Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Trump Effect Bikin Harga Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi, Pasar Kripto Diprediksi Memanas!

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 06 November 2024 | 11:55 WIB
Trump Effect Bikin Harga Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi, Pasar Kripto Diprediksi Memanas!
Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Suara.com - Bitcoin mengalami lonjakan harga pada Selasa (5/11/2024) kemarin dan mencapai rekor tertinggi baru saat para investor mulai percaya bahwa mantan Presiden Donald Trump mendapatkan keuntungan dalam pemilihan presiden AS berdasarkan hasil yang mulai muncul.

Harga BTC sempat menyentuh angka US$75.000, menurut Coin Metrics, dan terakhir tercatat naik 7% menjadi US$74.774. Sebelumnya, Bitcoin mencapai rekor tertinggi sebelumnya sebesar $73.797,68 pada 14 Maret dan telah diperdagangkan di bawah $70.000 selama sebagian besar tahun ini.

Kenaikan harga Bitcoin sejak kemarin diduga kuat disebabkan oleh Donald Trump yang saat ini amsih memimpin perolehan suara Pemilu AS.

Sementara itu, operator bursa Coinbase mengalami kenaikan 3% dalam perdagangan setelah jam kerja, sedangkan MicroStrategy naik 4%.

Sejumlah pengamat memperkirakan bahwa perdagangan Bitcoin akan berfluktuasi hingga pemenang pemilihan diumumkan. Jika Wakil Presiden Kamala Harris menang, harga Bitcoin diperkirakan akan mengalami penurunan, sementara kemenangan Trump diharapkan dapat meningkatkan harga.

“Pemilihan ini memiliki pengaruh besar terhadap pasar crypto,” kata Ryan Rasmussen, kepala riset di Bitwise Asset Management, dikutip dari CNBC Internasional.

Ilustrasi Bitcoin [Envato]
Ilustrasi Bitcoin [Envato]

“Jika Trump menang, saya percaya kita akan melihat rekor tertinggi baru,” tambah Rasmussen.

“Jika Harris menang, saya mengharapkan penjualan jangka pendek yang signifikan, dengan harga yang mungkin memerlukan waktu satu atau dua bulan untuk pulih. Namun pada akhirnya, saya yakin harga akan naik," imbuhnya.

Dalam pemilihan tahun 2012, 2016, dan 2020, Bitcoin mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 87%, 44%, dan 145% dalam 90 hari setelah hari pemilihan. Hal ini sebagian disebabkan oleh tahun pemilihan yang bersamaan dengan tahun halving Bitcoin, ketika pasokan cryptocurrency berkurang. Kenaikan pasca pemilihan juga cenderung sejalan dengan perubahan kebijakan besar dari Federal Reserve. Tahun ini, pasar menantikan penurunan suku bunga lebih lanjut.

Menjelang hari pemilihan, Bitcoin diperdagangkan mendekati harga nilai wajarnya di bawah $70.000. Jika pemilihan terbukti menjadi katalis positif dalam beberapa hari mendatang, Bitcoin berpotensi untuk melonjak dan mencetak rekor baru, menurut analis CryptoQuant Julio Moreno.

“Untuk saat ini, semua orang yang kami ajak bicara tetap bersiap-siap,” kata James Davies, CEO platform perdagangan opsi dan futures crypto Crypto Valley Exchange. “Saya telah mendengar dari banyak pembuat pasar terkemuka dan trader yang menyatakan bahwa hampir semua orang siap untuk bereaksi. Mereka bahkan tidak tahu ke arah mana pasar akan bergerak berdasarkan hasilnya. Kemungkinan besar akan ada volatilitas besar dalam jangka pendek terlepas dari hasilnya.”

Pemilihan presiden tahun ini dianggap sebagai salah satu yang paling penting dalam sejarah industri crypto. Banyak yang melihat kemenangan Harris sebagai ancaman bagi industri crypto, meskipun sejauh mana hal tersebut masih diperdebatkan selama siklus pemilihan ini.

Di sisi lain, Trump dipandang sebagai sosok yang mendukung industri setelah ia menyatakan diri sebagai kandidat pro-crypto dan lebih aktif mendekati industri dibandingkan Harris.

Banyak pemilih khawatir tentang kondisi defisit pemerintah yang meningkat sebesar 8% pada tahun fiskal 2024 menjadi $1,8 triliun, serta pemotongan pajak yang dijanjikan oleh kedua kandidat.

Bitcoin, seperti halnya emas, dianggap oleh banyak investor sebagai pelindung terhadap potensi kebijakan fiskal dan moneter yang dapat mengurangi nilai dolar dan meningkatkan inflasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Janji Akhiri Perang Ukraina jika Terpilih Kembali Sebagai Presiden Amerika

Donald Trump Janji Akhiri Perang Ukraina jika Terpilih Kembali Sebagai Presiden Amerika

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:36 WIB

Donald Trump dan Kamala Harris Beradu Ketat dalam Pemilu AS, Hasil Awal Penuh Kejutan

Donald Trump dan Kamala Harris Beradu Ketat dalam Pemilu AS, Hasil Awal Penuh Kejutan

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:25 WIB

Trump Unggul di 5 Negara Bagian Kunci, Perebutan Gedung Putih Memanas!

Trump Unggul di 5 Negara Bagian Kunci, Perebutan Gedung Putih Memanas!

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:15 WIB

Update Terkini Hitung Cepat: Trump dan Harris Saling Kejar Suara Elektoral!

Update Terkini Hitung Cepat: Trump dan Harris Saling Kejar Suara Elektoral!

News | Rabu, 06 November 2024 | 09:47 WIB

Elon Musk Digugat atas Giveaway Pemilu Senilai 1 Juta Dolar AS

Elon Musk Digugat atas Giveaway Pemilu Senilai 1 Juta Dolar AS

News | Rabu, 06 November 2024 | 08:50 WIB

Yakin Menang, Trump Juga Siap Akui Kalah: Jika Pemilihan Adil

Yakin Menang, Trump Juga Siap Akui Kalah: Jika Pemilihan Adil

News | Rabu, 06 November 2024 | 08:05 WIB

Terkini

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:47 WIB

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:40 WIB

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:29 WIB

Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:11 WIB

PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi

PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:10 WIB

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:02 WIB

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:20 WIB

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB