Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

ConocoPhillips Mulai PHK Karyawan Imbas Harga Minyak Turun

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Jum'at, 25 April 2025 | 07:19 WIB
ConocoPhillips Mulai PHK Karyawan Imbas Harga Minyak Turun
PHK di industri minyak dan gas demi efisiensi anggaran

Suara.com - ConocoPhillips (COP.N) yang merupakan produsen minyak dan gas terkemuka AS, berencana untuk memangkas karyawan. Hal ini dilakukan untukmengendalikan biaya dan merampingkan operasi setelah pembelian senilai 23 miliar dollar As atas pesaingnya, Marathon Oil.

Pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah tanda terbaru dari kesulitan dalam industri minyak dan gas, yang menghadapi biaya yang lebih tinggi dan pendapatan yang lebih rendah karena harga berkisar sekitar 63 ribu dollar per barel. 

Banyak perusahaan mengatakan mereka tidak dapat mengebor secara menguntungkan jika harga minyak turun di bawah 65 dollar per barel.

ConocoPhillips yang berpusat di Houston menyewa firma konsultan manajemen Boston Consulting Group untuk memberi nasihat tentang program restrukturisasi dan PHK, yang secara internal disebut sebagai "Competitive Edge,".  Sumber tersebut menolak disebutkan namanya karena diskusi tersebut bersifat rahasia.

ConocoPhillips telah memulai dengan merestrukturisasi operasinya dan mengumumkan akan memusatkan beberapa fungsi, dua sumber menambahkan. Perusahaan tersebut sebelumnya memiliki enam segmen operasi yaitu ada Alaska, Lower 48, Kanada, Eropa, Timur Tengah dan Afrika Utara, Asia Pasifik,  dan Other International, menurut laporan tahunannya.

Restrukturisasi operasi akan diikuti oleh reorganisasi dalam fungsi korporat dan pendukung, satu sumber menambahkan.

"Kami selalu mencari cara agar kami dapat lebih efisien dengan sumber daya yang kami miliki. Sebagai bagian dari proses ini, kami telah memberi tahu karyawan bahwa pengurangan tenaga kerja diantisipasi," kata juru bicara ConocoPhillips dalam sebuah pernyataan dilansir Reuters, Jumat (25/4/2025).

Restrukturisasi operasi akan diikuti oleh reorganisasi dalam fungsi korporat dan pendukung, satu sumber menambahkan.

"Kami selalu mencari cara agar kami dapat lebih efisien dengan sumber daya yang kami miliki. Sebagai bagian dari proses ini, kami telah memberi tahu karyawan bahwa pengurangan tenaga kerja diantisipasi," kata juru bicara ConocoPhillips dalam sebuah pernyataan.

baca juga

Rincian PHK tersebut belum diumumkan tetapi diharapkan terjadi pada kuartal keempat tahun ini. Namun, perusahaan belum menentukan seberapa besar PHK tersebut 

Adapun, perusahaan tersebut memiliki sekitar 11.800 karyawan di 14 negara pada akhir tahun 2024, menurut laporan tahunannya. ConocoPhillips telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir melalui akuisisi besar-besaran.

Selain mengakuisisi Marathon Oil tahun lalu, perusahaan itu memperkuat posisinya di Permian Basin di Texas dan New Mexico dengan kesepakatan senilai 10 miliar dollar AS untuk membeli aset Shell dan mengakuisisi Concho Resources pada tahun 2021.

Perusahaan itu memberhentikan hingga 500 karyawan di Houston pada tahun 2020 karena pandemi COVID-19 memangkas permintaan energi global dan menekan harga energi. 

Marathon Oil juga telah memberhentikan lebih dari 500 pekerja di Texas, menjelang penggabungannya dengan ConocoPhillips.

ConocoPhillips juga fokus pada divestasi beberapa asetnya, kata salah satu sumber. Perusahaan itu sedang menjajaki penjualan aset minyak dan gas di Oklahoma yang diwarisi dari pengambilalihan Marathon Oil senilai 22,5 miliar tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak AS Melesat 5 Persen Setelah Gagalkan Serangan Iran

Harga Minyak AS Melesat 5 Persen Setelah Gagalkan Serangan Iran

Video | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Rincian Lengkapnya

Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Rincian Lengkapnya

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi

Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota

AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:08 WIB

Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:55 WIB

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

Terkini

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan

Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Kantor Kemenko Polkam Tak Aman? Motor Jurnalis iNews Hilang, Tak Ada CCTV di Lokasi

Kantor Kemenko Polkam Tak Aman? Motor Jurnalis iNews Hilang, Tak Ada CCTV di Lokasi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:00 WIB

OJK Bidik Generasi Muda dan Lansia, Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan

OJK Bidik Generasi Muda dan Lansia, Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Orang Dekat Eks PM Italia Jadi Otak Serangan Bom ke Jurnalis Investigasi Sigfrido Ranucci

Orang Dekat Eks PM Italia Jadi Otak Serangan Bom ke Jurnalis Investigasi Sigfrido Ranucci

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Bos BEI Buka Suara Isu Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal

Bos BEI Buka Suara Isu Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:53 WIB

5 Posisi Foto Pernikahan yang Baik dan Membawa Hoki di Dalam Rumah

5 Posisi Foto Pernikahan yang Baik dan Membawa Hoki di Dalam Rumah

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:52 WIB

2,7 Juta Rokok Ilegal Digulung Bea Cukai Kalbar dari Gudang Ekspedisi Prajurit Laut

2,7 Juta Rokok Ilegal Digulung Bea Cukai Kalbar dari Gudang Ekspedisi Prajurit Laut

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:49 WIB

×