Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Berikut Upaya Antam dalam Menerapkan ESG di UBP Nikel Maluku Utara

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 21 November 2023 | 12:54 WIB
Berikut Upaya Antam dalam Menerapkan ESG di UBP Nikel Maluku Utara
Sejumlah Burung Paruh Bengkok endemik dilepasliarkan, setelah direhabilitasi. (Dok: Antam)

Suara.com - Saat ini, industri tidak hanya dinilai berdasarkan kinerja keuangan saja, namun juga wajib menerapkan prinsip Environment, Social and Corporate Governance (ESG). Saat ini, penerapan ESG dalam sebuah perusahaan sangatlah penting agar bisnisnya dapat berkembang secara berkelanjutan. Apalagi untuk berbagai perusahaan BUMN, tidak terkecuali Antam.

Sekretaris Perusahaan Antam, Syarif Faisal Alkadrie memastikan, pihaknya senantiasa berupaya menerapkan ESG dalam menjalankan operasional bisnis perusahaan, termasuk di unit bisnis pertambangan-nya (UBP). Misalnya, di UBP Nikel Maluku Utara. Di sana Antam telah melaksanakan good mining practices dan operation excellence sesuai dengan regulasi dan kaidah pertambangan yang berlaku.

"Antam juga menjalankan pengelolaan lingkungan di sekitar wilayah operasi sebagai bentuk tanggung jawab Perusahaan untuk meminimalisir dampak operasi yang dilakukan," tutur Faisal dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu, (15/11/2023).

Selain regulasi yang berlaku bagi praktik pertambangan, Antam juga memiliki kebijakan lingkungan Antam Green Standard (AGS) yang diwujudkan melalui perencanaan, identifikasi, pengelolaan risiko, dan pemantauan lingkungan. AGS disusun secara spesifik sebagai pedoan pengelolaan lingkungan yang bertujuan untuk memberikan arahan, meningkatkan kinerja lingkungan yang efektif dan efisien untuk menjaga kelestarian lingkungan, serta terciptanya standarisasi dan konsistensi penerapan pedoman pengelolaan lingkungan di seluruh unit bisnis, unit proyek pengembangan, dan entitas anak perusahaan.

"Dalam kaitannya pengelolaan lingkungan di Maluku Utara, Antam melalui UBP Nikel Maluku Utara terus berupaya meningkatkan efisiensi air dan penurunan beban pencemar air dalam proses produksi bijih nikel yang dilakukan," imbuhnya.

Lebih jauh Syarif menjelaskan, di tahun 2022, UBP Nikel Maluku Utara menginisiasi program Aplikasi Geotextile dalam Penurunan Beban Pencemaran Air Limpasan Tambang, yakni aplikasi reduksi nilai padatan tersuspensi dengan menggunakan geotekstil.

Geotekstil merupakan material lembaran yang dibuat dari bahan tekstil polymeric, bersifat lolos air, yang dapat berbentuk bahan nir-anyam, rajutan atau anyaman yang digunakan dalam kontak dengan tanah /batu dan atau material geoteknik. Selama ini, air limpasan tambang dialirkan langsung menuju kolam sedimentasi untuk dilakukan pemantauan secara berkala terhadap parameter TSS, pH dan debit.

Kehadiran geotekstil yang dipasang pada kolam sedimentasi berhasil secara signifikan mereduksi nilai padatan tersuspensi (TSS), sebesar 98%, menurunkan kandungan TSS pada air limpasan sebesar 101,6-ton TSS pada tahun 2022. Tidak hanya itu, penggunaan geotekstil memiliki berbagai manfaat diantaranya sebagai penyaring efektif material padat, menstabilkan pH air, membantu mengurangi gangguan kontaminasi pada pengukuran debit air, sebagai pemisah dan perlindungan tanah timbunan serta sebagai pendukung struktur dan pencegah pencemaran air.

