Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Program Rumah untuk Guru Diresmikan, 20.000 Unit Tersedia di 8 Kota/Kabupaten

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 25 Maret 2025 | 15:00 WIB
Program Rumah untuk Guru Diresmikan, 20.000 Unit Tersedia di 8 Kota/Kabupaten
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait alias Ara. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR) Maruarar Sirait mengungkapkan komitmen kuat Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam acara penyerahan kunci Program Rumah untuk Guru Indonesia di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/6/2024).

Program Rumah untuk Guru Indonesia merupakan inisiatif pemerintah melalui Kementerian PUPR bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan Badan Pusat Statistik. Program ini menyediakan rumah subsidi khusus untuk tenaga pendidik dengan skema pembiayaan terjangkau melalui APBN.

"Presiden selalu menekankan pentingnya memprioritaskan kesejahteraan guru. Dalam pertemuan 10 hari lalu dengan Seskab Teddy Indra Wijaya, kami membahas secara khusus program rumah subsidi untuk guru," ujar Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara, dikutip via Antara pada Selasa (25/3/2025).

Program ini merupakan tindak lanjut kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sebanyak 20.000 unit rumah akan disalurkan secara bertahap di 8 lokasi prioritas, meliputi Aceh, Medan, Bogor, Bangkalan, Pontianak, Makassar, Kupang, dan Jayapura.

Ara menceritakan, Presiden Prabowo sangat antusias dengan program ini karena memiliki perhatian khusus terhadap nasib guru.

"Presiden bahkan mengutus Seskab secara khusus untuk hadir dalam acara ini sebagai bentuk perhatian beliau," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Ara mengingatkan pidato Presiden Prabowo saat Hari Guru Nasional beberapa waktu lalu. "Presiden berpesan kepada kami semua untuk terus memperjuangkan kebahagiaan dan kesejahteraan guru, agar terjadi perubahan nasib yang signifikan bagi para pendidik di tanah air," ucapnya.

Program rumah subsidi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masalah hunian yang selama ini dihadapi banyak guru, terutama yang mengajar di daerah terpencil. Dengan kepemilikan rumah yang layak, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja para pendidik.

"Kami berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program ini ke lebih banyak daerah. Ini baru langkah awal dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru," tegas Ara.

Acara penyerahan kunci simbolis di Kabupaten Bogor ini dihadiri oleh perwakilan guru dari berbagai jenjang pendidikan. Pemerintah berharap program ini dapat menjadi stimulus bagi peningkatan kualitas hidup guru dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan mutu pendidikan nasional.

"Melalui program ini, kami ingin mewujudkan mimpi para guru untuk memiliki rumah layak huni dengan harga terjangkau. Ini bentuk nyata penghargaan negara kepada pahlawan tanpa tanda jasa," pungkas Menteri Ara menutup sambutannya.

Untuk diketahui, Program Rumah untuk Guru adalah inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan menyediakan 20.000 unit rumah subsidi bagi para guru di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2025. Program ini merupakan bentuk penghargaan kepada guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dan upaya meningkatkan kesejahteraan mereka.

Program ini bertujuan untuk memastikan para guru memiliki tempat tinggal yang layak dan dekat dengan lokasi mengajar, sehingga dapat lebih fokus dalam mendidik siswa. Selain itu juga mendukung guru agar lebih semangat dalam bekerja dengan memberikan fasilitas tempat tinggal yang lebih baik.

Rumah subsidi untuk guru akan menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang memungkinkan guru memperoleh rumah dengan biaya terjangkau. Pemerintah juga telah menegaskan komitmen untuk mendistribusikan rumah subsidi tersebut secara merata ke seluruh wilayah Indonesia, dengan target 20.000 unit hingga akhir.

Pembangunan rumah untuk guru ini akan dituangkan dalam nota kesepahaman antara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Kepala Badan Pusat Statistik. Program ini diharapkan dapat membantu para guru yang belum memiliki rumah layak huni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Info GTK Sampaikan Update TPG: Validasi Data Guru, Rekening dan Tunjangan Sertifikasi

Info GTK Sampaikan Update TPG: Validasi Data Guru, Rekening dan Tunjangan Sertifikasi

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 13:28 WIB

Rayakan International Womens Day, WEWAW Ajarkan Guru PAUD Membuat Materi Belajar dengan AI

Rayakan International Womens Day, WEWAW Ajarkan Guru PAUD Membuat Materi Belajar dengan AI

Your Say | Selasa, 25 Maret 2025 | 10:49 WIB

Soroti Militerisme di Papua usai Guru Dibunuh OPM, Begini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Soroti Militerisme di Papua usai Guru Dibunuh OPM, Begini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti

News | Senin, 24 Maret 2025 | 15:07 WIB

Rekening Guru PPG Piloting Bermasalah di Info GTK, TPG Tidak Bisa Dicairkan, Ini Solusinya

Rekening Guru PPG Piloting Bermasalah di Info GTK, TPG Tidak Bisa Dicairkan, Ini Solusinya

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 11:32 WIB

Kabar Gembira Buat Para Guru! THR Cair, Ada Tambahan Gaji dan Tunjangan Sertifikasi

Kabar Gembira Buat Para Guru! THR Cair, Ada Tambahan Gaji dan Tunjangan Sertifikasi

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 11:03 WIB

Tinjau Perumahan di Karawang, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Pengembang Bertanggung Jawab

Tinjau Perumahan di Karawang, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Pengembang Bertanggung Jawab

News | Minggu, 23 Maret 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:12 WIB

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:27 WIB

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:20 WIB

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:59 WIB

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:49 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB