Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mentan Amran Pangkas Regulasi Pupuk Subsidi, LaNyalla: Peta Jalan Ketahanan Pangan Kian Terarah

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Selasa, 24 Desember 2024 | 11:06 WIB
Mentan Amran Pangkas Regulasi Pupuk Subsidi, LaNyalla: Peta Jalan Ketahanan Pangan Kian Terarah
Senator Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Provinsi Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Dok: Kementan)

Suara.com - Senator Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Provinsi Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi kerja cepat yang dilakukan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam memangkas berbagai regulasi pupuk subsidi yang selama ini menghambat jalannya produksi.

Langkah nyata Mentan Amran dinilai La Nyalla memiliki dampak besar terhadap kemudahan petani dalam mengakses pupuk subsidi. Baginya, apa yang dilakukan Mentan Amran semakin memperjelas bahwa swasembada pangan akan terwujud dalam waktu dekat.

“Saya kira apa yang dilakukan Pak Amran adalah keputusan strategis sekaligus kebijakan yang berpihak kepada para petani,” ujar La Nyalla di Jakarta, Senin (23/12/2024).

Menurutnya, sektor pertanian adalah sektor yang paling penting, sekaligus sektor yang paling strategis terutama dalam memperkuat ekonomi bangsa lewat produksi maupun hilirisasi. Karena itu, pembangunan yang dilakukan saat ini dinilai sudah tepat dan sudah sesuai dengan peta jalan yang telah ditetapkan.

“Ini menandakan bahwa Peta Jalan mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia semakin terarah dan menjadi keniscayaan. Sektor yang paling penting, sekaligus sektor strategis, di mana pangan harus menjadi prioritas bila kita ingin memperkuat kedaulatan bangsa dan negara ini,” katanya.

Terkait hal ini, La Nyalla berharap semua kementerian dan lembaga teknis yang membidangi urusan pangan dapat mendukung penuh kinerja dan pembangunan yang saat ini dilakukan kementerian pertanian. Adapun kementerian yang dinilai harus terlibat langsung di antaranya Kementerian PU, kementerian perindustrian dan kementerian perhubungan yang bisa membantu logistik distribusi pupuk, baik jalur darat maupun laut.

“Kalau semua sinergi dan terkoordinasi, saya yakin tidak lama lagi kita bisa kurangi volume impor pangan secara signifikan. Dan ini memang wajib ditempuh, jika kita ingin membangun dan berdaulat pangan. Tidak ada negara tangguh yang untuk memberi makan rakyatnya tergantung kepada pasokan bahan makan dari negara lain, dan menjadi paradoks karena Indonesia adalah negeri yang subur dan gemah ripah loh jinawi,” katanya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada kesempatan sebelumnya menegaskan pemerintah telah memangkas 145 regulasi pupuk subsidi yang selama ini melibatkan 12 kementerian, langkah ini diambil untuk mengatasi sengkarut distribusi pupuk subsidi.

“Ini adalah berkah bagi petani Indonesia. Dengan kebijakan ini, kita akan lebih fokus memenuhi kebutuhan pupuk petani secara tepat waktu. Arahan Bapak Presiden jelas agar kita menambah kuota pupuk subsidi dua kali lipat kini dapat dilaksanakan lebih efisien,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian Pertanian Siapkan Langkah Strategis di Tahun 2025 untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Kementerian Pertanian Siapkan Langkah Strategis di Tahun 2025 untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Selasa, 24 Desember 2024 | 11:01 WIB

Irjen Kementan Komjen Setyo Budiyanto Terpilih Jadi Ketua KPK 2024-2029

Irjen Kementan Komjen Setyo Budiyanto Terpilih Jadi Ketua KPK 2024-2029

News | Senin, 23 Desember 2024 | 22:36 WIB

Cuaca Ekstrem, Mentan Terobos Banjir dan Longsor Setelah Pantau Langsung Kondisi Pertanian pada Musim Hujan di Sulawesi

Cuaca Ekstrem, Mentan Terobos Banjir dan Longsor Setelah Pantau Langsung Kondisi Pertanian pada Musim Hujan di Sulawesi

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 17:19 WIB

Update Harga Sembako Akhir Pekan, Cabai Rawit Merah Naik, Bawang Merah Turun!

Update Harga Sembako Akhir Pekan, Cabai Rawit Merah Naik, Bawang Merah Turun!

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 11:08 WIB

PGN Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah Melalui Budidaya Padi Biosalin

PGN Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah Melalui Budidaya Padi Biosalin

Bisnis | Minggu, 22 Desember 2024 | 07:27 WIB

Petrokimia Gresik Pacu Produktivitas Pertanian dengan Taruna Makmur

Petrokimia Gresik Pacu Produktivitas Pertanian dengan Taruna Makmur

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:45 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB