Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Danantara vs INA: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Penting bagi Indonesia?

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 21 Februari 2025 | 17:39 WIB
Danantara vs INA: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Penting bagi Indonesia?
Ilustrasi saham, bursa efek (Gambar oleh Sergei Tokmakov, Esq. https://Terms.Law dari Pixabay)

Suara.com - Danantara belakangan ini menjadi topik perbincangan yang hangat di berbagai forum dan media. Keberadaannya memicu berbagai spekulasi dan diskusi mengenai peran serta dampaknya terhadap perekonomian nasional. Banyak pihak yang penasaran dengan konsep serta tujuan utama dari Danantara, terutama dalam kaitannya dengan investasi dan pengelolaan aset negara. Popularitas isu ini juga semakin meningkat seiring dengan berbagai kebijakan dan strategi yang diperkenalkan pemerintah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi Indonesia.

Tak sedikit yang kemudian membandingkan Danantara dengan Indonesia Investment Authority (INA), sebuah lembaga pengelola dana investasi yang telah lebih dulu beroperasi. Hal ini wajar mengingat keduanya sama-sama bergerak dalam ranah investasi dan pengelolaan aset strategis. Namun, meskipun tampak serupa, ada beberapa perbedaan mendasar dalam struktur, fungsi, serta cakupan kerja masing-masing entitas.

Pemahaman yang jelas mengenai perbedaan ini sangat penting bagi para pelaku ekonomi, investor, maupun masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih dalam tentang bagaimana peran Danantara dan INA dalam mendukung pembangunan nasional.

Untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, mari kita cermati lebih lanjut perbedaan antara Danantara dan INA dari berbagai aspek, mulai dari struktur organisasi, mekanisme kerja, hingga tujuan strategis yang ingin dicapai. Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat menilai bagaimana keduanya berkontribusi terhadap ekosistem investasi di Indonesia serta peluang dan tantangan yang mungkin dihadapi ke depan.

Garis Besar Tujuan dan Fungsi Danantara

Danantara merupakan sebuah entitas yang dirancang untuk mengambil peran sebagai pengelola investasi nasional yang tidak hanya mengandalkan dana dari APBN saja, tapi juga menarik investasi dari sektor swasta.

Tujuan utama yang dimiliki adalah:

  • Meningkatkan efisiensi pengelolaan aset negara melalui konsolidasi dan optimalisasi aset-aset yang sebelumnya dikelola terpisah
  • Menarik investasi asing dan domestik ke sektor strategis yang menjadi prioritas pembangunan nasional
  • Mendukung hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah SDA Indonesia
  • Memperkuat ketahanan ekonomi dengan memastikan investasi diarahkan pada sektor yang memiliki dampak jangka panjang

Lalu Apa Perbedaan Danantara dan INA?

Beberapa perbedaan yang paling menonjol sebenarnya tampak ketika kedua penjelasan dari entitas ini disandingkan.

baca juga

INA secara umum lebih berfokus pada pengelolaan dana investasi dari luar negeri untuk proyek infrastruktur di Indonesia. Sementara itu, Danantara bersifat sebagai superholding, yang mengonsolidasikan aset-aset BUMN dan aset negara lain agar dikelola secara lebih optimal.

Indonesia Investment Authority berperan sebagai pengelola investasi yang bekerja sama dengan investor asing. Danantara, di sisi lain, bertindak sebagai lembaga yang memaksimalkan potensi aset negara agar dapat menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Secara umum, baik Danantara atau INA memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam ekosistem investasi Indonesia. Jika dikelola dengan optimal dan ideal, maka dampaknya bagi perekonomian akan benar-benar terasa untuk jangka panjang.

Terbesar ke-4 di Dunia

Disebutkan di salah satu media online, Danantara sendiri akan membawahi setidaknya 7 perusahaan milik pemerintah. 7 BUMN ini memiliki aset paling besar dari total 47 BUMN yang saat ini masih beroperasi.

Jika ditotal, aset yang dikelola Danantara ada di kisaran angka US$600 miliar, atau sekitar Rp9,480 triliun dengan asumsi kurs pada angka Rp15,800. Angka ini membuat Danantara sebagai sovereign wealth fund ke-4 terbesar yang ada di dunia.

Jika melihat data-data dan perhitungan, secara ideal Danantara benar-benar menjadi kartu As Indonesia untuk meningkatkan perekonomian negara. Namun hal ini tidak mengurangi sikap kritis masyarakat pada pengelolaan Danantara, yang diharapkan terus dapat menjadi pengawas dari sisi luar.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keponakan Luhut Ikut Makan Siang Bareng Kabinet di Istana, Siap-siap Jadi Bos Danantara?

Keponakan Luhut Ikut Makan Siang Bareng Kabinet di Istana, Siap-siap Jadi Bos Danantara?

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 16:07 WIB

Profil Pandu Sjahrir, Keponakan Luhut yang Diisukan Bakal Jadi Petinggi Danantara

Profil Pandu Sjahrir, Keponakan Luhut yang Diisukan Bakal Jadi Petinggi Danantara

Lifestyle | Kamis, 20 Februari 2025 | 17:44 WIB

Perbandingan Dana Efisiensi yang Digunakan untuk MBG dan Danantara

Perbandingan Dana Efisiensi yang Digunakan untuk MBG dan Danantara

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 16:24 WIB

Terkini

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:21 WIB

×