Sejak tahun 2022, UBP Nikel Maluku Utara juga melakukan inovasi Perlindungan Keanekaragaman Hayati melalui Program Si Cepat: Meningkatkan Kualitas Keberhasilan Reklamasi dengan Efisiensi Penanaman Covercrop melalui Penggunaan Metode Lajur.

baca juga

Kata Syarif, program ini merupakan improvement kegiatan penanaman reklamasi dengan menggunakan skema metode lajur sebagai metode penanaman covercrop. Metode lajur berhasil meningkatkan efisiensi waktu kerja penanaman hingga mengurangi presentase areal yang belum ditanami covercrop sebesar 80%.

"Hal ini juga tercermin dari capaian reklamasi UBP Nikel Maluku Utara seluas 12,75 hektare atau 103% dari target capaian periode Oktober 2023 seluas 12,33 hektare," urai Syarif.

Dalam kesempatan tersebut, Syarif juga menyebut, bahwa Antam UBP Nikel Maluku Utara juga berfokus dalam upaya perlindangan keanekaragaman hayati lainnya melalui program konservasi biota laut, konservasi biota terrestrial, konservasi Burung Gosong Maluku serta program Suaka Paruh Bengkok.

UBP Nikel Maluku Utara melaksanakan program rehabilitasi satwa khusus melalui suaka alam Suaka Paruh Bengkok yang bertujuan untuk mengurangi eksploitasi ilegal dan mendukung pelestarian satwa terancam punah.

Hingga tahun 2022, terdapat 10 jenis Burung Paruh Bengkok endemik yang direhabilitasi dan sebanyak 36 ekor burung yang dilepasliarkan ke alam.

"Melalui program ini, diharapkan Suaka Paruh Bengkok mampu menjadi media informasi dan edukasi masyarakat untuk terus melestarikan dan mempertahankan satwa yang ada," harapnya.

Syarif menambahkan, pengelolaan lingkungan yang dilakukan Antam di wilayah operasi UBP Nikel Maluku Utara telah sesuai dengan standar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hal tersebut tercermin dari capaian peringkat PROPER Biru pada tahun 2022 atas kinerja tahun 2021-2022.

Capaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan yang dilakukan telah beyond compliance, yakni dengan melaksanakan sistem pengelolaan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

"Kami menyadari pentingnya pengelolaan lingkungan di sekitar wilayah operasi perusahaan, sehingga secara aktif bersinergi dengan pemangku kepentingan untuk melakukan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkom Luncurkan Program ESG 2024 sebagai Bagian Transformasi TelkomGroup

Telkom Luncurkan Program ESG 2024 sebagai Bagian Transformasi TelkomGroup

News | Jum'at, 17 November 2023 | 14:24 WIB

Optimalkan Produksi Emas, Nikel dan Bauksit, Antam Optimistis Catatkan Kinerja Positif Tahun Ini

Optimalkan Produksi Emas, Nikel dan Bauksit, Antam Optimistis Catatkan Kinerja Positif Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 15 November 2023 | 18:32 WIB

Pertamina Bersama Generasi Muda Wujudkan Sekolah Energi Berdikari di Cilacap

Pertamina Bersama Generasi Muda Wujudkan Sekolah Energi Berdikari di Cilacap

News | Selasa, 14 November 2023 | 12:26 WIB

Konsisten Terapkan Prinsip-prinsip ESG, BPJS Ketenagakerjaan Kembali Raih Gold Rank ASSRAT 2023

Konsisten Terapkan Prinsip-prinsip ESG, BPJS Ketenagakerjaan Kembali Raih Gold Rank ASSRAT 2023

Bisnis | Rabu, 08 November 2023 | 12:48 WIB

Tumbuh Positif di Kuartal III-2023, ANTM Catatkan Laba Periode Berjalan Rp2,85 Triliun

Tumbuh Positif di Kuartal III-2023, ANTM Catatkan Laba Periode Berjalan Rp2,85 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 21:07 WIB

Tingkatkan Produktivitas Masyarakat, Antam Bangun Kolaborasi melalui Program Kampung Agroeduwisata Jayakarta

Tingkatkan Produktivitas Masyarakat, Antam Bangun Kolaborasi melalui Program Kampung Agroeduwisata Jayakarta

Bisnis | Senin, 16 Oktober 2023 | 19:39 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×