Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bos AirAsia Sampai Mengeluh, Menko Luhut Bakal Selidiki Penyebab Harga Avtur Indonesia Termahal di ASEAN: Ini Aneh

Sumarni

Rabu, 18 September 2024 | 12:21 WIB
Bos AirAsia Sampai Mengeluh, Menko Luhut Bakal Selidiki Penyebab Harga Avtur Indonesia Termahal di ASEAN: Ini Aneh
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan di Bali International Airshow 2024 pada Rabu (18/9/2024). [Suara.com/Sumarni]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan ikut menyoroti pernyataan Bos AirAsia, Tony Fernandes perihal harga avtur di Indonesia yang lebih mahal dari negara lain di ASEAN.

Imbasnya, harga tiket pesawat di Indonesia pun melonjak drastis.

“Tadi sudah kita bicarakan dengan AirAsia, Tony Fernandes,” kata Luhut ditemui di acara Bali International Airshow 2024 pada Rabu (18/9/2024).

Dia bilang sudah mendapat rincian harga avtur yang dibeli AirAsia.

“Mereka memperlihatkan stuktur harga bensinnya, kita juga mau tiru. Saya sudah info Deputi saya untuk mempelajari,” terangnya.

Luhut pribadi heran melihat harga avtur di Indonesia lebih tinggi ketimbang Singapura. Karenanya, dia berjanji akan mengusut masalah ini.

“Kenapa kita bisa lebih mahal? Kan aneh. Negara seperti Singapur aja bisa lebih murah dari kita," ucap Luhut.

"Pasti ada cost, high cost yang tersembunyi, yang harus kita selesaikan,” sambungnya lagi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan di Bali International Airshow 2024 pada Rabu (18/9/2024). [Suara.com/Sumarni]
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan di Bali International Airshow 2024 pada Rabu (18/9/2024). [Suara.com/Sumarni]

Bukan itu saja, Luhut juga akan mencari tahu penyebab utama harga penerbangan domestik jauh lebih mahal.

baca juga

“Pesawat terbang kita, penggunaannya di bawah standar yang normal. Jadi kita akan coba pakai software Boeing untuk melihat di mana kelemahan kita ke depan,” tuturnya.

Sebagai penutup, dia memastikan akan membuat harga tiket pesawat maupun avtur di Tanah Air lebih murah dari sebelumnya. 

“Kita pasti mau lebih murah. Kita mau kompetitif,” tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Boyong Pesawat Tempur F-35 ke Bali International Airshow 2024

Australia Boyong Pesawat Tempur F-35 ke Bali International Airshow 2024

Bisnis | Rabu, 18 September 2024 | 05:25 WIB

Ada Pertunjukkan Udara di Bali International Airshow 2024, Cuaca Dipastikan Aman

Ada Pertunjukkan Udara di Bali International Airshow 2024, Cuaca Dipastikan Aman

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 18:43 WIB

Libatkan 35 Negara, Bali International Airshow 2024 Kembali Hadir Setelah 28 Tahun

Libatkan 35 Negara, Bali International Airshow 2024 Kembali Hadir Setelah 28 Tahun

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 17:53 WIB

Luhut Buktikan Digitalisasi Lebih Baik Dibanding OTT KPK Buat Hemat Uang Negara

Luhut Buktikan Digitalisasi Lebih Baik Dibanding OTT KPK Buat Hemat Uang Negara

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 15:00 WIB

Cek Fakta: Video Luhut Marah-marah ke Najwa Shihab Karena Dukung Demo UU Pilkada 2024

Cek Fakta: Video Luhut Marah-marah ke Najwa Shihab Karena Dukung Demo UU Pilkada 2024

News | Minggu, 15 September 2024 | 07:50 WIB

Sosialisasi Mulai Jalan, Luhut Harap Pembatasan BBM Subsidi Berlaku Oktober

Sosialisasi Mulai Jalan, Luhut Harap Pembatasan BBM Subsidi Berlaku Oktober

Bisnis | Sabtu, 14 September 2024 | 09:16 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×