Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Karyawan Bertingkah, Gaji Bos Bank di Jepang Kena Potong

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 05 Desember 2024 | 08:26 WIB
Karyawan Bertingkah, Gaji Bos Bank di Jepang Kena Potong
Gaji Wakil Menteri dan Tunjangannya (Freepik)

Suara.com - Bos bank Jepang Nomura telah menerima pemotongan gaji jangka pendek. Hal ini terjadi ketika seorang mantan karyawan didakwa melakukan perampokan terhadap nasabah bank, percobaan pembunuhan, dan pembakaran.

Pekerja tersebut diduga mencuri uang dari nasabah dan membakar rumah nasabah. Dengan aksi tindakan karyawannya maka pihak Nomura Bank meminta maaf dan akan memberikan dana bantuan kepada nasabahnya.

Dilansir dari BBC, Kentaro Okuda, yang memimpin Nomura sejak tahun 2020, akan menerima pemotongan gaji sebesar 30% selama tiga bulan ke depan. Serta beberapa manajer senior lainnya di bank tersebut akan melakukan pengurangan serupa.

Hal ini dilakukan untuk bentuk meminta maaf bank kepada nasabah yang menjadi korban.
Pada konferensi pers hari Selasa, Okuda dan tiga eksekutif lainnya membungkuk serentak.

“Kami ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada para korban, serta banyak orang lain yang terlibat, atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan. “Kami sangat menyesal,"katanya.

Bank baru-baru ini mengambil langkah-langkah untuk memperluas bisnis pengelolaan kekayaannya guna mendiversifikasi operasi di tengah lingkungan bisnis yang bergejolak.

Kegiatan staf divisi ini antara lain mengunjungi klien di rumahnya untuk memberikan nasihat kepada klien yang sudah ada.

Perusahaan kini berjanji untuk mengubah cara beroperasi setelah insiden tersebut, termasuk deteksi dini pelanggaran karyawan dan memperkuat pengawasan dan persetujuan kunjungan ke rumah pelanggan.

“Di masa mendatang, seorang manajer akan menemani karyawannya ketika mereka mengunjungi rumah klien atau berbicara dengan klien melalui telepon pada setiap kunjungan,” kata bank tersebut.

Perusahaan juga akan memperbarui proses perekrutan dan memberikan pelatihan etika kepada staf.
Karyawan tersebut dipecat seminggu kemudian, dan ditangkap pada bulan Oktober.

Sementara itu, Nomura adalah salah satu bank terbesar di Jepang dan beroperasi di sekitar 30 negara dan wilayah.
Bank ini berfokus pada pengelolaan kekayaan, pengelolaan investasi, pasar global, dan perbankan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pensiun Dini dari Liga Jepang, Kiper Keturunan Jawa Ungkap Pesan Menyentuh

Pensiun Dini dari Liga Jepang, Kiper Keturunan Jawa Ungkap Pesan Menyentuh

Bola | Rabu, 04 Desember 2024 | 20:00 WIB

Astaga! Tak Dapat Menit Bermain di Liga Jepang, Kiper Berdarah Indonesia Pensiun Dini

Astaga! Tak Dapat Menit Bermain di Liga Jepang, Kiper Berdarah Indonesia Pensiun Dini

Bola | Rabu, 04 Desember 2024 | 19:46 WIB

Bak Bumi Langit, Tarif Ceramah Gus Miftah Lampaui Gaji Jadi Utusan Khusus Presiden?

Bak Bumi Langit, Tarif Ceramah Gus Miftah Lampaui Gaji Jadi Utusan Khusus Presiden?

Lifestyle | Rabu, 04 Desember 2024 | 18:50 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB