Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jumlah Pemudik Meningkat, ASDP Antisipasi Ledakan Aktivitas Kendaraan saat Arus Balik

M Nurhadi

Rabu, 02 April 2025 | 07:58 WIB
Jumlah Pemudik Meningkat, ASDP Antisipasi Ledakan Aktivitas Kendaraan saat Arus Balik
Foto udara sejumlah mobil pemudik antre untuk menaiki kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (29/3/2025). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa]

Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengantisipasi lonjakan trafik penyeberangan dari Sumatera ke Jawa, maupun sebaliknya pada arus balik Lebaran 2025.

Hal ini lantaran diprediksi bakal adanya peningkatan trafik penumpang dan kendaraan saat Lebaran 2025 di sejumlah lintasan utama, berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran.

"Kami terus meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan guna memastikan arus penyeberangan berjalan lancar dan aman bagi seluruh pengguna jasa," ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo dalam keterangannya di Serang, dikutip via Antara pada Rabu (2/4/2025).

Saat ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan 61 kapal untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada arus balik Lebaran 2025 di lintasan Selat Sunda. Sebanyak 30 kapal disiagakan di rute Merak-Bakauheni dan 31 kapal di rute Bakauheni-Merak. Langkah ini diambil setelah terjadi peningkatan jumlah penumpang pada hari H Idul Fitri, dengan total 54.323 orang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak dan Bojonegara, naik 6,2% dibanding tahun sebelumnya.

Kenaikan Volume Kendaraan

Data ASDP menunjukkan peningkatan signifikan dalam arus mudik. Kendaraan roda dua yang menyeberang mencapai 5.192 unit (naik 3,2%), sementara kendaraan roda empat tercatat 8.861 unit (naik 7,6%). Total kendaraan yang melintas mencapai 14.423 unit, meningkat 4,9% dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, pergerakan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dan Muara Pilu mencatat 24.478 penumpang (naik 0,2%) dan 5.632 kendaraan (naik 0,3%).

Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (29/3/2025).  [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa]
Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Merak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (29/3/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa]

Koordinasi dan Pengawasan Ketat

Heru, perwakilan ASDP, menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi intensif dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk mengatur jadwal operasional kapal. Selain itu, layanan digital Ferizy dioptimalkan untuk mempermudah pemesanan tiket dan memantau kepadatan di pelabuhan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi didampingi Plt Dirjen Perhubungan Darat Ahmad Yani dan Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano meninjau langsung kesiapan arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Senin (31/3) malam. Dudy menegaskan, strategi delaying system dan buffer zone akan diterapkan di rest area ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar serta jalur non-tol untuk menghindari penumpukan kendaraan.

baca juga

"Kami menyiapkan 67 kapal secara keseluruhan, dengan 40 kapal beroperasi aktif. Tiga pelabuhan utama—Bakauheni, Muara Pilu, dan Wika Beton—siap menampung lonjakan pemudik," ujar Dudy. Ia juga mengapresiasi kesiapan infrastruktur dan berharap arus balik berjalan lebih lancar daripada tahun sebelumnya.

Strategi Pengelolaan Arus Kendaraan
Untuk mencegah kemacetan, Kemenhub menerapkan sejumlah langkah teknis, termasuk:

Pengaturan kantong parkir untuk menampung kendaraan menunggu kapal.
Sistem delaying guna mengatur jarak antar-kendaraan.
Pemanfaatan pelabuhan cadangan seperti Wika Beton jika terjadi kelebihan kapasitas.
Dudy menekankan, kolaborasi antara ASDP, KSOP, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pengelolaan arus balik. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan digital dan mematuhi aturan untuk kelancaran perjalanan.

Antisipasi Lonjakan H+3 hingga H+7
Berdasarkan pola tahun sebelumnya, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+3 hingga H+7 Lebaran. ASDP akan menambah frekuensi trip kapal dan memperpanjang jam operasional jika diperlukan. Pemudik disarankan menghindari jam sibuk (pukul 08.00–12.00 WIB) dan memantau informasi real-time melalui aplikasi Ferizy atau akun resmi ASDP.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah dan ASDP berkomitmen memastikan perjalanan pulang pemudik berjalan aman, nyaman, dan tertib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arus Balik Lebaran: ASDP Antisipasi Lonjakan Kendaraan di Pelabuhan Merak-Bakauheni

Arus Balik Lebaran: ASDP Antisipasi Lonjakan Kendaraan di Pelabuhan Merak-Bakauheni

News | Rabu, 02 April 2025 | 05:26 WIB

Ratusan Ribu Pemudik Diprediksi Bakal Kembali ke Jakarta Pakai Kereta, Masuk Berkala hingga 11 April

Ratusan Ribu Pemudik Diprediksi Bakal Kembali ke Jakarta Pakai Kereta, Masuk Berkala hingga 11 April

News | Selasa, 01 April 2025 | 21:59 WIB

Siap-siap Arus Balik, AHY: Pemerintah Sudah Punya Jurus Jitu Atasi Kemacetan

Siap-siap Arus Balik, AHY: Pemerintah Sudah Punya Jurus Jitu Atasi Kemacetan

News | Selasa, 01 April 2025 | 20:57 WIB

Apakah Arus Balik Lebaran 2025 Ada Ganjil Genap? Cek Aturannya di Sini

Apakah Arus Balik Lebaran 2025 Ada Ganjil Genap? Cek Aturannya di Sini

Lifestyle | Selasa, 01 April 2025 | 17:28 WIB

Diskon Harga Tiket Pesawat Arus Balik Lebaran 2025: Cara Dapat Tiket Murah

Diskon Harga Tiket Pesawat Arus Balik Lebaran 2025: Cara Dapat Tiket Murah

Lifestyle | Selasa, 01 April 2025 | 17:21 WIB

Pelabuhan Bakauheni Siap Hadapi Arus Balik 2025: Menhub Pastikan Kelancaran!

Pelabuhan Bakauheni Siap Hadapi Arus Balik 2025: Menhub Pastikan Kelancaran!

Video | Selasa, 01 April 2025 | 20:41 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×