Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Ekonomi Merosot, Pengangguran Bertambah 241 Ribu di Amerika

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 02 Mei 2025 | 07:39 WIB
Ekonomi Merosot, Pengangguran Bertambah 241 Ribu di Amerika
Ekonomi merosot, pengangguran bertambah 241 ribu di Amerika

Suara.com - Amerika Serikat nampaknya terus mengalami tekanan ekonomi imbas perang tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump. Apalagi, klaim pengangguran makin meningkat di awal tahun 2025 hingga sekarang.

Klaim pengangguran awal membukukan peningkatan tak terduga minggu lalu sebagai tanda potensi masalah bagi ekonomi AS yang sedang goyah. Sebanyak 241 ribu orang sudah menjadi pengangguran dan melakukan pengajuan asuransi untuk kebutuhan sehari-hari.

Dilansir CNBC Interantional, pengangguran pertama kali mencapai 241.000 ribu ini naik 18.000 dari periode sebelumnya dan lebih tinggi dari estimasi Dow Jones sebesar 225.000. Hal ini berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja. Ini adalah total tertinggi sejak 22 Februari.

Klaim berkelanjutan, yang tertinggal seminggu dan memberikan gambaran yang lebih luas tentang tren PHK, naik menjadi 1,92 juta, naik 83.000 ke level tertinggi sejak 13 November 2021. Sebagian besar kenaikan tampaknya berasal dari satu negara bagian yakni New York, di mana klaim meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 30.043, menurut data yang tidak disesuaikan.

Peningkatan tersebut mungkin disebabkan oleh reses musim semi di sekolah umum New York. Menurut Sam Tombs, kepala ekonom AS di Pantheon Macroeconomics meramal pengangguran bakal terus meningkat dikarenakan sedikitnya lowongan kerja.

" Penurunan indikator perekrutan dan pemecatan yang paling tepat waktu selama beberapa minggu terakhir menunjukkan bahwa klaim pengangguran akan meningkat selama beberapa minggu mendatang," kata Tombs dalam sebuah catatan.

Distrik Columbia, yang mengalami peningkatan tajam awal tahun ini di tengah upaya Presiden Donald Trump untuk mengurangi gaji pegawai pemerintah federal, mengalami peningkatan moderat minggu lalu.
Laporan tersebut muncul di tengah beberapa tanda masalah bagi perekonomian, meskipun pasar tenaga kerja tetap stabil.

Dalam rilisnya pada hari Rabu, Departemen Perdagangan mengatakan produk domestik bruto turun pada tingkat tahunan 0,3% pada kuartal pertama, kontraksi pertama dalam tiga tahun. Sebagian besar penurunan didorong oleh lonjakan impor menjelang tarif Trump yang diumumkan pada awal April, meskipun belanja konsumen menurun dan penarikan pengeluaran pemerintah juga berkontribusi terhadap penurunan tersebut.

Meskipun terjadi peningkatan klaim, tren jangka panjang tetap utuh. Rata-rata pergerakan empat minggu naik 5.500 menjadi 226.000, sebagian besar sejalan dengan tren terkini. Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat akan merilis total gaji nonpertanian untuk bulan April, dengan para ekonom memperkirakan kenaikan sebesar 133.000.

Sebagai informasi,Ekonomi Amerika Serikat mengalami kontraksi sebesar 0,3% pada kuartal pertama tahun 2025 seperti dilaporkan Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan AS pada Rabu (30/4). Ini merupakan penurunan pertama sejak kuartal I tahun 2022. Padahal, ekonomi AS mengalami pertumbuhan 2,4% pada kuartal sebelumnya dan berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 0,3%, menurut estimasi awal.

Lonjakan impor sebesar 41,3% berkontribusi terhadap perlambatan tersebut karena para pelaku bisnis dan konsumen bergegas menimbun barang untuk mengantisipasi biaya yang lebih tinggi menyusul serangkaian pengumuman tarif impor oleh pemerintahan Trump.

Pertumbuhan belanja konsumen juga melambat menjadi 1,8%, laju paling lambat sejak Q2 2023, sementara belanja pemerintah federal turun 5,1%, penurunan paling tajam sejak Q1 2022. Sebaliknya, investasi tetap melonjak 7,8%, yang merupakan lonjakan terbesar sejak Q2 2023. Tentunya data ini menunjukkan bahwa ekonomi Amerika memang sedang merosot imbas dari perang tarif yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Apalagi, peneliti senior nonresiden di Peterson Institute for International Economics, Gary Clyde Hufbauer, mengungkapkan, terkontraksinya ekonomi AS ini terjadi karena tarif menciptakan ketidakpastian yang sangat besar di kalangan CEO. Kondisi itu membuat ia memperkirakan AS bakal terkena resesi ekonomi di semester kedua 2025

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping

Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:06 WIB

Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?

Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:50 WIB

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026

Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off

Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:54 WIB

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:09 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?

Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:54 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Terkini

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:18 WIB

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:04 WIB

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:59 WIB

Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks

Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:42 WIB

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:46 WIB