Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Berdayakan Potensi SDA, GGN Gelar Workshop Inovasi dan Packaging Olahan Pisang Bagi Warga Lumajang

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 09 November 2023 | 06:43 WIB
Berdayakan Potensi SDA, GGN Gelar Workshop Inovasi dan Packaging Olahan Pisang Bagi Warga Lumajang
Workshop inovasi dan packaging olahan pisang bagi warga Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Suara.com - Sumber daya alam (SDA) yang ada di Indonesia melimpah ruah dari Sabang sampai Merauke. Jika dimanfaatkan sebaik mungkin, kekayaan alam itu mampu memberikan penghidupan bagi segenap individu yang ada di dalamnya.

Termasuk daerah Lumajang, salah satu Kabupaten di Jawa Timur tersebut mampu menghasilkan komoditas buah pisang dalam jumlah yang banyak. Sehingga Kabupaten Lumajang pun dikenal sebagai Kota Pisang.

Melihat potensi yang ada, Gus Gus Nusantara (GGN) Dukung Ganjar kemudian menginisiasi digelarnya workshop inovasi dan packaging olahan pisang bagi warga Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Koordinator Wilayah (Korwil) GGN Jatim Muhammad Alwi Hasan mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan SDA yang ada guna menciptakan peluang usaha berbasis UMKM.

"Ini merupakan gagasan atau program utama dari Bapak Ganjar perekonomian dari desa. Ke depannya nanti inshaAllah arus perekonomian dimulai dari desa mengandalkan UMKM di desa-desa," ujar Alwi ditulis Kamis (9/11/2023).

"Dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan di desa-desa atau supaya masyarakat di desa ini untuk berusaha berinovasi untuk daerahnya masing-masing tidak usah merantau," lanjut dia.

Buah pisang diolah sedemikian rupa menjadi suatu produk inovasi baru agar nilai jualnya semakin tinggi di pasaran. Salah satunya yaitu diolah menjadi keripik pisang.

Camilan sehat satu ini juga tentunya harus dikemas sebagus mungkin untuk menambah daya tarik para konsumen.

"Karena kalau olahan pisang ini hanya dikemas plastik biasa tidak mengikuti tren di pasaran daya jualnya juga melemah, kalau dalam mengemas olahan pisang ini baik bisa masuk ke mal-mal. InshaAllah pisang dari Randuagung bisa di ekspor ke luar," jelas Gus Alwi.

Menurut dia, para peserta sangat antusias mengikuti workshop tersebut. Alwi pun mengakui bahwa dukungan terhadap pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud makin meluas jelang Pemilu 2024.

"Alhamdulillah antusias masyarakat sangat baik, dan mereka alhamdulillah makin mendekati pemilu ini Bapak Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dukungannya makin meluas," pungkas dia.

Dalam kesempatan itu, GGN dan para hadirin turut melakukan selawat dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.

Mereka juga mendoakan kemenangan untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024. Dengan semangat yang membara, mereka meneriakkan yel-yel "2024, Ganjar-Mahfud Presidenku" dengan suara lantang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Rohandi, Pembuat Keripik Pisang Narkoba di Bantul Sempat Dikira Pengangguran

Profil Rohandi, Pembuat Keripik Pisang Narkoba di Bantul Sempat Dikira Pengangguran

Lifestyle | Minggu, 05 November 2023 | 19:32 WIB

Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly

Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 19:30 WIB

Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2023 | 15:18 WIB

Terkini

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB