Pengurangan Bahaya Tembakau, Alternatif Bagi Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaannya

Iwan Supriyatna

Rabu, 17 April 2024 | 21:11 WIB
Pengurangan Bahaya Tembakau, Alternatif Bagi Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaannya
Tembakau merupakan bahan utama rokok. (Shutterstock)

Suara.com - Pengurangan bahaya tembakau merupakan strategi alternatif bagi perokok dewasa yang selama ini kesulitan untuk beralih dari kebiasaan merokok.

Perokok dewasa dapat memanfaatkan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik (vape), produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, yang telah terbukti secara kajian ilmiah meminimalkan risiko kesehatan.

Dokter Jeffrey Ariesta Putra dari Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta, menjelaskan berhenti merokok secara langsung tidak mudah dilakukan bagi perokok dewasa. Sebab, dalam prosesnya, perokok dewasa akan mengalami gejala putus nikotin. Kondisi itu berpotensi untuk memicu perokok dewasa kembali merokok.

“Sebagai tenaga kesehatan, tidak mudah menyarankan kepada pasien untuk berhenti merokok karena sudah menjadi kebiasaan yang sulit dipisahkan. Modifikasi perilaku seperti mengunyah permen karet saat ini cenderung gagal,” kata Jeffrey.

Dengan masih tingginya jumlah perokok di Indonesia, Jeffrey menilai perlu adanya strategi alternatif yang secara efektif dapat membantu perokok dewasa mengurangi kebiasaan buruknya. Salah satunya dengan mempertimbangkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau atau harm reduction melalui pemanfaatan produk tembakau alternatif.

“Harm reduction dapat membantu mereka yang sulit lepas dari kebiasaan merokok dan penelitian menunjukkan alternatif ini memiliki risiko yang jauh lebih rendah dibandingkan terus merokok,” terangnya.

Menurut Public Health England (PHE), yang kini dikenal sebagai UK Health Security Agency, telah mempublikasikan hasil kajian berjudul “Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products”.

Hasilnya, rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan mampu mengurangi paparan risiko hingga 90-95 persen lebih rendah daripada rokok. Dengan fakta itu, PHE mengatakan produk tembakau alternatif dapat membantu lebih banyak perokok beralih dari kebiasaannya.

Jeffrey berharap adanya edukasi mengenai konsep pengurangan bahaya tembakau di masyarakat secara berkelanjutan.

baca juga

“Tentunya perlu didukung juga dengan akses terhadap informasi kajian produk alternatif dan nantinya bisa juga didukung oleh peraturan dari pemerintah mengadopsi pendekatan pengurangan risiko tembakau,” tegasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Dokter Jasjit S. Ahluwalia, profesor ilmu perilaku dan sosial serta kedokteran dari Universitas Brown di Amerika Serikat, mengatakan pendekatan pengurangan bahaya tembakau bertujuan untuk meminimalkan risiko kesehatan dari merokok.

Produk seperti vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin telah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi risiko kesehatan.

“Maka itu, produk tembakau alternatif harus tersedia secara luas bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaannya,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelan-pelan Hijrah, Babe Cabita Rela Hentikan Bisnis yang Diduga Tak Halal

Pelan-pelan Hijrah, Babe Cabita Rela Hentikan Bisnis yang Diduga Tak Halal

Entertainment | Selasa, 09 April 2024 | 15:15 WIB

Tekan Prevalensi Merokok, Produk Tembakau Alternatif Solusinya?

Tekan Prevalensi Merokok, Produk Tembakau Alternatif Solusinya?

Bisnis | Senin, 01 April 2024 | 11:50 WIB

Benarkah Nikotin Biang Keladi Masalah Kesehatan Akibat Merokok? Ini Faktanya

Benarkah Nikotin Biang Keladi Masalah Kesehatan Akibat Merokok? Ini Faktanya

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 17:45 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×