Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Lowongan Kerja Sedikit, Banyak Pria Korea Selatan Jadi Pengangguran

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 22 April 2025 | 15:29 WIB
Lowongan Kerja Sedikit, Banyak Pria Korea Selatan Jadi Pengangguran
Banyak Pria Korea Selatan jadi Pengangguran

Suara.com - Korea Selatan (Korsel) mengalami tekanan ekonomi imbas dari tarif perang dagang Amerika Serikat hingga pergantian Yoon Seok-yeol yang membuat kualitas pekerjaan berkurang. Adapun lebih dari tiga dari empat pemuda Korea Selatan yang menganggur meyakini bahwa terdapat kurangnya kesempatan kerja yang bermutu di negara tersebut.

Dilansir Korea Herald, berdasarkan jajak pendapat oleh Federasi Industri Korea, 76,4 persen responden mengatakan bahwa kesempatan kerja yang bermutu kurang tersedia di negara tersebut. Secara spesifik, 42,6 persen mengatakan posisi yang bermutu agak kurang tersedia dan 33,8 persen mengatakan bahwa posisi tersebut sangat kurang tersedia.

Lalu, hanya 1,2 persen yang menjawab bahwa kesempatan tersebut sebagian besar cukup atau cukup lengkap. Survei tersebut dilakukan dari tanggal 7-10 April terhadap 500 orang pengangguran berusia 19 hingga 34 tahun. Ketika ditanya tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap posisi kerja yang bermutu, 31,8 persen menyebutkan tingkat gaji, diikuti oleh keamanan kerja dan keseimbangan kehidupan kerja, masing-masing sebesar 17,9 persen dan 17,4 persen.

Rata-rata, responden mengatakan mereka berharap memperoleh penghasilan setidaknya 34,68 juta won atau sekitar 24.397 ribu dollar AS per tahun sebelum pajak. Di antara pemuda pengangguran yang tidak secara aktif mencari pekerjaan, 19,6 persen mengatakan mereka saat ini sedang mempersiapkan sertifikasi atau ujian.

Sedangkan 17,3 persen menyebutkan kurangnya kesempatan kerja yang sesuai, dengan 16,5 persen mengatakan mereka hanya mengambil cuti. Selain Korea Selatan, beberapa negara juga mengalami peningkatakn pengangguran. Salah satunya di Amerika Serikat yang mengalami lonjakan masyarakat banyak tidak bekerja.

Adapun, tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS) terus meningkat. Adapun tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%, lebih tinggi dari perkiraan 4,1%. Hal ini dikarenakan tingkat partisipasi angkatan kerja juga meningkat. Dalam hal ini tingkat pengangguran mengalahkan estimasi yang diperkirakan.

Lalu, indikator pengangguran yang lebih luas yang mencakup mereka yang tidak mencari pekerjaan serta pekerja yang memegang pekerjaan paruh waktu karena alasan ekonomi setengah menganggur turun tipis menjadi 7,9%. Survei rumah tangga, yang digunakan untuk menentukan tingkat pengangguran, sejalan dengan penghitungan gaji perusahaan, karena menunjukkan kenaikan sebanyak 201.000 pekerja.

Selain itu, pekerja penuh waktu meningkat sebanyak 459.000, sementara pekerja paruh waktu turun sebanyak 44.000. Lalu,pertumbuhan lapangan kerja lebih kuat dari yang diharapkan pada bulan Maret, memberikan setidaknya kepastian.  Sedangkan bahwa pasar tenaga kerja stabil, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada hari Jumat.

Namun, angka bulan Maret menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih kuat, meskipun hitungan bulan Januari dan Februari mengalami revisi penurunan yang substansial. Selain pemangkasan 34.000 dari hitungan awal Februari, pertumbuhan Januari kini hanya 111.000, turun 14.000 dari estimasi sebelumnya.

