Pelaku UMKM Pengasinan Ikan Siap Dapatkan Suntikan Modal

Rabu, 22 Mei 2024 | 10:28 WIB
Pelaku UMKM Pengasinan Ikan Siap Dapatkan Suntikan Modal
Ikan asin yang menjadi salah satu sumber protein, diperoleh dengan cara pengasinan ikan segar. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Ikan yang diawetkan dengan cara digarami atau mengalami penggaraman--biasa disebut ikan asin--adalah salah satu komoditi laris di Jayapura, Papua.

Dikutip dari kantor berita Antara, pasaran ikan asin di Jayapura juga cukup menjanjikan. Sehingga bisnis ini mesti dikelola secara berkesinambungan.

"Jenis ikan tenggiri cukup banyak di perairan Jayapura sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan dengan dikelola menjadi ikan asin," jelas  Alpius Demena, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura di Sentani, Selasa (21/5/2024).

Ia menyatakan bahwa pihaknya siap menyuntikkan dana. Yaitu memberikan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan ikan asin.

Bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta ini akan disuntikkan kepada 10 kelompok UMKM di wilayah pesisir Jayapura. Antara lain seperti Distrik Demta, Yokari, Depapre, dan Ravenirara.

Ia menyatakan bahwa bantuan kepada 10 kelompok UMKM ini khusus ditujukan bagi usaha mengembangkan ikan asin.

"Empat distrik yang dibantu itu memiliki potensi laut berupa ikan, yang sangat luar biasa. Sehingga ikan-ikan yang tidak habis dijual bisa dikeringkan dan dijadikan ikan asin," jelas Alpius Demena.

Ditambahkannya bahwa menjadikan ikan yang tidak habis dijual dengan teknik pengasinan menjadi ikan asin maka bisa meningkatkan pendapatan kelompok UMKM itu.

"Kami mendapat informasi bahwa ikan yang tidak habis dijual terkadang dibawa pulang, dan tidak dimanfaatkan sebagai olahan lain. Ini patut disayangkan. Pasalnya masih bisa dibuat usaha lain. Contohnya ikan asin ini," lanjut Alpius Demena.

Diharapkan modal usaha yang diberikan supaya dapat dipergunakan dengan baik oleh kelompok UMKM. Sehingga ujungnya omzet usaha bisa terus meningkat.

"Kami akan membantu lagi bila dilihat usahanya berjalan baik. Bila tidak berjalan, maka modal usaha dari pemerintah akan dialihkan kepada kelompok lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI