Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Indo Premier Sekuritas Inovasi Samakan Hak Investor Kecil dan Besar Saat Investasi Reksa Dana Saham

Achmad Fauzi

Senin, 08 Juli 2024 | 17:16 WIB
Indo Premier Sekuritas Inovasi Samakan Hak Investor Kecil dan Besar Saat Investasi Reksa Dana Saham
Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The

Suara.com - Indo Premier Sekuritas (IPS), berinovasi agar para investor yang ingin berinvestasi di reksa dana saham dan ETF dengan meluncurkan produk IPOT Fund. Lewat, inovasi ini memberikan kesempatan dan hak yang sama bagi investor kecil maupun besar di investasi reksa dana dan ETF.

Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The mengatakan, inovasi baru ini diakuinya terlambat diluncurkan, karena setelah 22 tahun berjalan perseroan baru berhasil membuat sebuah inovasi di IPOT Fund.

"Sejalan dengan misi kami sejak awal berdiri, dengan memastikan aksesibilitas dan kebebasan penggunaan yang optimal, kami berharap inovasi terbaru di Indo Premier, khususnya di IPOT Fund, ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap industri investasi di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Senin (8/7/2024).

Adapun, tantangan yang dihadapi oleh para investor retail dalam melakukan investasi reksa dana saham seperti kurangnya transparansi portofolio, waktu yang dibutuhkan untuk pencairan dana yang memakan tiga hingga tujuh hari, serta harga yang terpaku di akhir hari dan transaksi yang terjadi di akhir hari juga.

Kelemahan reksa dana saham tersebut dianggap harus dibenahi agar memenuhi kebutuhan investor modern saat ini yang cepat dan dinamis.

Dalam hal ini, Inovasi yang diluncurkan, yaitu Power Fund Series bisa memudahkan investor retail untuk memanfaatkan reksa dana saham secara maksimal. Inisiatif ini juga bertujuan untuk mendukung misi Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menciptakan pasar modal yang adil, efisien dan mudah diakses oleh masyarakat di Tanah Air.

Lantas fitur - fitur unik dan kreatif yang dihadirkan lewat Power Fund Series ini dirancang untuk menjawab kelemahan reksa dana saham dan reksa dana ETF. Kini masyarakat dapat memanfaatkan harga real-time sesuai momentum pasar untuk mendapatkan harga terbaik berbeda dengan reksa dana saham pada umumnya yang harganya mengacu hanya di akhir hari.

Keunggulan tersebut berkontribusi keunggulan berikutnya, yaitu Transaksi yang dapat dilakukan pada dan setelah jam bursa yang memberikan fleksibilitas kepada investor.

Jika masyarakat ingin memanfaatkan harga real-time dapat bertransaksi sesuai real-time di jam bursa dan di sisi lain masih dapat bertransaksi setelah jam bursa dengan mengacu ke harga akhir hari. Selain keunggulan di proses yang terjadi di proses transaksional, komposisi portofolio yang transparan 100% memberikan ketenangan pikiran karena masyarakat dapat mengetahui dengan pasti apa yang diinvestasikan. Selain di atas kepastian pencairan dana dalam dua hari ketimbang tiga hingga tujuh hari memberikan kepastian agar masyarakat bisa mengatur keuangan lebih baik.

baca juga

"Power Fund Series adalah inovasi yang pertama kali muncul di dunia yang dirancang untuk memudahkan investor dari berbagai kalangan," kata Moleonoto.

Dalam meluncurkan Power Fund Series, IPS menggandeng Indo Premier Investment Management (IPIM) dan akan meluncurkan tiga belas produk, termasuk Premier ETF IDX LQ-45, Premier ETF PEFINDO i-Grade dan Premier ETF FTSE Indonesia ESG, yang kini dapat ditemukan di IPOT Fund dalam aplikasi IPOT.

Fitur-fitur inovatif di Indo Premier yang diimplementasikan khusus di IPOT Fund untuk memastikan agar investor kecil di Indonesia mendapatkan akses yang sama terhadap produk investasi, harga, dan kepastian jual beli yang setara dengan investor besar. Inovasi ini bertujuan membawa keadilan sosial bagi seluruh investor reksadana.

"Besar harapan kami untuk semakin banyak mitra yang dapat bergabung dalam Power Fund Series untuk menciptakan ekosistem investasi yang lebih inklusif, transparan, dan menguntungkan bagi masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun masa depan investasi yang lebih baik di Tanah Air," pungkas Moleonoto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Influencer Saham Ahmad Rafif Raya Diduga Lakukan Investasi Ilegal

Waspada, Influencer Saham Ahmad Rafif Raya Diduga Lakukan Investasi Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juli 2024 | 19:49 WIB

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Trading di Stockity

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Trading di Stockity

Bisnis | Sabtu, 06 Juli 2024 | 10:07 WIB

Profil Ahmad Rafif Raya, Pendiri Grup Waktunya Beli Saham

Profil Ahmad Rafif Raya, Pendiri Grup Waktunya Beli Saham

Bisnis | Jum'at, 05 Juli 2024 | 13:20 WIB

Terkini

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:10 WIB

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:56 WIB

Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM

Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:34 WIB

Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital

Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:30 WIB

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:27 WIB

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:51 WIB

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:42 WIB

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

×