Prabowo Bakal Kenakan Tarif Pajak Tinggi Buat Orang Kaya RI

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 02 Mei 2025 | 15:26 WIB
Prabowo Bakal Kenakan Tarif Pajak Tinggi Buat Orang Kaya RI
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (1/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto, mengumumkan rencana untuk mengkaji ulang kebijakan pajak penghasilan (PPh) bagi individu berpenghasilan tinggi (High Wealth Individual atau HWI).

Langkah ini diungkapkan dalam pidatonya saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Monumen Nasional, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Selain itu, Prabowo juga berjanji untuk menghapus sistem outsourcing pekerja, yang selama ini menjadi keluhan utama para buruh.  

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan komitmennya untuk menegakkan undang-undang secara adil, termasuk dalam hal perpajakan. "Kita akan tegakkan undang-undang yang benar, saya akan pelajari kembali masalah pajak. Pajak yang besar untuk orang yang penghasilannya besar," tegas Prabowo di hadapan ribuan buruh yang hadir.  

Prabowo menekankan pentingnya keadilan dalam sistem perpajakan. Menurutnya, beban pajak yang ditanggung oleh konglomerat seharusnya sebanding dengan masyarakat berpenghasilan rendah. "Lo orang gajinya nggak besar, jadi ngapain dipajak (tinggi). Tapi kalau pajaknya sedikit-sedikit, boleh ya. Kalau pajaknya enggak terlalu besar, boleh ya. Ya bayar deh dikit-dikit deh," jelasnya. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pembayaran pajak adalah kewajiban bagi seluruh pekerja, tanpa terkecuali.  

Untuk merealisasikan janji-janjinya, Prabowo berencana membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional. Dewan ini akan bertugas untuk mengkaji berbagai isu yang berkaitan dengan kesejahteraan buruh, termasuk sistem perpajakan dan outsourcing. Rencananya, dewan ini akan diisi oleh para pimpinan serikat buruh dari seluruh Indonesia, sehingga dapat mewakili aspirasi buruh secara luas.  

Selain masalah pajak, Prabowo juga menyoroti masalah outsourcing yang dianggap merugikan pekerja. Ia berjanji untuk menghapus sistem ini secepat mungkin. "Saya akan meminta Dewan Kesejahteraan Nasional mempelajari bagaimana caranya kita kalau bisa, tidak segera, tapi secepat-cepatnya kita ingin menghapus outsourcing," ujarnya.  

Namun, Prabowo mengingatkan para buruh untuk tetap realistis. Ia menekankan pentingnya menjaga iklim investasi di Indonesia, karena investasi yang sehat akan menciptakan lapangan kerja. "Kalau mereka (investor) tidak investasi, tidak ada pabrik, kalian tidak bekerja," terangnya. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan buruh harus diimbangi dengan kepentingan investor, agar perekonomian Indonesia tetap stabil dan berkembang.  

Prabowo juga menyinggung program-program pemerintah yang telah digelontorkan untuk membantu masyarakat miskin. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan lebih dari Rp500 triliun untuk rakyat miskin. "Tapi sekarang masalahnya kita harus jaga, mereka yang memerlukan, mereka yang terima. Jangan mereka yang tidak perlu, tapi terima juga bantuan dan subsidi, ini gak benar! Karena kita masih dapat laporan ada yang tidak berhak," tandasnya.

Rencana Prabowo untuk mengkaji pajak penghasilan tinggi dan menghapus outsourcing mendapat sambutan positif dari para buruh. Mereka berharap, kebijakan-kebijakan ini dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan menciptakan lapangan kerja yang lebih layak. Namun, beberapa pihak juga mengingatkan pentingnya kajian yang mendalam dan komprehensif, agar kebijakan yang diambil tidak merugikan perekonomian nasional.

baca juga

Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif untuk menyuarakan aspirasi buruh dan merumuskan kebijakan yang berpihak pada pekerja. Dengan demikian, keseimbangan antara kepentingan buruh dan investor dapat terjaga, sehingga Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Rencana kajian pajak penghasilan tinggi dan penghapusan outsourcing ini menunjukkan bahwa Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap isu-isu yang berkaitan dengan kesejahteraan buruh dan keadilan ekonomi. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi dunia kerja di Indonesia dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji Prabowo Hapus Sistem Outsourcing Dinilai Tak Realistis, Pakar: Banyak Pekerjaan Akan Hilang

Janji Prabowo Hapus Sistem Outsourcing Dinilai Tak Realistis, Pakar: Banyak Pekerjaan Akan Hilang

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 15:25 WIB

Presiden Prabowo Sapa Warga dari Sunroof Maung saat Tiba di SDN Cimahpar 5 Bogor

Presiden Prabowo Sapa Warga dari Sunroof Maung saat Tiba di SDN Cimahpar 5 Bogor

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:46 WIB

Hadiri Acara Bersama, Prabowo Bingung Letkol Teddy Dapat Sorakan Lebih Meriah: Yang Presiden Gue Nih

Hadiri Acara Bersama, Prabowo Bingung Letkol Teddy Dapat Sorakan Lebih Meriah: Yang Presiden Gue Nih

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:00 WIB

Terkini

The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia

The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:20 WIB

BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!

BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!

News | Senin, 02 November 2026 | 07:17 WIB

KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang

KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang

Riau | Senin, 02 November 2026 | 07:17 WIB

4 Shio Paling Hoki Hari Ini 2 November 2026, Apakah Kamu Termasuk?

4 Shio Paling Hoki Hari Ini 2 November 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:14 WIB

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 07:07 WIB

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

News | Senin, 02 November 2026 | 07:04 WIB

KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi

KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi

Batam | Senin, 02 November 2026 | 07:03 WIB

TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare

TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare

Foto | Senin, 02 November 2026 | 07:00 WIB

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 06:52 WIB

Alicia's Law Tayang 11 November di Netflix, Adaptasi Serial The Good Wife

Alicia's Law Tayang 11 November di Netflix, Adaptasi Serial The Good Wife

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 06:50 WIB

×