Usut Perbedaan Data Barang Impor, Mendag dan Kadin Kolaborasikan Satgas

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 09 Juli 2024 | 14:59 WIB
Usut Perbedaan Data Barang Impor, Mendag dan Kadin Kolaborasikan Satgas
Gelar barang bukti barang impor di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebagai ilustrasi [ANTARA].

Suara.com - Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan melakukan pertemuan dengan Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kadin Indonesia. Tujuannya adalah mengatasi dugaan perbedaan data impor yang dimiliki Badan Pusat Statistik (BPS) dan negara pengekspor.

Termasuk guna mengatasi dan mengusut adanya perbedaan data barang impor.

Dikutip dari kantor berita Antara, Menteri Perdagangan mengibaratkan perbedaan data yang cukup tinggi. Semisal BPS mencatat impor sebesar 100 juta dolar Amerika Serikat (AS), namun data negara pengekspor bisa mencapai 300 juta dolar AS.

Zulkifli Hasan menyebutkan beberapa komoditas yang mencuat dari perbedaan data ini di antaranya alas kaki dan pakaian jadi.

Oleh karena itu, Kemendag dan Kadin sepakat akan membentuk satgas untuk melihat di mana perbedaan data yang begitu besar.

"Kami, Pak Arsjad (Ketua Umum Kadin) dari berbagai diskusi, bertemu dan menemukan ada persamaan yang kita temukan. Data, data impor kita, kalau dari luar dengan data kita yang ada di dalam negeri ini bedanya jauh, jomplang," tukas Zulkifli Hasan.

"Karena begini, asosiasi juga berbeda-beda, kalau APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) beda, kalau Hippindo (Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia) lain lagi. Beda sektor, bukan. Yang pedagang pakaian maunya begini, yang tekstil mungkin maunya lain lagi," lanjutnya.

Satgas yang bakal dibentuk juga akan melakukan pengecekan lapangan guna memastikan apakah benar barang impor ilegal marak di pasaran atau tidak.

"Kemudian nanti kami akan cek juga bersama-sama. Kami buat satgas nanti. Yang membentuk satgas Kementerian Perdagangan bersama teman-teman dari Kadin dan yang lain," jelas Menteri Perdagangan.

baca juga

Kementerian Perdagangan sendiri menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah merumuskan rencana pembentukan satgas tadi.

"Segera mungkin akan beroperasi, tengah dirumuskan, nanti kami minta dari Kadin dan lain-lain siapa, baru saya membuat Surat Keputusan (SK)," ungkap Menteri Perdagangan.

Arsjad Rasjid mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung rencana pembentukan satgas itu.

"Satgas ini kami rasa sangat baik, karena di sini pentingnya bergotong-royong antara pemerintah dan dunia usaha. Jadi, di sisi kita mencari solusi, bukan saling blaming (menyalahkan) atau bagaimana," ujarnya.

Ketua Kadin menyatakan bahwa pembentukan satgas juga sangat penting untuk mendalami terkait perbedaan data impor. Apalagi hal itu tidak bisa ditangani secara generik karena sektornya berbeda-beda.

"Kami menyambut baik apa yang dipurpose oleh Pak Menteri (Perdagangan) dan ini menjadi solusi di masa datang supaya saling mengisi apa yang diperlukan," ujar Arsjad Rasjid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Waspada! 1.300 Laporan Scam Masuk Setiap Hari di Indonesia

Waspada! 1.300 Laporan Scam Masuk Setiap Hari di Indonesia

Video | Selasa, 22 September 2026 | 15:00 WIB

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Harga Minyak Tembus US$100, Neraca Dagang RI Terancam Jebol

Harga Minyak Tembus US$100, Neraca Dagang RI Terancam Jebol

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:35 WIB

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:54 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Gunung Krakatau dan Anak Krakatau

Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Gunung Krakatau dan Anak Krakatau

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 15:13 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Terkini

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:02 WIB

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Eks Anggota Polres Probolinggo Dijatuhi Vonis Mati, Begini Reaksi Atasan

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:00 WIB

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:52 WIB

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

×