BPS Ungkap Hasil Panen Padi Pakai Metode KSA: Tembus 2,80 juta Ton

M Nurhadi

Minggu, 03 Maret 2024 | 12:48 WIB
BPS Ungkap Hasil Panen Padi Pakai Metode KSA: Tembus 2,80 juta Ton
Ilustrasi panen [Dok.Antara]

Suara.com - Luas lahan sawah padi yang panen di Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun lalu diperkirakan mencapai 970 ribu hektare lebih dengan produksi padi sebesar 4,88 juta ton gabah kering giling (GKG).

"Untuk produksi padi 4,88 juta ton gabah kering giling itu jika dikonversikan menjadi beras sekitar 2,80 juta ton," kata Kepala BPS Sulsel Aryanto di Makassar, Sabtu (2/3/2024).

Menurut Aryanto, puncak panen padi pada tahun 2023 terjadi pada bulan April, yang sama dengan tahun sebelumnya, yaitu pada tahun 2022. Pada bulan April 2023, luas panen padi mencapai 157,03 ribu hektare.

Pada bulan April 2022, luas panen padi mencapai 199,36 ribu hektare.

Sementara itu, luas panen padi pada bulan Januari 2024 mencapai 6,66 ribu hektare, dan potensi panen dari bulan Februari hingga April 2024 diperkirakan mencapai 238,67 ribu hektare.

"Dengan demikian, total luas panen padi pada Subround Januari−April 2024 diperkirakan mencapai 245,33 ribu hektare, atau mengalami penurunan sekitar 81,44 ribu hektare (24,92 persen) dibandingkan luas panen padi pada Subround Januari−April 2023 yang sebesar 326,77 ribu hektar," kata dia, dikutip dari Antara.

Untuk produksi padi di Provinsi Sulawesi Selatan sepanjang Januari hingga Desember 2023 mencapai sekitar 4,88 juta ton GKG, atau mengalami penurunan sebanyak 483,78 ribu ton GKG (9,03 persen) dibandingkan 2022 yang sebesar 5,36 juta ton GKG.

Produksi padi tertinggi pada 2023 terjadi pada bulan April, yaitu sebesar 803,56 ribu ton GKG sementara produksi terendah terjadi pada bulan Januari, yaitu sekitar 108,88 ribu ton GKG

Sementara itu, peningkatan produksi padi yang cukup besar pada 2023 terjadi di beberapa wilayah potensi penghasil padi seperti Kabupaten Bone yang memproduksi 486.323 ton, Wajo (366.576 ton), Sidrap (277.661 ton) dan Pinrang 260.586 ton.

baca juga

Ia menyebut tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah yaitu Kota Parepare hanya produksi 2.213 ton, Kabupaten Kepulauan Selayar (3.687 ton) dan Kota Makassar 7.407 ton.

Selain itu, Aryanto menjelaskan sejak 2018 BPS telah bekerja sama dengan beberapa lembaga dalam penyempurnaan penghitungan luas panen dengan menggunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA).

Lembaga tersebut yakni Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang kini bergabung dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kemudian Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN), serta Badan Informasi dan Geospasial (BIG).

Dia mengatakan KSA memanfaatkan teknologi citra satelit yang berasal dari LAPAN dan digunakan BIG untuk mendelineasi peta lahan baku sawah yang divalidasi dan ditetapkan oleh Kementerian ATR/BPN untuk mengestimasi luas panen padi.

Penyempurnaan dalam berbagai tahapan penghitungan produksi beras telah dilakukan secara komprehensif tidak hanya luas lahan baku sawah saja, tetapi juga perbaikan penghitungan konversi gabah kering menjadi beras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Februari Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir di DKI Jakarta, Apa Penyebabnya?

Harga Beras Februari Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir di DKI Jakarta, Apa Penyebabnya?

News | Sabtu, 02 Maret 2024 | 15:12 WIB

Ketika Lembaga Negara Soroti Kenaikan Harga Makanan di Warteg

Ketika Lembaga Negara Soroti Kenaikan Harga Makanan di Warteg

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 16:45 WIB

Pratama Arhan Dikerubungi Wanita Korea Selatan, Pakai Sepatu Branded Setara Puluhan Meter Sawah di Blora

Pratama Arhan Dikerubungi Wanita Korea Selatan, Pakai Sepatu Branded Setara Puluhan Meter Sawah di Blora

Lifestyle | Jum'at, 01 Maret 2024 | 13:58 WIB

Dedi Mulyadi Panen Hujatan, Ambu Anne Lagi Bahagia: Nunduk ke Bawah Itu Perlu

Dedi Mulyadi Panen Hujatan, Ambu Anne Lagi Bahagia: Nunduk ke Bawah Itu Perlu

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 12:13 WIB

Harga Beras Sengat Inflasi, Februari 2024 Tembus 2,75 Persen

Harga Beras Sengat Inflasi, Februari 2024 Tembus 2,75 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:50 WIB

Cak Imin Slepet Perihal Kenaikan Harga Beras: Mestinya Petani Untung

Cak Imin Slepet Perihal Kenaikan Harga Beras: Mestinya Petani Untung

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:29 WIB

Terkini

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Peternak Ayam Petelur Ngeluh Harga Jual Anjlok, Mentan Amran Tawarkan Kasih ke MBG

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:48 WIB

×