Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bangkit dari Pandemi, Duniatex Rekrut 5.000 Karyawan Baru

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 30 April 2025 | 18:04 WIB
Bangkit dari Pandemi, Duniatex Rekrut 5.000 Karyawan Baru
Raksasa tekstil nasional, Duniatex Group, menunjukkan geliat pemulihan yang signifikan pasca pandemi Covid-19. Foto Ist.

Suara.com - Raksasa tekstil nasional, Duniatex Group, menunjukkan geliat pemulihan yang signifikan pasca pandemi Covid-19. Perusahaan tekstil terintegrasi ini terus melakukan serangkaian langkah strategis untuk mengembalikan performa bisnisnya ke jalur yang solid.

Salah satu fokus utama Duniatex adalah pembaruan teknologi di lini produksi guna memastikan produk-produknya tetap berdaya saing tinggi di pasar domestik maupun internasional.

Kabar baik lainnya datang dari sisi sumber daya manusia. Seiring dengan keberhasilan menjaga keberlangsungan usaha, Duniatex kembali menggencar program rekrutmen karyawan dalam dua tahun terakhir. Langkah ini bertujuan untuk mendukung upaya perusahaan dalam meningkatkan produktivitas dan memperkuat kapasitas produksi.

Direktur Duniatex Group, Yohanes Hendrawan, menjelaskan bahwa pasca hantaman pandemi Covid-19, perusahaan menghadapi berbagai tantangan berat. Namun, Duniatex tak menyerah dan terus melakukan berbagai inisiatif untuk mempertahankan eksistensinya.

"Seiring dengan proses pemulihan bisnis yang masih terus berlangsung, dalam dua tahun terakhir Duniatex telah menambah jumlah karyawan baru lebih dari 5000 orang," ungkap Yohanes dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Para karyawan baru ini mengisi berbagai posisi strategis di lini produksi perusahaan.

"Penambahan karyawan baru ini adalah bagian dari komitmen Duniatex untuk mendukung kebangkitan kembali industri tekstil nasional sekaligus berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja. Terima kasih kepada pemerintah, para mitra bisnis, karyawan dan berbagai stakeholder terkait yang terus mendukung Duniatex agar mampu bertahan menghadapi berbagai situasi yang sangat dinamis ini," lanjut Yohanes.

Saat ini, jumlah karyawan Duniatex Group mencapai sekitar 18 ribu orang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode pandemi Covid-19 pada tahun 2019-2022, di mana jumlah karyawan sempat menyusut menjadi sekitar 13 ribu orang. Langkah pengurangan karyawan terpaksa diambil saat itu demi mempertahankan keberlangsungan bisnis di tengah penurunan produksi dan gangguan pemasaran akibat pandemi.

"Duniatex akan terus mengambil inisiatif dan melakukan berbagai inovasi mengingat industri tekstil sangat strategis dan selalu menjadi sumber penciptaan lapangan kerja di Indonesia," tegas Yohanes, menunjukkan optimisme perusahaan terhadap masa depan industri tekstil nasional.

baca juga

Sebagai bukti komitmen terhadap inovasi, Duniatex kini telah menjelma menjadi pabrik pemintalan terbesar di Indonesia dengan jumlah spindel mencapai lebih dari 2 juta. Dalam proses produksinya, perusahaan menguasai tiga jenis teknik pemintalan modern, yaitu ring spun, vortex, dan open end.

Kemampuan teknologi ini memungkinkan Duniatex menghasilkan beragam jenis benang berkualitas tinggi, mulai dari Cotton Combed, Cotton Carded, Viscose (Rayon), Polyester, Polyester Viscose, Cotton Polyester, Modal, Melange, CSY (Core Spun Yarn), Tencel, hingga benang Recycled.

Produk kain Duniatex pun memiliki pasar yang luas, memenuhi kebutuhan berbagai industri berbahan baku tekstil baik di dalam negeri maupun mancanegara. Dengan terus menjaga standar produksi global, Duniatex optimis pemulihan bisnisnya akan terus berjalan semakin optimal.

"Standar produksi kami adalah pasar global dan itu yang menjadi acuan setiap produk Duniatex selama bertahun-tahun. Harapan kami industri tekstil nasional dapat terus bertumbuh, sehingga pelaku usaha seperti Duniatex ini dapat berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui optimalisasi penggunaan produk tekstil dalam negeri," pungkas Yohanes, menyerukan dukungan terhadap industri tekstil nasional.

Duniatex adalah produsen tekstil terbesar di Indonesia. Duniatex adalah perusahaan tekstil kelas dunia yang dikelola secara profesional, yang berfokus pada pemintalan, pertenunan, pencelupan, dan finishing. Perusahaan ini terdiri dari 18 perusahaan terbatas, tersebar di beberapa lokasi di lebih dari 150 hektar lahan. Duniatex didirikan pada tahun 1974 dengan nama CV. DUNIATEX di Surakarta, beroperasi terutama di industri finishing pada tahun 1988.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Pengiriman Paket PHK 20 Ribu Karyawan, Apa Penyebabnya?

Perusahaan Pengiriman Paket PHK 20 Ribu Karyawan, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 07:26 WIB

5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Pekerja dengan Gaji UMK, Dijamin Tidak Bikin Dompet Kosong

5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Pekerja dengan Gaji UMK, Dijamin Tidak Bikin Dompet Kosong

Otomotif | Selasa, 29 April 2025 | 15:41 WIB

WHO Siap PHK di Akhir Tahun, Ini Kriteria Karyawan yang Kena

WHO Siap PHK di Akhir Tahun, Ini Kriteria Karyawan yang Kena

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 10:20 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×