Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Chandra Asri Gapai Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dolar AS di 2023

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 29 Maret 2024 | 10:54 WIB
Chandra Asri Gapai Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dolar AS di 2023
Ilustrasi Dolar AS [shutterstock].

Suara.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) menggapai pendapatan bersih sebesar US$ 2.159,9 juta di sepanjang 2023, dengan posisi EBITDA mencapai US$ 130 juta di tahun lalu.

Posisi EBITDA tahun 2023 mengalami peningkatan 2.352 persen bila dibanding perolehan EBITDA sebesar US$ 5,3 juta pada 2022.

"Perseroan juga mempertahankan Liquidity Pool yang kuat pada tahun 2023 sebesar US$ 2,67 miliar yang terdiri dari Kas dan Setara Kas sebesar US$ 1.440 juta, Surat Berharga senilai US$ 1.029 juta, dan Fasilitas Committed Revolving Credit sebesar US$ 201 juta," kata Direktur Chandra Asri Group, Suryandi dalam keterangan resminya, ditulis Jumat (29/3/2024).

Dengan pencapaian itu, posisi aset Perseroan menjadi US$ 5.614,5 juta di tahun 2023 atau naik 13,9 persen dari posisi aset US$ 4.929,9 juta di tahun 2022.

Posisi aset itu terdiri dari porsi liabilitas dan ekuitas masing-masing menjadi US$ 2.620,5 juta dan US$ 2.993,9 juta di 2023.

Perubahan nama untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan

Suryandi menyatakan, Perseroan telah berganti nama dari PT Chandra Asri Petrochemical Tbk menjadi PT Chandra Asri Pacific Tbk di 2023.

Perubahan nama itu, kata dia, guna mendukung ekspansi bisnis Perseroan dari bisnis petrokimia menjadi sektor infrastruktur.

Ekspansi ini dimulai melalui anak perusahaan Chandra Asri Group, yakni Chandra Daya Investasi (CDI) yang mengakuisisi Krakatau Chandra Energi (sebelumnya dikenal sebagai Krakatau Daya Listrik) dan Krakatau Tirta Industri yang masing-masing merupakan bisnis energi dan air.

Lanjut dia menyatakan, Krakatau Chandra Energi juga berinvestasi hingga US$ 200 juta untuk meningkatkan kepemilikannya di Krakatau Posco Energy (KPE) dari 10 persen menjadi 45 persen, serta rencana pembangunan pembangkit listrik baru berkapasitas 200 megawatt setelah menyelesaikan keputusan investasi.

Pada akhir tahun 2023, Chandra Asri Group juga bermitra dengan The Electricity Generating Public Company Limited (EGCO) melalui investasi EGCO di CDI dengan total investasi sebesar US$ 194 juta.

Serangkaian transaksi ini, ujar Suryandi, menunjukkan komitmen Perseroan dalam membangun kemitraan yang kuat dan perannya sebagai investor utama di sektor energi, sambil juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja bisnis dan mengurangi risiko dengan menciptakan sistem terintegrasi dan terkoneksi di dalam kompleks industri di Cilegon.

"Ekspansi ini sesuai dengan strategi Programmatic M&A, yang memanfaatkan kekuatan keuangan Chandra Asri Group dan reputasinya sebagai mitra tepercaya untuk pertumbuhan," jelas dia.

Di tahun 2023, Perseroan juga telah mencapai kemajuan signifikan dalam rencananya untuk membangun Pabrik Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride berskala dunia. Chandra Asri Group menjalin kesepakatan dengan INA untuk pengembangan bersama yang potensial, sambil juga bergerak maju dengan penyedia lisensi terkemuka dan penawaran FEED (Front-End Engineering Design).

Selain itu, ekspansi yang akan mendukung industri hilir aluminium dan percepatan ekosistem kendaraan listrik (EV) domestik ini juga mencakup Letter of Intent dengan INALUM untuk offtake produk dan investasi ekuitas.

Dalam perjalanan ESG-nya, tahun 2023 menandai tercatatnya Perseroan ke dalam IDX ESG Leaders Index yang diumumkan oleh Bursa Efek Indonesia (IDX), dan masuk dalam 3 besar pada Peringkat Risiko ESG Sub Industri Kimia Komoditas yang di-ranking oleh Sustainalytics, lembaga pemeringkatan ESG internasional.

Dia menegaskan, komitmen Chandra Asri Group terhadap ekonomi sirkular dan transisi energi juga diakui pada ASEAN Plastic Waste Circularity Award.

Kerangka ESG perseroan juga membawa Penghargaan Emas bagi Chandra Asri Group pada 2023 SNI Awards. Perseroan juga turut dianugerahi Predikat Emas dan Hijau dalam Program Rating Kinerja Lingkungan (PROPER).

"Terakhir, Chandra Asri Group juga dianugerahi National Lighthouse Industry 4.0 atas inisiatif Transformasi Digitalnya. Pengakuan-pengakuan ini menunjukkan komitmen yang solid dan konsisten dari Perseroan dalam keberlanjutan, keselamatan, dan standar yang teladan," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chandra Asri Group Beberkan Rencana Investasi Strategis Perusahaan ke Para Investor

Chandra Asri Group Beberkan Rencana Investasi Strategis Perusahaan ke Para Investor

Bisnis | Senin, 11 Maret 2024 | 07:34 WIB

Chandra Asri Resmi Ganti Nama Jadi Chandra Asri Pacific

Chandra Asri Resmi Ganti Nama Jadi Chandra Asri Pacific

Bisnis | Selasa, 02 Januari 2024 | 16:03 WIB

Chandra Asri Group Raih Investasi Ekuitas Senilai US$194 Juta dari EGCO Group

Chandra Asri Group Raih Investasi Ekuitas Senilai US$194 Juta dari EGCO Group

Bisnis | Rabu, 13 Desember 2023 | 10:45 WIB

Terkini

BNI Berdayakan 430 Perempuan NTT Lewat Program Anyaman Lontar

BNI Berdayakan 430 Perempuan NTT Lewat Program Anyaman Lontar

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 09:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Dalam Sehari Buyback Juga Ikut Meroket!

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Dalam Sehari Buyback Juga Ikut Meroket!

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:53 WIB

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:32 WIB

Kartini di Industri Berat: Reni Wulandari, Srikandi Pertama yang Pimpin Operasi SIG

Kartini di Industri Berat: Reni Wulandari, Srikandi Pertama yang Pimpin Operasi SIG

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:21 WIB

Prudential Syariah Klaim Lindungi 300 Ribu Keluarga di RI

Prudential Syariah Klaim Lindungi 300 Ribu Keluarga di RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:13 WIB

BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS

BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:00 WIB

Dana Kelola Reksa Dana Makin Tumbuh, OJK Bidik Gen Z Investasi dari Rp10 Ribu

Dana Kelola Reksa Dana Makin Tumbuh, OJK Bidik Gen Z Investasi dari Rp10 Ribu

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:50 WIB

Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot

Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:39 WIB

Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini

Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:34 WIB

MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?

MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 07:24 WIB