Pinjol Bisa Bantu UMKM, Asal Jangan Konsumtif! Ini Kata Pakar UGM

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 06 Desember 2024 | 20:43 WIB
Pinjol Bisa Bantu UMKM, Asal Jangan Konsumtif! Ini Kata Pakar UGM
Pinjol Bisa Bantu UMKM, Asal Jangan Konsumtif! Ini Kata Pakar UGM [Envato]

Suara.com - Di tengah geliat bisnis mikro kecil menengah (UMKM) yang jadi tulang punggung ekonomi Indonesia, pinjol alias pinjaman online legal ternyata punya potensi besar mendukung pelaku usaha kecil mengatasi salah satu kendala klasik mereka, yakni modal usaha.

Pengamat perbankan, keuangan, dan investasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), I Wayan Nuka Lantara mengungkapkan, pinjol bisa jadi solusi produktif, terutama bagi UMKM yang sulit mendapatkan akses kredit dari perbankan.

"Setiap UMKM pasti ingin 'size'-nya meningkat, salah satu kendala utama mereka biasanya adalah permodalan," kata Wayan dikutip dari Antara, Jumat (6/12/2024).

Menurut Wayan, pinjol menjadi angin segar bagi siapa saja yang belum memiliki akses ke perbankan. Terlebih, persyaratan mengajukan pinjol sangat mudah dan bisa dilakukan tanpa agunan.

Meski demikian, Wayan menekankan bahwa pinjol sebaiknya digunakan hanya saat benar-benar dibutuhkan. Misalnya, untuk tambahan modal kerja yang mendesak. Tapi, kalau kondisi bisnis lagi lesu atau kemampuan bayar terbatas, lebih baik pikir ulang.

"Harus diukur betul karena memang disamping manfaatnya cepat tapi biasanya bunganya relatif lebih tinggi," ujar Wayan.

Setelah skala bisnis mulai berkembang dan mengalami peningkatan, biasanya pelaku UMKM mulai meninggalkan pinjol dan beralih ke pinjaman perbankan.

Menurut Wayan, ada tiga alasan mengapa tak sedikit pelaku UMKM yang mulai mapan akhirnya beralih ke perbankan, yakni karena suku bunga lebih rendah, pelaku UMKM biasanya mendapatkan pendampingan dan juga karena reputasi perbankan yang lebih baik.

"kalau sudah dapat akses ke bank dia akan lebih mudah cari alternatif lainnya," ujar Wayan.

baca juga

Meskipun pinjol terus meningkat, namun kasus gagal bayar juga masih cukup tinggi. Menurutnya, penyebab gagal bayar yang paling banyak terjadi karena menggunakan pinjol untuk tujuan konsumtif. Menurut data, kebanyakan peminjam yang mengalami gagal bayar adalah penduduk berusia 19 sampai 34 tahun.

"Di usia tersebut dianggap belum produktif dan penggunaan uang lebih banyak ke arah konsumtif," kata Wayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Kalah dari Perusahaan Jumbo, UMKM RI Aktif Lakukan Transaksi Internasional

Tak Kalah dari Perusahaan Jumbo, UMKM RI Aktif Lakukan Transaksi Internasional

Bisnis | Jum'at, 06 Desember 2024 | 17:11 WIB

UMKM Daur Ulang Sampah Plastik: Peluang dan Tantangan

UMKM Daur Ulang Sampah Plastik: Peluang dan Tantangan

Your Say | Jum'at, 06 Desember 2024 | 15:23 WIB

Kisah UMKM Ainur Naik Kelas Hingga Tembus Pasar Lintas Daerah Berkat BRI

Kisah UMKM Ainur Naik Kelas Hingga Tembus Pasar Lintas Daerah Berkat BRI

Bri | Jum'at, 06 Desember 2024 | 14:05 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×