Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Bisa Berbalik Bangkit Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Bisa Dipantau

Achmad Fauzi

Jum'at, 25 April 2025 | 08:28 WIB
IHSG Bisa Berbalik Bangkit Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Bisa Dipantau
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan bisa berbalik menguat pada perdagangan pada Jumat (25/4/2025) ini.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam risetnya mengatakan, banyak faktor yang bisa membuat IHSG kembali di zona hijau.

Meskipun melemah, tapi aksi jual asing masih terus berlangsung, sebesar Rp382 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBNI, UNTR, ASII dan ADRO.

"IHSG hari ini potensi melanjutkan kenaikan sepanjang masih kuat bertahan di atas 6.530," ujar Fanny seperti dikutip, Jumat (25/4/2025).

Dari pasar global, Indeks-indeks Wall Street melesat pada Kamis (24/4). Indeks S&P 500 naik 2,03 persen, Nasdaq Composite meningkat 2,74 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik 1,23 persen.

Kenaikan tersebut didorong oleh penguatan saham raksasa teknologi seperti Nvidia, Meta, Amazon, Tesla, dan Microsoft, yang semuanya mencatat kinerja positif. Saham sektor teknologi sebelumnya sempat tertekan akibat sikap pemerintah AS yang semakin agresif terhadap China dalam isu perdagangan.

Sementara itu, pernyataan dari Kementerian Perdagangan China mempertegas bahwa tidak ada negosiasi dagang yang sedang berlangsung dengan AS. Juru bicara He Yadong menyebut seluruh kabar terkait kemajuan bilateral ‘tidak dapat dipercaya’ dan mendesak pembatalan seluruh tarif sepihak dari AS. Padahal, Presiden AS Donald Trump sebelumnya sempat melontarkan sikap yang lebih lunak, menyatakan kesiapan untuk berdialog.

"Menambah sentimen pasar, Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga menyebut ada peluang tercapainya kesepakatan dagang besar. Saat ini, tarif impor AS terhadap produk China mencapai 145 persen. Di tengah keraguan terhadap negosiasi dengan China, kabar baik datang dari Asia Timur lainnya. Menteri Keuangan AS Bessent menyebut kemungkinan dicapainya 'kesepahaman dagang' dengan Korea Selatan paling cepat pekan depan," kata Fanny.

Sementara, beber dia, pasar saham Asia-Pasifik bergerak mixed pada Kamis (24/4), mengikuti tren positif Wall Street. Penguatan tersebut disebabkan oleh meredanya kekhawatiran atas perang dagang antara AS dan China, yang mendorong optimisme di kalangan investor.

baca juga

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,49 persen, dan Topix menguat 0,32 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,13 persen, sedangkan Kosdaq bergerak datar. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,60 persen, Taiex Taiwan melemah 0,82 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,74 persen dan Shanghai Composite naik tipis 0,03 persen.

Di sisi lain, data ekonomi dari Korea Selatan menunjukkan kontraksi produk domestik bruto (PDB) sebesar 0,1% pada 1Q25, angka tersebut meleset dari ekspektasi kenaikan sebesar 0,1 persen.

Sementara itu, Analis Phintraco Sekuritas, Valdy memproyeksikan, IHSG cenderung bergerak independen terhadap indeks global, khususnya Wall Street. Dia bilang, meski Wall Street menguat signifikan malam tadi (24/4), perlu mewaspadai adanya koreksi lanjutan pada IHSG.

"Secara teknikal, koreksi Kamis (24/4) mendorong terbentuknya death cross di overbought area pada Stochastic RSI. Selain itu, Investor Asing juga kembali lanjutkan net Sell, bahkan cenderung meningkat (Rp514 miliar) di Kamis (24/4)," kata Valdy.

Dia menyebut, saham bank yang diharapkan masih menopang IHSG justru mengalami aksi jual, khususnya BBCA turun 2,87 persen di Kamis (24/4). Praktis hanya saham-saham basic materials, khususnya gold-related yang menopang IHSG.

Dari dalam negeri, sambung Valdy, data atau sentimen domestik relatif minim pasca RDG BI (23/4). RDG BI menahan sukubunga acuan di 5.75 persen. Dalam kesempatan tersebut, BI juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan cenderung berada di batas bawah proyeksi BI di 4,7 - 5.5 persen.

Adapun berikut saham-saham yang bisa dicermati hari ini:

  • BRIS
  • ANTM
  • PSAB
  • BRMS
  • MDKA
  • PTRO
  • ASII
  • KLBF
  • CLEO
  • ISAT
  • INDF

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Babak Baru Perang Dagang AS vs China Mengintai

IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Babak Baru Perang Dagang AS vs China Mengintai

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 07:52 WIB

Garudafood (GOOD) Tebar Dividen Rp350 Miliar ke Pemegang Saham

Garudafood (GOOD) Tebar Dividen Rp350 Miliar ke Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 07:25 WIB

IHSG Akhirnya Terkoreksi di Akhir Perdagangan Hari Ini, Setelah Lama Nyaman di Zona Hijau

IHSG Akhirnya Terkoreksi di Akhir Perdagangan Hari Ini, Setelah Lama Nyaman di Zona Hijau

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 16:36 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×