Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

BUMN Transportasi Ini Gelar Program Ramadan Bahas Bisnis Hingga Aksi Lingkungan

Achmad Fauzi

Jum'at, 21 Maret 2025 | 08:53 WIB
BUMN Transportasi Ini Gelar Program Ramadan Bahas Bisnis Hingga Aksi Lingkungan
ASDP Siapkan Strategi hadapi libur nataru.

Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) salah satu BUMN sektor transportasi menggelar program ramadan di pelosok daerha. Salah satunya, melalui program Sobat Aksi Ramadhan BUMN Berbagi.

Dalam program ramadan itu, ASDP membahasan soal bisnis hingga aksi lingkungan kepada masyarakat. Selain itu, ASDP menyalurkan bantuan sembako serta 52 bibit pohon bagi STAI Nusantara Yayasan Rumoh Bina Aneuk Nanggro, Dayah Darul Fityan, Banda Aceh, pada Senin (17/03).

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar aksi berbagi di bulan suci Ramadan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian ASDP dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan lingkungan yang lebih hijau.

"Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan alam sekitar. Melalui program ini, kami ingin memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujarnya di Jakarta, seperti dikutip, Jumat (21/3/2025).

Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita ke-8, yakni memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan budaya, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang lebih adil dan makmur.

Selain itu, program ini juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) untuk membantu ketahanan pangan, SDG 13 (Climate Action) dalam mengatasi perubahan iklim, serta SDG 15 (Life on Land) yang berfokus pada pelestarian ekosistem darat.

"ASDP berupaya memastikan program keberlanjutan ini terus berjalan dan memberikan manfaat nyata. Kami senang melihat antusiasme masyarakat Aceh dalam berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan ini juga dikemas secara interaktif, sehingga para penerima manfaat dan karyawan ASDP bisa saling berbagi pengalaman dan meningkatkan empati sosial," kata Shelvy.

ASDP sebelumnya telah berkontribusi terhadap pengembangan STAI Nusantara melalui bantuan senilai Rp 200 juta, yang digunakan untuk pembangunan gedung kampus terpadu guna meningkatkan kualitas pembinaan dan pendidikan di wilayah tersebut.

Bantuan ini menjadi wujud nyata komitmen ASDP dalam mendukung penguatan kapasitas pendidikan berbasis keagamaan dan sosial di Aceh.

baca juga

Ketua Yayasan Rumoh Bina Aneuk Nanggro yang juga pengasuh Dayah Darul Fityan, Tgk Jamaluddin Thaib, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan dari Kementerian BUMN dan ASDP terhadap program ini.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan yang telah diberikan, termasuk kontribusi ASDP dalam pembangunan lantai dua gedung utama STAI Nusantara, yang kini sudah bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan akademik," ungkapnya.

Persiapan Mudik

Pada Angkutan Lebaran 2025, ASDP mencatat ada sembilan lintasan utama yang masuk dalam pantauan nasional, yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Jangkar–Lembar, Padangbai–Lembar, Kayangan–Pototano, Tanjung Api-Api–Tanjung Kelian, Ajibata–Ambarita, Penajam–Kariangau, dan Bajoe–Kolaka. Selain itu, ASDP juga menyiapkan layanan di pelabuhan perbantuan, yakni Ciwandan–Wika Beton dan Bojonegara–Muara Pilu, guna mengurangi kepadatan di lintasan utama.

Dengan perkiraan jumlah penumpang mencapai 4,56 juta orang dan total kendaraan sebanyak 1,13 juta unit atau meningkat sekitar 10 persen dari realisasi tahun lalu, ASDP memastikan kesiapan operasional dengan total 68 unit dermaga yang siap digunakan, terdiri dari 56 unit milik ASDP dan 12 unit non-ASDP. Selain itu, sebanyak 203 unit kapal juga telah disiapkan, yang terdiri dari 59 kapal ASDP Group dan 144 kapal reguler non-ASDP.

Untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan utama selama arus mudik dan balik, ASDP bersama pemangku kepentingan telah menyusun strategi pengaturan pola operasi dan pengalihan kendaraan. Pada arus mudik dari Jawa menuju Sumatera, kendaraan mobil kecil dan bus diarahkan melalui Pelabuhan Merak, sementara sepeda motor serta truk Golongan VB dan VIB akan melalui Pelabuhan Ciwandan.

Adapun truk Golongan VII, VIII, dan IX akan dialihkan ke Pelabuhan Bandar Bakau Jaya. Pengalihan arus kendaraan juga diterapkan di jalur tol, di mana kendaraan yang keluar melalui Exit Tol Cilegon Timur akan diarahkan ke Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ, sementara kendaraan yang keluar melalui Exit Tol Merak akan dialihkan sesuai dengan jadwal check-in. Sepeda motor dan truk yang melintas di Pertigaan Cilegon Timur akan diarahkan menuju Pelabuhan Ciwandan.

Sementara itu, pada arus balik dari Sumatera menuju Jawa, kendaraan sepeda motor, mobil, bus, serta truk Golongan VB akan dilayani melalui Pelabuhan Bakauheni, sedangkan truk Golongan VIB, VII, VIII, dan IX akan dialihkan melalui Pelabuhan Wika Beton dan Bandar Bakau Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelni Mulai Kembangkan Bisnis Keagenan Kapal

Pelni Mulai Kembangkan Bisnis Keagenan Kapal

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:13 WIB

Askrindo Gelontorkan Rp162 Juta Untuk Safari Ramadhan

Askrindo Gelontorkan Rp162 Juta Untuk Safari Ramadhan

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 12:19 WIB

Peran SERA dalam Transformasi Digital Transportasi: Menghubungkan Mobilitas dan Teknologi

Peran SERA dalam Transformasi Digital Transportasi: Menghubungkan Mobilitas dan Teknologi

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 11:31 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×