DJKA Kemenhub Upayakan Kereta Api Pengangkut Truk Logistik di Sulsel

Iwan Supriyatna

Jum'at, 14 Juni 2024 | 20:56 WIB
DJKA Kemenhub Upayakan Kereta Api Pengangkut Truk Logistik di Sulsel
DJKA Kemenhub mengupayakan menghadirkan kereta api pengangkut truk logistik di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Suara.com - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengupayakan menghadirkan kereta api pengangkut truk logistik di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) guna mengefisienkan pengangkutan barang di daerah tersebut.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Risal Wasal mengatakan, pihaknya mengupayakan mengadakan kereta yang bakal mengangkut truk pengangkut barang dari pabrik menuju pelabuhan.

"Di sini, untuk angkutan barang, kami akan mencoba yang beda. Kami mengangkut dengan konsep rola, jadi barang itu turun dari pabrikannya langsung naik ke atas truk, dan truk yang mengangkut barang akan naik ke atas kereta api, lalu di bawa ke pelabuhan," katanya ditulis Jumat (14/6/2024).

Risal menyampaikan konsep pengadaan kereta tersebut nantinya truk pengangkut barang akan diangkut oleh kereta menuju ke pelabuhan.

Setibanya di pelabuhan, truk tersebut ada yang membongkar barang tetapi ada pula yang bakal langsung naik ke kapal.

Kemudian, dari pelabuhannya juga akan mengisi barang ke truk untuk mendukung operasional pabrikan, seperti batu bara sebagai bahan bakar semen dan lainnya.

"Jadi, konsep rola itu truknya dalam kondisi full isi. Pergi bawa hasil produk dan pulang bawa bahan produk pabriknya baik itu batu bara dan lain-lain," jelas Risal.

Dia menyebutkan percontohan sistem rola akan membentang sejauh 108 kilometer dari Stasiun Ramang-Ramang hingga ke Garongkong. Pengadaan kereta pengangkut truk logistik tersebut ditargetkan selesai pada 2024.

"Percontohannya di Sulawesi Selatan sejauh 108 km dari Ramang-Ramang ke Garongkong. Ke depan, kalau ini lanjut, nanti dari Ramang-Ramang sampai ke Pelabuhan Baru, bisa itu ke depannya," jelasnya.

baca juga

Lebih lanjut Risal menerangkan pihaknya akan menghadirkan 20 rangkaian kereta datar yang akan mengangkut 40 truk barang nantinya.

Menurutnya, dengan adanya konsep tersebut akan berdampak positif dalam sejumlah aspek seperti mencegah kemacetan, polusi udara, jalan rusak hingga pemutusan hubungan kerja bagi sopir truk di daerah tersebut.

Risal menambahkan konsep tersebut juga ditargetkan untuk mendukung mobilisasi logistik hasil pertanian masyarakat Sulawesi Selatan.

"Saat ini sudah terbentuk salah satu operator untuk angkutan barang, namanya Kereta Api Indonesia Timur. Secara inti, operator untuk itu sudah ada, sudah siap. Dan, konsep bagaimana rola itu sudah disiapkan, termasuk pembiayaan dan lain-lain. Angka masih didiskusikan B2B antara operator dan pemilik barang, berapa biayanya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Subholding Pelindo Pertahankan Sertifikasi ISO Series

Subholding Pelindo Pertahankan Sertifikasi ISO Series

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 07:55 WIB

Para Jenderal Polisi Aktif yang Baru Dapat Jabatan di Kementerian: Ada Bekas Penyidik KPK

Para Jenderal Polisi Aktif yang Baru Dapat Jabatan di Kementerian: Ada Bekas Penyidik KPK

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 13:24 WIB

61 Persen Tiket Kereta Api Daop 4 Semarang Periode Idul Adha 2024 Terjual

61 Persen Tiket Kereta Api Daop 4 Semarang Periode Idul Adha 2024 Terjual

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2024 | 08:34 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis Berkat Cadangan Devisa yang Meningkat

Rupiah Menguat Tipis Berkat Cadangan Devisa yang Meningkat

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 16:40 WIB

Lewati Turunan dan Belokan, Truk Sembako Terguling di Hutan Cipeucang Sukabumi

Lewati Turunan dan Belokan, Truk Sembako Terguling di Hutan Cipeucang Sukabumi

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 16:38 WIB

Kecelakaan Beruntun di Kembangan Tewaskan Satu Keluarga, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Kecelakaan Beruntun di Kembangan Tewaskan Satu Keluarga, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

News | Senin, 07 September 2026 | 16:38 WIB

Setanah, Tak Diam: Membaca Risiko Bandung lewat Sains dan Seni

Setanah, Tak Diam: Membaca Risiko Bandung lewat Sains dan Seni

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 16:35 WIB

New Suzuki Baleno Gunakan Mesin Tiga Silinder Milik Swift

New Suzuki Baleno Gunakan Mesin Tiga Silinder Milik Swift

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 16:35 WIB

Siapa Sheikh Assim Al-Hakeem? Viral usai Sebut Pemimpin Zalim Tanggung Dosanya Rakyat

Siapa Sheikh Assim Al-Hakeem? Viral usai Sebut Pemimpin Zalim Tanggung Dosanya Rakyat

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 16:33 WIB

Tanah Ulayat Tak Bisa Dikuasai Seenaknya, Bima Arya Peringatkan Pemda

Tanah Ulayat Tak Bisa Dikuasai Seenaknya, Bima Arya Peringatkan Pemda

News | Senin, 07 September 2026 | 16:30 WIB

Cegah Rontok dan Patah! 5 Hair Oil Rosemary Ini Ampuh Perkuat Akar Rambut

Cegah Rontok dan Patah! 5 Hair Oil Rosemary Ini Ampuh Perkuat Akar Rambut

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 16:30 WIB

Habiburokhman Ungkit Draf Lama RUU Perampasan Aset, Khawatir Jadi 'Alat Pukul'

Habiburokhman Ungkit Draf Lama RUU Perampasan Aset, Khawatir Jadi 'Alat Pukul'

News | Senin, 07 September 2026 | 16:29 WIB

Madura Unied Tancap Gas, Ze Gomes: Liga Indonesia Tidak Gampang

Madura Unied Tancap Gas, Ze Gomes: Liga Indonesia Tidak Gampang

Jatim | Senin, 07 September 2026 | 16:28 WIB

×