Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

BPS Ungkap Hasil Panen Padi Pakai Metode KSA: Tembus 2,80 juta Ton

M Nurhadi

Minggu, 03 Maret 2024 | 12:48 WIB
BPS Ungkap Hasil Panen Padi Pakai Metode KSA: Tembus 2,80 juta Ton
Ilustrasi panen [Dok.Antara]

Suara.com - Luas lahan sawah padi yang panen di Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun lalu diperkirakan mencapai 970 ribu hektare lebih dengan produksi padi sebesar 4,88 juta ton gabah kering giling (GKG).

"Untuk produksi padi 4,88 juta ton gabah kering giling itu jika dikonversikan menjadi beras sekitar 2,80 juta ton," kata Kepala BPS Sulsel Aryanto di Makassar, Sabtu (2/3/2024).

Menurut Aryanto, puncak panen padi pada tahun 2023 terjadi pada bulan April, yang sama dengan tahun sebelumnya, yaitu pada tahun 2022. Pada bulan April 2023, luas panen padi mencapai 157,03 ribu hektare.

Pada bulan April 2022, luas panen padi mencapai 199,36 ribu hektare.

Sementara itu, luas panen padi pada bulan Januari 2024 mencapai 6,66 ribu hektare, dan potensi panen dari bulan Februari hingga April 2024 diperkirakan mencapai 238,67 ribu hektare.

"Dengan demikian, total luas panen padi pada Subround Januari−April 2024 diperkirakan mencapai 245,33 ribu hektare, atau mengalami penurunan sekitar 81,44 ribu hektare (24,92 persen) dibandingkan luas panen padi pada Subround Januari−April 2023 yang sebesar 326,77 ribu hektar," kata dia, dikutip dari Antara.

Untuk produksi padi di Provinsi Sulawesi Selatan sepanjang Januari hingga Desember 2023 mencapai sekitar 4,88 juta ton GKG, atau mengalami penurunan sebanyak 483,78 ribu ton GKG (9,03 persen) dibandingkan 2022 yang sebesar 5,36 juta ton GKG.

Produksi padi tertinggi pada 2023 terjadi pada bulan April, yaitu sebesar 803,56 ribu ton GKG sementara produksi terendah terjadi pada bulan Januari, yaitu sekitar 108,88 ribu ton GKG

Sementara itu, peningkatan produksi padi yang cukup besar pada 2023 terjadi di beberapa wilayah potensi penghasil padi seperti Kabupaten Bone yang memproduksi 486.323 ton, Wajo (366.576 ton), Sidrap (277.661 ton) dan Pinrang 260.586 ton.

baca juga

Ia menyebut tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah yaitu Kota Parepare hanya produksi 2.213 ton, Kabupaten Kepulauan Selayar (3.687 ton) dan Kota Makassar 7.407 ton.

Selain itu, Aryanto menjelaskan sejak 2018 BPS telah bekerja sama dengan beberapa lembaga dalam penyempurnaan penghitungan luas panen dengan menggunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA).

Lembaga tersebut yakni Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang kini bergabung dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kemudian Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN), serta Badan Informasi dan Geospasial (BIG).

Dia mengatakan KSA memanfaatkan teknologi citra satelit yang berasal dari LAPAN dan digunakan BIG untuk mendelineasi peta lahan baku sawah yang divalidasi dan ditetapkan oleh Kementerian ATR/BPN untuk mengestimasi luas panen padi.

Penyempurnaan dalam berbagai tahapan penghitungan produksi beras telah dilakukan secara komprehensif tidak hanya luas lahan baku sawah saja, tetapi juga perbaikan penghitungan konversi gabah kering menjadi beras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Februari Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir di DKI Jakarta, Apa Penyebabnya?

Harga Beras Februari Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir di DKI Jakarta, Apa Penyebabnya?

News | Sabtu, 02 Maret 2024 | 15:12 WIB

Ketika Lembaga Negara Soroti Kenaikan Harga Makanan di Warteg

Ketika Lembaga Negara Soroti Kenaikan Harga Makanan di Warteg

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 16:45 WIB

Pratama Arhan Dikerubungi Wanita Korea Selatan, Pakai Sepatu Branded Setara Puluhan Meter Sawah di Blora

Pratama Arhan Dikerubungi Wanita Korea Selatan, Pakai Sepatu Branded Setara Puluhan Meter Sawah di Blora

Lifestyle | Jum'at, 01 Maret 2024 | 13:58 WIB

Dedi Mulyadi Panen Hujatan, Ambu Anne Lagi Bahagia: Nunduk ke Bawah Itu Perlu

Dedi Mulyadi Panen Hujatan, Ambu Anne Lagi Bahagia: Nunduk ke Bawah Itu Perlu

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 12:13 WIB

Harga Beras Sengat Inflasi, Februari 2024 Tembus 2,75 Persen

Harga Beras Sengat Inflasi, Februari 2024 Tembus 2,75 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:50 WIB

Cak Imin Slepet Perihal Kenaikan Harga Beras: Mestinya Petani Untung

Cak Imin Slepet Perihal Kenaikan Harga Beras: Mestinya Petani Untung

News | Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:29 WIB

Terkini

Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7

Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:15 WIB

BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:14 WIB

IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk

IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen

Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen

Sulsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:05 WIB

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat

Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:59 WIB

×