Turbulensi Pengaruhi Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Internasional

Rabu, 29 Mei 2024 | 13:08 WIB
Turbulensi Pengaruhi Keselamatan Penerbangan, Kemenhub Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Internasional
Pesawat udara dan sebuah bandara internasional. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Pada Senin (20/5/2024) malam, penerbangan pesawat Boeing 777-300ER Singapore Airlines mengalami turbulensi, dan seorang penumpang meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan akun resmi Singapore Airlines di media sosial X (dulu Twitter) pada Selasa (21/5/2024), pesawat dengan nomor penerbangan SQ321 itu mengalami turbulensi parah dalam perjalanan rute London (LHR/Bandara Heathrow) menuju Singapura (SIN/Bandara Changi) pada 20 Mei 2024.

Pesawat lantas dialihkan ke Bangkok dan mendarat pada pukul 15.45 waktu setempat pada 21 Mei 2024. Terdapat korban luka dan satu korban jiwa dalam pesawat akibat turbulensi.

Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menyatakan turbulensi bisa terjadi karena anomali cuaca yang dapat mempengaruhi keselamatan penerbangan. Terlebih dalam situasi seperti sekarang ini, di mana terjadi perubahan cuaca yang tidak terduga.

"Sekarang misalnya bukan musim hujan, namun turun hujan. Itu anomali cuaca, sehingga yang terjadi di bumi, angin, cuaca, dan sebagainya mengalami perubahan," jelas Menteri Perhubungan.

"Turbulensi pasti memberikan suatu dampak yang tidak baik bagi dunia aviasi, oleh karenanya kita bekerja sama dengan beberapa lembaga internasional," lanjut Budi Karya Sumadi.

Dalam upaya mempelajari dampak turbulensi pesawat, Menteri Perhubungan menyatakan akan berkolaborasi dengan lembaga internasional seperti Federal Aviation Administration (FAA).

Dari kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga keselamatan penerbangan.

Selain itu, kerja sama antara Indonesia dan lembaga penerbangan internasional seperti FAA akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan. Seperti turbulensi dan perubahan cuaca yang tidak terduga dan meningkatkan pengelolaan risiko, serta keselamatan penerbangan bagi masyarakat.

Baca Juga: Resmi Bertunangan, Pembalap F1 Indonesia Pertama Ini Pebisnis Muda

"Tujuannya membahas apa saja yang harus ditambahkan dalam rangka memastikan masyarakat memperoleh safety yang baik dari jasa industri aviasi," tegasnya.

Selain akan menjalin kerja sama, Kementerian Perhubungan bisa memanfaatkan peran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) semaksimal mungkin. Sehingga mampu merespons anomali cuaca yang bisa berdampak terhadap penerbangan.

Kementerian Perhubungan akan memaksimalkan fungsi BMKG untuk mengontrol situasi cuaca dengan baik. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan penerbangan di Indonesia.

"Tentu kita akan memaksimalkan fungsi BMKG untuk merespon itu. Dan insya Allah di Indonesia kita kontrol dengan baik," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang siap menggandeng lembaga penerbangan internasional dalam memitigasi risiko dan dampak turbulensi demi memberikan keamanan dan keselamatan selama penerbangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI