Gelombang PHK Sritex Akan Terus Berlanjut Hingga 2025

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 12 November 2024 | 11:39 WIB
Gelombang PHK Sritex Akan Terus Berlanjut Hingga 2025
Buruh mengendarai sepeda keluar dari pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024). Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang menyatakan perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex dinyatakan pailit, hal tersebut tercantum dalam putusan dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Semarang. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww

Suara.com - Kondisi keuangan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang semakin memburuk akibat tumpukan utang memaksa perusahaan tekstil ini untuk terus melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara berkala hingga tahun 2025.

Langkah ini tentu saja memberikan dampak yang sangat signifikan bagi ribuan karyawan Sritex dan keluarga mereka.

Berdasarkan laporan keuangan emiten dengan kode SRIL ini, perusahaan memutuskan akan terus melanjutkan PHK kepada para karyawannya hingga 2025 mendatang.

"Pengurangan karyawan secara berkala hingga 2025," sebut laporan keuangan Sritex yang dikutip Selasa (12/11/2024).

Sritex sendiri telah melaporkan kerugian neto sebesar USD 25.734.056 pada semester pertama tahun 2024. Kondisi ini, ditambah dengan defisit modal yang signifikan, menimbulkan keraguan atas kemampuan perusahaan untuk terus beroperasi.

Manajamen Sritex tengah berjuang meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya, termasuk melalui pengurangan karyawan dan pengembangan produk baru. Perusahaan juga telah mendapatkan dukungan finansial dari pemegang saham.

Manajemen sendiri mengakui segala masalah itu telah mengindikasikan adanya suatu ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.

Dalam laporan itu, manajemen menilai ketepatan asumsi kelangsungan usaha tergantung pada dukungan keuangan yang berkelanjutan dari sponsor melalui kegiatan penggalangan dana dan kemampuan Perusahaan dan Entitas Anak untuk menghasilkan arus kas yang cukup dari operasinya untuk memenuhi kewajibannya yang mencakup bayaran kembali pokok dan bunga yang dinegosiasikan kembali atas liabilitasnya, serta kepatuhan dengan semua persyaratan di bawah Rencana Perdamaian.

Gelombang PHK Sritex sudah terjadi sepanjang tahun ini, sebanyak 10 ribu karyawan terdampak efisiensi ini. Bahkan saat ini sebagian pegawai terpaksa diliburkan akibat kekurangan bahan baku.

baca juga

"Memang kami sekarang mengalami kekurangan bahan baku," terang Direktur Utama Sritex Iwan Setiawan Lukminto atau biasa disapa Wawan usai menerima kunjungan dari Komisi VII DPR RI, Kamis (7/11).

Sejak dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang melalui putusan nomor 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Smg 21 Oktober lalu, perusahaan tidak lagi leluasa mengelola aset-asetnya. Kewenangan mengurus dan membereskan harta perusahaan dialihkan oleh kurator yang ditunjuk pengadilan.

Sritex tercatat mengalami kerugian besar berturut-turut selama kurun waktu empat tahun terakhir. Sepanjang paruh pertama 2024 saja, Sritex sudah mencatat rugi sebesar USD 25,73 juta atau setara dengan Rp 402,66 miliar.

Aset perusahaan per Juni 2024 tercatat 617 juta dollar AS. Nilai aset Sritex ini mengalami penurunan dibanding pada 2023 yakni 648 juta dollar AS. Lalu pada 2022, aset Sritex tercatat lebih besar yakni 764,55 juta dollar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sritex Resmi PHK Ribuan Karyawannya, BNI jadi Satu-satunya Bank BUMN yang 'Nyangkut' Rp374 Miliar

Sritex Resmi PHK Ribuan Karyawannya, BNI jadi Satu-satunya Bank BUMN yang 'Nyangkut' Rp374 Miliar

Bisnis | Senin, 11 November 2024 | 14:26 WIB

Kok Bisa Garuda Indonesia Diklaim Untung Hingga Oktober 2024, Begini Jawaban Bosnya

Kok Bisa Garuda Indonesia Diklaim Untung Hingga Oktober 2024, Begini Jawaban Bosnya

Bisnis | Senin, 11 November 2024 | 14:18 WIB

Tanpa RUU Perampasan Aset, Indonesia Kehilangan Peluang Percepat Pemulihan Kerugian Negara Akibat Korupsi

Tanpa RUU Perampasan Aset, Indonesia Kehilangan Peluang Percepat Pemulihan Kerugian Negara Akibat Korupsi

Bisnis | Senin, 11 November 2024 | 05:15 WIB

Terkini

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

×