BI dan IPDN Kampus Sumbar Kolaborasi, Gelar Sosialisasi CBP Rupiah dan Digital Payment UMKM

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 08 Juni 2024 | 09:07 WIB
BI dan IPDN Kampus Sumbar Kolaborasi, Gelar Sosialisasi CBP Rupiah dan Digital Payment UMKM
Lembar kertas mata uang rupiah. Sebagai ilustrasi [Unsplash].

Suara.com - Pada Jumat (7/6/2024), puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat hadir dalam acara sosialisasi pemahaman Cinta, Bangga, Paham (CBP) rupiah dan penerapan digital payment UMKM.

Dikutip dari kantor berita Antara, sosialisasi diadakan di aula Kantor Camat Tanjung Mutiara, dan materi diberikan oleh Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat.

"Sosialisasi ini adalah pengabdian mandiri dosen Prodi Keuangan Publik dan Teknologi Informasi Pemerintahan Fakultas Manajemen Pemerintah IPDN Kampus Sumbar berkolaborasi dengan Bank Indonesia. Menjadi pengabdian kedua kami, setelah sebelumnya mengadakan pengabdian masyarakat pada 2023," jelas Asmungi Rahardjo, koordinator kegiatan pengabdian kepada masyarakat dosen IPDN Kampus Sumbar, di Lubuk Basung, kawasan Danau Maninjau.

Roza Syafdefianti, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia Kabupaten Agam menyatakan bahwa sosialisasi yang diberikan Dosen IPDN Kampus Sumbar sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Dosen IPDN, karena Tanjung Mutiara ditunjuk untuk pelaksanaan program dan tidak semua kecamatan mendapatkan program ini," ungkapnya.

Asmungi Rahardjo menyatakan bahwa tujuan dari sosialisasi CBP Rupiah dan digital mayment bagi para pelaku UMKM adalah agar masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Kecamatan Tanjung Mutiara mengerti bahwa uang rupiah adalah suatu kebijakan yang dibuat pemerintah. Bisa menjadi sarana untuk bela negara, cinta negara, dan sebagai alat tukar resmi yang berlaku di Indonesia.

Dengan cinta rupiah, tentunya semangat membantu pemerintah dengan kebijakan yang dibuat. Kebijakan pemerintah itu sendiri bertujuan mensejahterakan masyarakat.

Banyaknya uang beredar di tengah masyarakat memberikan pemahaman pemerintah mensejahterakan masyarakat, karena apabila rupiah semakin banyak dibelanjakan, nilai tukar rupiah akan semakin bagus dibandingkan mata uang lain.

"Semakin tidak kita gunakan mata uang rupiah secara resmi, maka nilai rupiah semakin anjlok seperti sekarang. Di mana orang lebih senang menyimpan dolar, sehingga rupiah turun sampai sekarang dengan kondisi jelek dan tidak menutup kemungkinan nilai tukar dolar mencapai Rp 20 ribu, karena orang lebih cinta selain rupiah," lanjut Asmungi Rahardjo.

baca juga

Harapan dari sosialisasi ini, para peserta termasuk para pelaku UMKM dapat meneruskan informasi yang didapat kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Di masa mendatang, akan digelar program lanjutan, dan IPDN Kampus Sumbar sedang bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk tetap melakukan program yang sifatnya cinta bangsa lewat rupiah.

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat bakal melakukan pertemuan dengan BI terkait masalah cinta rupiah dan BI sudah membaca kenapa nilai rupiah semakin lama semakin anjlok.

"BI sudah membaca dan berdiskusi dengan kami bagaimana caranya uang kita tetap banyak beredar. IPDN lembaga kedinasan mencetak kader bibit kelas menengah di negara ini, sehingga mereka dijadikan ujung tombak dalam menyosialisasikan tentang program BI, agar program berjalan dengan baik. Kemudian pemerintah memiliki kebijakan untuk menyejahterakan masyarakat akan tercapai," pungkas Asmungi Rahardjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Akses Keuangan Belum Tentu Finansial Sehat, Ini Tantangan UMKM Perempuan

Punya Akses Keuangan Belum Tentu Finansial Sehat, Ini Tantangan UMKM Perempuan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 21:16 WIB

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:47 WIB

Rupiah Balik Rp18.000, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual Dolar

Rupiah Balik Rp18.000, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual Dolar

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:41 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:55 WIB

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:08 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×