pengembangan Lahan Rawa untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 11:10 WIB

Terkini

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:06 WIB

Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak

Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:42 WIB

Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk

Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:06 WIB

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:07 WIB

Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi

Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:50 WIB

Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran

Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:36 WIB

IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah

IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:23 WIB

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:18 WIB