Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Dari Rumah Hingga Industri: Cara Kerja dan Manfaat Panel Surya yang Perlu Anda Tahu

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 06:30 WIB
Dari Rumah Hingga Industri: Cara Kerja dan Manfaat Panel Surya yang Perlu Anda Tahu
Ilustrasi panel surya [pexels/pixabay]

Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran global akan pentingnya penggunaan energi terbarukan semakin meningkat, terutama sebagai langkah untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim dan menekan jejak karbon.

Salah satu solusi yang semakin populer adalah investasi dalam energi surya. Selain memberikan keuntungan finansial, penggunaan panel surya berkontribusi signifikan terhadap upaya penyelamatan lingkungan dari krisis yang dihadapi saat ini.

Menurut data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia per Januari 2024 baru mencapai 149,2 Megawatt Peak (MWp).

Namun, potensi energi surya yang bisa dimanfaatkan di Indonesia sangat besar, diperkirakan sekitar 4,8 kWh/m² atau setara dengan 112.000 GWp. Beberapa provinsi yang telah memanfaatkan panel surya antara lain:

Banten: 2.997 pengguna dengan kapasitas 12,4 MWp
Jawa Barat: Kapasitas mencapai 39,1 MWp

Untuk mendorong adopsi energi surya lebih luas, pemerintah juga berencana memberikan insentif berupa penghapusan biaya kapasitas.

Cara Kerja dan Manfaat Energi Surya

Panel surya berfungsi mengubah energi matahari menjadi listrik melalui sel fotovoltaik. Seiring dengan kemajuan teknologi, efisiensi panel surya terus meningkat, menjadikannya lebih terjangkau dan mudah diakses oleh berbagai kalangan.

Panel surya dapat diterapkan di berbagai lingkungan, mulai dari rumah tangga hingga industri besar, serta di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional. Sedangkan manfaatnya diantaranya:

  • Penghematan Biaya Energi: Meskipun investasi awal untuk panel surya cukup tinggi, dalam jangka panjang pengguna dapat menghemat biaya listrik karena sumber energi utama berasal dari matahari yang gratis.
  • Pengurangan Emisi Karbon: Pembangkit listrik konvensional berbahan bakar fosil menghasilkan emisi gas rumah kaca yang mempercepat perubahan iklim. Panel surya juga membantu meningkatkan kualitas udara karena tidak menghasilkan polutan berbahaya seperti sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang biasa dihasilkan oleh pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Vinilon Group sebagai perusahaan penyedia solusi sistem perpipaan yang sudah berdiri selama 46 tahun di Indonesia, mengambil peran untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya yaitu menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk operasional di kedua pabriknya (Cileungsi dan Mojokerto) sejak tahun 2022. Kedua PLTS tersebut memiliki kapasitas total 1,4 Megawatt Peak (MWp) dan mampu menghasilkan kapasitas listrik hingga 1.650.384 kWh per tahun. Langkah ini mampu mereduksi sekitar 1.289 ton emisi karbon per tahun dari kegiatan produksi Vinilon, sehingga mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mengurangi emisi karbon secara signifikan. Vinilon memproduksi pipa yang ramah lingkungan, yaitu pipa uPVC, HDPE, dan PPR yang bisa didaur ulang serta bebas timbal, sehingga aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, air minum, dan sistem sanitasi. Untuk pipa HDPE produksi Vinilon juga telah dilakukan pengujian dan telah terbukti food grade.
  • Peningkatan Ketahanan Energi: Memiliki sumber energi sendiri memungkinkan rumah tangga dan bisnis tidak bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik utama, yang terkadang mengalami pemadaman atau fluktuasi tarif. Panel surya juga dapat dipadukan dengan sistem penyimpanan energi seperti baterai untuk menyimpan listrik yang dihasilkan untuk digunakan saat malam hari atau ketika cuaca mendung.
  • Peningkatan Nilai Perusahaan: Perusahaan yang menggunakan panel surya sering kali memiliki nilai lebih tinggi di mata masyarakat karena dianggap lebih ramah lingkungan dan berkomitmen terhadap keberlanjutan.

Dengan meningkatnya penggunaan panel surya, ketergantungan pada energi fosil akan berkurang, membantu mengurangi polusi udara dan pencemaran lingkungan. Selain itu, pengembangan energi surya mendorong inovasi teknologi dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor energi terbarukan. Industri panel surya membuka peluang kerja dalam bidang manufaktur, instalasi, dan pemeliharaan yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi hijau.

Energi surya juga mempercepat transisi menuju sumber daya yang lebih ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada sumber daya tak terbarukan serta meminimalkan risiko terkait impor bahan bakar fosil.

Penggunaan panel surya merupakan langkah nyata dalam menjaga lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan semakin banyak individu dan perusahaan yang beralih ke energi bersih ini, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi bumi kita. Untuk mendukung percepatan perubahan ini, diperlukan dukungan regulasi dari pemerintah yang berpihak pada energi terbarukan serta edukasi masyarakat tentang manfaat dan cara mengadopsi panel surya dalam kehidupan sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Pacu Investasi Energi Hijau, KADIN Bakal Gelar Green Energy Investment Summit

Indonesia Pacu Investasi Energi Hijau, KADIN Bakal Gelar Green Energy Investment Summit

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 12:32 WIB

Anies Jelaskan Gambar Bergaris di Akun X, Publik: Nyaris Punya Pemimpin yang Paham Krisis Iklim

Anies Jelaskan Gambar Bergaris di Akun X, Publik: Nyaris Punya Pemimpin yang Paham Krisis Iklim

Tekno | Selasa, 18 Februari 2025 | 08:45 WIB

Swasembada Energi Hijau atau Energi Terbarukan Jadi Komitmen Indonesia

Swasembada Energi Hijau atau Energi Terbarukan Jadi Komitmen Indonesia

Lifestyle | Rabu, 12 Februari 2025 | 11:50 WIB

Sidang OECD Parliamentary Network, BKSAP: Persoalan Perubahan Iklim Prioritas Utama

Sidang OECD Parliamentary Network, BKSAP: Persoalan Perubahan Iklim Prioritas Utama

DPR | Sabtu, 08 Februari 2025 | 17:02 WIB

Mengenal Fast Fashion: Tren Gaya Modis atau Bencana untuk Lingkungan?

Mengenal Fast Fashion: Tren Gaya Modis atau Bencana untuk Lingkungan?

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 14:00 WIB

Trump Bawa AS Keluar dari Perjanjian Paris, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Trump Bawa AS Keluar dari Perjanjian Paris, Ini Dampaknya Bagi Indonesia

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 10:19 WIB

Terkini

Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun

Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB

Pegadaian Raih Predikat 'Best of the Best' di BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026

Pegadaian Raih Predikat 'Best of the Best' di BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp17.501, Beban Rakyat Kian Berat Akibat Harga Pangan yang Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:59 WIB

Rp9,1 Triliun Duit Masyarakat Hilang Akibat Ditipu Lewat Scam Digital

Rp9,1 Triliun Duit Masyarakat Hilang Akibat Ditipu Lewat Scam Digital

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:15 WIB

Indri Wahyuni Juri LCC MPR  Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo

Indri Wahyuni Juri LCC MPR Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:58 WIB

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:52 WIB

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:43 WIB

Emas Antam Tiba-tiba Lompat Tinggi, Harga Tembus Rp 2.859.000/Gram

Emas Antam Tiba-tiba Lompat Tinggi, Harga Tembus Rp 2.859.000/Gram

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:21 WIB

BEI Ungkap Risiko Saham Indonesia Keluar dari MSCI, Investor Diminta Siap Hadapi Pil Pahit

BEI Ungkap Risiko Saham Indonesia Keluar dari MSCI, Investor Diminta Siap Hadapi Pil Pahit

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:19 WIB

Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 6.946

Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 6.946

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:14 WIB