Rata-rata pendapatan per jam meningkat 0,3% pada bulan tersebut, sesuai dengan perkiraan, sementara tingkat tahunan 3,8% berada 0,1 poin persentase di bawah estimasi dan merupakan level terendah sejak Juli 2024. Rata-rata minggu kerja tidak berubah pada 34,2 jam.

Untuk Maret, perawatan kesehatan merupakan area pertumbuhan terdepan, konsisten dengan bulan-bulan sebelumnya. Industri tersebut menambah 54.000 pekerjaan, hampir persis sejalan dengan rata-rata 12 bulannya. Area pertumbuhan lainnya termasuk bantuan sosial dan ritel, yang keduanya menambah 24.000, sementara transportasi dan pergudangan menunjukkan peningkatan 23.000.

Selain itu, pemangkasan pengeluaran "kemungkinan akan meluas ke sektor swasta, memukul kontraktor dan nirlaba, dan kita masih memiliki perang dagang yang meningkat," kata DPR. "Ada banyak pertempuran yang harus dihadapi pasar tenaga kerja, banyak guncangan yang harus diatasi dalam beberapa bulan mendatang."

Pemulihan ekonomi yang tak terduga kuat dari resesi pandemi tahun 2020 memicu lonjakan inflasi yang mencapai puncaknya pada Juni 2022, ketika harga naik 9,1% dari tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Kembali Berkarier di Liga Voli Korea Selatan

Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Kembali Berkarier di Liga Voli Korea Selatan

Sport | Senin, 11 Mei 2026 | 16:09 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

8 Karier dan Pekerjaan Terbaik untuk Zodiak Gemini, Sesuai dengan Kepribadiannya

8 Karier dan Pekerjaan Terbaik untuk Zodiak Gemini, Sesuai dengan Kepribadiannya

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:29 WIB

Biodata, Umur, dan Pekerjaan Mentereng Aksa Anak Soimah yang Baru Menikah

Biodata, Umur, dan Pekerjaan Mentereng Aksa Anak Soimah yang Baru Menikah

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:23 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?

Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Scroll LinkedIn Terus, Kenapa Malah Jadi Insecure?

Scroll LinkedIn Terus, Kenapa Malah Jadi Insecure?

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:31 WIB

Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:14 WIB

Kenapa Banyak Orang Bertahan di Pekerjaan yang Tidak Disukai?

Kenapa Banyak Orang Bertahan di Pekerjaan yang Tidak Disukai?

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:40 WIB

Terkini

LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis

LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:47 WIB

Hindari Saham-saham Ini Jelang Rebalancing MSCI

Hindari Saham-saham Ini Jelang Rebalancing MSCI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:47 WIB

Loker BUMN: BRI Buka Lowongan Hingga Juli 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar

Loker BUMN: BRI Buka Lowongan Hingga Juli 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:32 WIB

Purbaya Tegaskan Tak Ada Lagi Tax Amnesty, Kecuali Perintah Presiden

Purbaya Tegaskan Tak Ada Lagi Tax Amnesty, Kecuali Perintah Presiden

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:09 WIB

Rupiah Jadi Biang Kerok IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.800 di Sesi I

Rupiah Jadi Biang Kerok IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.800 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:04 WIB

Intip Kisi-kisi Rebalancing MSCI

Intip Kisi-kisi Rebalancing MSCI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:47 WIB

Purbaya Nurut Bahlil soal Tunda Kenaikan Tarif Royalti Tambang

Purbaya Nurut Bahlil soal Tunda Kenaikan Tarif Royalti Tambang

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:07 WIB

Profil Dyastasita WB: Juri LCC MPR yang Viral, LHKPN Miliknya Tak Punya Kendaraan

Profil Dyastasita WB: Juri LCC MPR yang Viral, LHKPN Miliknya Tak Punya Kendaraan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:06 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp18.000

Rupiah Bisa Tembus Rp18.000

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:34 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan Bantu BI Setelah Rupiah Tembus Rp 17.500

Purbaya Akhirnya Turun Tangan Bantu BI Setelah Rupiah Tembus Rp 17.500

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:34 WIB