Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Perusahaan Fintech Asal Singapura Luncurkan Platform Blockchain Berbasis Teknologi ZKsync

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 14 Februari 2025 | 06:34 WIB
Perusahaan Fintech Asal Singapura Luncurkan Platform Blockchain Berbasis Teknologi ZKsync
Blockchain.

Suara.com - Union Fintech, perusahaan fintech yang berbasis di Singapura, mengumumkan peluncuran Union Chain, sebuah platform blockchain berbasis teknologi ZKsync yang didukung oleh bursa kripto teregulasi dan platform tokenisasi aset dunia nyata “Real World Assets/RWA” berlisensi di Asia Tenggara, termasuk Coinhako, INDODAX, Coins.ph, Coins.co.th, InvestaX, dan IXSwap.

Union Chain dirancang untuk menjembatani dunia kripto dan keuangan tradisional “TradFi” dengan menghubungkan bursa kripto terpusat (Centralized Crypto Exchange “CEX”) terkemuka serta pelaku tokenisasi aset dunia nyata berlisensi menggunakan teknologi blockchain terdepan.

Dengan ini, Union Chain membuka peluang pasar dan peluang penggunaan baru bagi aset digital serta produk keuangan yang telah ditokenisasi, menjangkau pengguna kripto dan calon investor baru.

Union Chain akan dipimpin oleh Wei Zhou sebagai Chairman (CEO Coins.ph dan mantan CFO Binance) dan Junde Yu sebagai CEO (mantan VP di Cobo dan MD/GM di Data.ai).

Union Chain hadir untuk mengatasi tantangan fragmentasi, regulasi, dan interoperabilitas antara keuangan tradisional dan kripto.

Dengan memanfaatkan lisensi regional, layanan konversi fiat-kripto (on/off-ramp), stablecoin lokal, serta jaringan bursa mitra, Union Chain menyediakan solusi komprehensif bagi pelaku industri dalam aspek lisensi, integrasi fiat, dan distribusi aset.

Inisiatif ini menandai langkah besar dalam evolusi teknologi blockchain. Dengan mengintegrasikan infrastruktur Union Chain yang teregulasi dengan skalabilitas dan keamanan ZKsync, proyek ini akan mentransformasi ruang web3 dan keuangan tradisional, menghadirkan kepatuhan, jangkauan, dan kecanggihan teknologi yang tak tertandingi.

Pilihan bursa kripto teregulasi di Asia Tenggara untuk menggunakan teknologi ZKsync semakin menegaskan bahwa Jaringan Elastis (Elastic Network) merupakan ekosistem utama bagi entitas yang ingin melakukan tokenisasi aset.

Infrastruktur ZK Stack memungkinkan lembaga keuangan menerbitkan dan mengelola RWA yang sesuai dengan regulasi melalui Union Chain.

Selain itu, dengan mengintegrasikan bursa dan penerbit teregulasi, Union Chain akan memperlancar arus likuiditas kripto ke TradFi melalui peningkatan distribusi, pengemasan, dan kemampuan fiat yang lebih baik, sehingga lembaga keuangan dapat menikmati biaya transaksi lebih rendah, lebih banyak sumber likuiditas, dan potensi hasil yang lebih tinggi melalui on/off-ramp yang terpercaya.

"Kami sangat antusias untuk bekerja sama dengan teknologi ZKsync yang mutakhir serta bursa kripto teregulasi di Asia guna membawa likuiditas dan inovasi kripto ke dunia, dengan menetapkan standar baru dalam kepatuhan dan keamanan pengguna," kata Wei Zhou, Chairman Union Chain dan CEO Coins.ph, ditulis Jumat (14/2/2025).

Alex Gluchowski, Co-Inventor ZKsync, menambahkan integrasi ZKsync dengan Union Chain menjadi momen penting dalam evolusi teknologi blockchain.

"Kombinasi antara skalabilitas dan keamanan ZKsync dengan infrastruktur teregulasi Union Chain merupakan langkah besar dalam menjembatani keuangan kripto dan tradisional, serta membentuk masa depan keuangan global. Ini merupakan bukti bahwa blockchain dapat mendorong inovasi, membuka peluang baru, dan melayani jutaan pengguna di seluruh dunia," kata Alex Gluchowski.

Julian, CEO InvestaX & IX Swap menyatakan, Union Chain menghadirkan solusi Layer 2 RWA di Ethereum yang sesuai dengan standar institusional, menghubungkan jutaan pengguna kripto dengan infrastruktur keuangan yang teregulasi.

"Ekosistem ini memungkinkan konversi fiat ke stablecoin dan investasi langsung ke dalam token RWA di enam platform berlisensi, sekaligus memperlancar arus likuiditas kripto ke pasar TradFi. Dengan pendekatan yang berpusat pada kepatuhan, setiap mitra dalam ekosistem ini adalah entitas berlisensi, memastikan kepercayaan dan aksesibilitas bagi investor institusi maupun ritel," kata Julian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK : Transaksi Kripto Sumbang Penerimaan Pajak Rp 1,09 Triliun

OJK : Transaksi Kripto Sumbang Penerimaan Pajak Rp 1,09 Triliun

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2025 | 17:29 WIB

Transaksi Kripto Tembus Rp 2 Triliun per Hari, OJK Sebut Kejahatan Siber Semakin Sering

Transaksi Kripto Tembus Rp 2 Triliun per Hari, OJK Sebut Kejahatan Siber Semakin Sering

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2025 | 17:30 WIB

Mengenal Pi Network: Mata Uang Digital yang Menjanjikan atau Penipuan?

Mengenal Pi Network: Mata Uang Digital yang Menjanjikan atau Penipuan?

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2025 | 11:15 WIB

Terkini

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB