Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Polda Banten Tindak Oknum di SPBU Kota Serang, Pertamina Patra Niaga Langsung Jatuhkan Sanksi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 01 Mei 2025 | 18:28 WIB
Polda Banten Tindak Oknum di SPBU Kota Serang, Pertamina Patra Niaga Langsung Jatuhkan Sanksi
Ilustrasi SPBU Pertamina (Dok.pertamina)

Suara.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) mengapresiasi keberhasilan Kepolisian Daerah (Polda) Banten dalam mengungkapkan kasus pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang terjadi di SPBU 34.421.13 Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten yang terjadi pada 24 Maret 2025 lalu.

Kedua oknum pelaku yaitu Manager dan Pengawas SPBU telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polda Banten.

Kasus ini bermula adanya keluhan perbedaan warna BBM jenis Pertamax dari konsumen dan dari hasil pengecekan yang dilakukan Pertamina, diduga pihak SPBU telah menerima pengiriman BBM yang tidak sesuai spesifikasi dan bukan berasal dari Fuel Terminal Pertamina.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan mengatakan bahwa akibat dari kelalaian yang dilakukan oleh pihak SPBU, Pertamina Patra Niaga telah memberikan Surat Peringatan dan memberikan sanksi tegas berupa langsung menghentikan pasokan BBM dan operasional SPBU sampai tanggal 30 April 2025.

"Selama masa sanksi saat ini, SPBU 34.421.13 Kota Serang tidak beroperasi melayani kebutuhan energi masyarakat" terang Eko.

"Kami menjamin ketersediaan stok, kelancaran distribusi serta kualitas BBM Pertamina bagi masyarakat di wilayah Kota Serang sekitarnya dan untuk sementara masyarakat dapat mengisi BBM di SPBU 31.421.01 di Jalan Ahmad Yani, Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang yang berjarak sekitar 1,2 KM dari lokasi SPBU kejadian," tutup Eko.

Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan sumber energi utama untuk kendaraan bermotor dan aktivitas industri. Di Indonesia, BBM seperti Pertalite, Pertamax, dan Solar disalurkan melalui SPBU. Ketersediaan dan harga BBM sangat memengaruhi mobilitas masyarakat serta perekonomian nasional. Pemerintah terus mendorong efisiensi penggunaan BBM dan transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) merupakan infrastruktur penting dalam menunjang mobilitas masyarakat serta kelangsungan berbagai sektor ekonomi. Sebagai tempat utama untuk pengisian bahan bakar kendaraan bermotor, SPBU memainkan peran strategis dalam memastikan kelancaran aktivitas transportasi, baik untuk individu, bisnis, maupun sektor logistik.

Di Indonesia, SPBU umumnya dikelola oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Pertamina, Shell, dan Vivo. Pertamina, sebagai badan usaha milik negara (BUMN), mendominasi jumlah SPBU di seluruh wilayah nusantara. Selain menjual bahan bakar seperti Pertalite, Pertamax, dan Solar, SPBU kini berkembang menjadi pusat layanan terpadu dengan fasilitas tambahan seperti minimarket, ATM, bengkel ringan, hingga tempat istirahat (rest area) di jalan tol.

Perkembangan teknologi juga membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan SPBU. Saat ini, banyak SPBU telah menggunakan sistem digitalisasi untuk memantau stok bahan bakar, efisiensi pelayanan, serta keamanan transaksi. Pembayaran non-tunai seperti e-money dan QRIS telah menjadi alternatif populer, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transaksi digital.

Namun, SPBU juga menghadapi sejumlah tantangan. Fluktuasi harga minyak dunia, isu lingkungan, serta peralihan menuju energi bersih menjadi tantangan yang harus dihadapi ke depan. Dalam konteks ini, beberapa SPBU mulai menyediakan fasilitas pengisian daya untuk kendaraan listrik (EV Charging Station) sebagai bentuk adaptasi terhadap tren kendaraan ramah lingkungan.

Keberadaan SPBU yang tersebar luas juga mendukung pemerataan energi di daerah terpencil. Program BBM Satu Harga dari pemerintah, misalnya, bertujuan memastikan masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) mendapatkan bahan bakar dengan harga yang sama seperti di wilayah perkotaan.

Secara keseluruhan, SPBU tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengisian bahan bakar, tetapi juga sebagai simpul penting dalam rantai pasokan energi nasional. Dengan inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan zaman, SPBU akan terus menjadi bagian vital dalam mendukung kemajuan transportasi dan perekonomian Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga BBM Pertamina Setelah Pajak di Jakarta Turun

Daftar Harga BBM Pertamina Setelah Pajak di Jakarta Turun

Bisnis | Kamis, 01 Mei 2025 | 16:28 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Per 1 Mei Turun!

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Per 1 Mei Turun!

Bisnis | Kamis, 01 Mei 2025 | 13:34 WIB

Akal-akalan Pengelola SPBU Ciceri Jual Pertamax Oplosan

Akal-akalan Pengelola SPBU Ciceri Jual Pertamax Oplosan

News | Rabu, 30 April 2025 | 19:55 WIB

Terkini

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB