Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Publik Keluhkan Harga Tiket Pesawat Mahal, Padahal Ada Regulasi Batas Tarif

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 18 Maret 2024 | 16:51 WIB
Publik Keluhkan Harga Tiket Pesawat Mahal, Padahal Ada Regulasi Batas Tarif
Suasana terminal penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo, di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (1/2/2024). [ANTARA/HO-Bandara Adi Soemarmo]

Suara.com - Mudik menggunakan pesawat terbang untuk sebagian orang merupakan opsi terbaik yang ada saat ini. Tapi belakangan kabar viral harga pesawat melonjak dan membuat banyak orang merasa keberatan. Padahal secara faktual terdapat regulasi mengenai tarif batas yang berlaku di Indonesia.

Kabar viral ini sampai ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Menurut Sandi, Indonesia kekurangan 300 hingga 350 armada transportasi udara jelang mudik lebaran yang akan segera terjadi.

Harga Tiket Pesawat Tidak Masuk Akal

Kabar viral mengenai harga tiket pesawat sendiri sebenarnya datang dari banyak orang. Salah seorang netizen di media sosial X menyebutkan bahwa harga tiket pesawat ke Padang untuk awal April mencapai angka Rp4.700.000. Bahkan di hari yang sama, ada yang mencapai lebih dari Rp5.000.000.

Ungkapan keresahan ini disertai dengan tangkapan layar yang menampilkan harga yang ia sebutkan ini. Unggahan ini menjadi viral setelah dilihat oleh lebih dari 1 juga akun, dan mendapat respon berupa komentar dan unggahan ulang. Ternyata hal yang sama dirasakan banyak netizen lainnya.

Bahkan, salah seorang warganet mengaku menunda pulang agar mendapatkan tiket dengan harga yang lebih terjangkau.

Lalu Apa Sebabnya?

Tidak akan ada asap jika tidak ada api. Sejumlah kalangan menduga, fenomena ini terjadi karena faktor harga avtur. Harga avtur tidak sekedar bergantung pada harga minyak dunia, namun juga kompleksitas distribusinya yang cukup rumit karena Indonesia adalah negara kepulauan.

Faktor lain yang memicu kenaikan ini, seperti yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, adalah keterbatasan jumlah armada pesawat yang dimiliki sehingga tidak dapat mengakomodir secara optimal seluruh penumpang yang ada.

Kombinasi keduanya seperti ‘disempurnakan’ dengan lonjakan permintaan masyarakat menjelang waktu lebaran untuk keperluan mudik dan sebagainya. Hal ini jadi pemicu mengapa harga tiket pesawat seperti tidak masuk akal untuk beberapa waktu belakangan.

Regulasi Tarif Batas dari Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menerbitkan aturan resmi mengenai tarif batas atas untuk setiap angkutan umum, termasuk tiket pesawat terbang. Namun demikian dari pemantauan yang dilakukan, ada beberapa maskapai yang dinilai memberikan tarif tiket di atas batas ini.

Diberitakan salah satu media online, bahwa KPPU, sebagai lembaga yang berwenang atas hal ini, telah memanggil setidaknya 7 maskapai penerbangan terkait harga tiket pesawat jelang lebaran. Mengacu pada beberapa pemberitaan, terdapat temuan dari Kemenhub mengenai penjualan tiket yang melebihi batas atas yang dilakukan 3 diantaranya.

Tentu hal ini akan segera ditindaklanjuti supaya masyarakat tetap dapat mengakses tiket pesawat yang mereka butuhkan, pada tingkat harga yang telah ditetapkan.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Tiket Pesawat Saat Hari Biasa vs Jelang Lebaran, Naik Dua Kali Lipat!

Harga Tiket Pesawat Saat Hari Biasa vs Jelang Lebaran, Naik Dua Kali Lipat!

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 15:58 WIB

Cara Daftar Mudik Gratis Sepeda Motor Naik Kapal Laut 2024

Cara Daftar Mudik Gratis Sepeda Motor Naik Kapal Laut 2024

Otomotif | Senin, 18 Maret 2024 | 14:14 WIB

KAI Beri Flash Sale Tiket Kereta Mudik Eksekutif Cuma Rp 150 Ribu, Ini Daftar Rutenya

KAI Beri Flash Sale Tiket Kereta Mudik Eksekutif Cuma Rp 150 Ribu, Ini Daftar Rutenya

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 13:02 WIB

Jelang Libur Lebaran 2024, Masyarakat Diimbau Mudik dengan Kendaraan Umum

Jelang Libur Lebaran 2024, Masyarakat Diimbau Mudik dengan Kendaraan Umum

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 11:56 WIB

Update Harga Tiket Pesawat Jakarta ke Berbagai Daerah, Naik Tajam Jelang Lebaran

Update Harga Tiket Pesawat Jakarta ke Berbagai Daerah, Naik Tajam Jelang Lebaran

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 11:13 WIB

Begini Antisipasi Kemenhub saat 193 juta Diprediksi Mudik Lebaran

Begini Antisipasi Kemenhub saat 193 juta Diprediksi Mudik Lebaran

Video | Senin, 18 Maret 2024 | 11:00 WIB

Terkini

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB