Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Prabowo Mau Tingkatkan Rasio Pajak, Sri Mulyani: Kita Masih Sulit

Achmad Fauzi

Kamis, 07 Maret 2024 | 10:02 WIB
Prabowo Mau Tingkatkan Rasio Pajak, Sri Mulyani: Kita Masih Sulit
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto Novian-Suara.com)

Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berencana ingin menaikkan setoran pembayaran pajak atau rasio pajak di dalam negeri ketika dirinya menjadi Presiden RI. Bahkan Calon Presiden nomor urut 02 itu telah meminta pendapat kepada pakar-pakar ekonomi untuk rencana tersebut.

Dalam hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, kondisi perpajakan di Indonesia. Menurut Sri Mulyani, kekinian pihaknya masih sulit untuk menaikkan rasio pajak di dalam negeri.

Sebab, masalanya terdapat basis perpajakan Indonesia, di mana sebanyak 47 persen ekonomi RI tidak masuk dalam basis perpajakan.

"Kita (RI) masih sulit sekali naikkan rasio pajak," ujar Sri Mulyani dalam kesempatan Mandiri Investmen Forum, di Jakarta yang dikutip, Kamis (7/3/2024).

Kemudian, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, dengan banyaknya insentif pajak dari pemerintah, berimbah pada setoran pajak yang hanya 53 persen.

"Ini terjadi karena banyaknya ekonomi informal dan pengecualian perpajakan dalam kebijakan dan regulasi," jelas dia.

Meski begitu, Sri Mulyani masih optimis rasio pajak bisa kembali naik. Hal ini terlihat, pemerintah berhasil menaikan kembali rasio yang sempat drop selama pandemi.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, rasio pajak pada tahun 2019 mencapai 9,77 persen dari PDB, kemudian turun menjadi 8,32 persen pada tahun di mana covid-19 melanda. Setelah itu, rasio pajak kembali naik menjadi 9,12 persen pada 2021 serta 10,39 persen pada 2022,

Namun, rasio pajak kembali drop ke 10,21 persen dari PDB pada tahun lalu.

baca juga

"Kalau melihat tax ratio yang sempat turun sangat tajam akibat pandemi, kini kita kembali mengakselerasi kembali. Kita juga memperkecil defisit kita sehingga mampu kita turunkan sampai hampir keseimbangan primer positif atau surplus. Ini pertama kalinya dalam 12 tahun anggaran kita," beber dia.

Sebelumnya, Prabowo Subianto tengah bergerilya mencari sosok yang cocok untuk membantunya setelah sah menjadi Presiden RI.

Bahkan Calon Presiden Nomor Urut 02 ini sempat bertanya kepada Menteri BUMN Erick Thohir perihal kandidat yang cocok menjadi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

"Saya juga tidak tahu, baru tadi, beliau orangnya genuine, simpel, apa adanya dia tidak menutup-nutupi," ujar Erick dalam Mandiri Investment Forum (MIF) 2024 di Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Lahadalia dari Kondektur Angkot Hingga Jadi Menteri Kepercayaan Jokowi

Bahlil Lahadalia dari Kondektur Angkot Hingga Jadi Menteri Kepercayaan Jokowi

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 18:09 WIB

40++ Hotel BUMN di Seluruh Indonesia, Prabowo Sebut Tak Dibutuhkan!

40++ Hotel BUMN di Seluruh Indonesia, Prabowo Sebut Tak Dibutuhkan!

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 15:52 WIB

Jokowi Wariskan Utang Rp8.250 Triliun, Prabowo Merasa Terhormat

Jokowi Wariskan Utang Rp8.250 Triliun, Prabowo Merasa Terhormat

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 15:08 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB