Pertumbuhan Ekonomi Melambat, IHSG Tetap Perkasa? Ini Kata Analis

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 06 Mei 2025 | 07:36 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Melambat, IHSG Tetap Perkasa? Ini Kata Analis
Pekerja melihat telepon pintarnya dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berpotensi mengalami tekanan dalam jangka pendek. Walaupun, sentimen global memberikan harapan bagi investor.

Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan menilai, bahwa pola teknikal dan kondisi pasar saat ini mengindikasikan adanya potensi koreksi setelah penguatan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin, 5 Meil 2025, IHSG ditutup menguat 0,24 persen ke level 6.832. Namun demikian, Valdy mencatat bahwa penguatan tersebut belum cukup untuk menutup gap di level 6.870.

"IHSG gagal tutup gap di 6.870 pada penutupan Senin (5/5). Bersamaan dengan pergerakan tersebut, terbentuk pola inverted hammer. Dengan kondisi overbought pada Stochastic RSI, sebaiknya tetap waspadai potensi pullback ke kisaran 6.770-6.800 dalam jangka pendek," ujarnya dalam riset harianya, Selasa (6/5/2025).

Kinerja IHSG kemarin dinilai cukup mengesankan, mengingat realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 tercatat sebesar 4,87 persen secara tahunan (year-on-year), lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 4,91 persen dan juga di bawah capaian kuartal sebelumnya yang berada di angka 5,02 persen.

Namun menurut Valdy, pelambatan pertumbuhan ekonomi ini sejatinya telah diantisipasi pasar.

"Perlambatan pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2025 relatif sudah diantisipasi pasar dengan berbagai isu seperti perlambatan konsumsi, penghematan anggaran Pemerintah dan pelemahan Rupiah. Investor nampaknya telah mengantisipasi kondisi ini bersamaan dengan pelemahan signifikan IHSG di awal April 2025," imbuh dia.

Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, dari sisi eksternal, Valdy menilai bahwa harapan pasar kini tertuju pada perkembangan negosiasi dagang global, terutama antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Kabar bahwa kelompok produsen alas kaki di AS meminta Presiden Donald Trump untuk membebaskan produk alas kaki dari beban tarif menjadi sentimen positif bagi Indonesia.

“Hal ini dapat menguntungkan Indonesia, mengingat salah satu komoditas ekspor utama Indonesia ke AS adalah produk alas kaki,” ujarnya.

Di sisi global, indeks-indeks utama di Wall Street mengalami penurunan setelah reli penguatan terhenti pada awal pekan.

Valdy menjelaskan bahwa pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan perdagangan global, terutama sikap Presiden Trump yang menyatakan belum ada rencana konkret untuk melanjutkan negosiasi dagang dengan Tiongkok.

Pernyataan ini sedikit kontras dengan kabar sebelumnya bahwa Tiongkok sedang mengevaluasi kemungkinan pembukaan dialog dagang.

Investor global juga menunggu hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei. Konsensus pasar memperkirakan bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,5 persen.

"Perubahan kebijakan nampaknya baru dapat dilakukan jika ada kepastian kebijakan tarif perdagangan antara AS dengan China," kata Valdy.

Di Eropa, pasar saham ditutup bervariasi seiring dengan kecenderungan investor untuk bersikap “wait and see” menjelang rilis kebijakan moneter dari sejumlah bank sentral di kawasan tersebut, termasuk Bank of England, Norges Bank, dan Sveriges Riksbank.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi Melemah Tipis Hari Ini, Bursa Asing Mayoritas Terkoreksi

IHSG Diprediksi Melemah Tipis Hari Ini, Bursa Asing Mayoritas Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 07:16 WIB

Reli Penguatan IHSG Masih Berlangsung Hingga Akhir Perdagangan Senin, Ini Saham Pendorongnya

Reli Penguatan IHSG Masih Berlangsung Hingga Akhir Perdagangan Senin, Ini Saham Pendorongnya

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 16:48 WIB

IHSG Kembali Betah di Level 6.800 pada Pembukaan Perdagangan Senin, Cek Saham Pendorongnya

IHSG Kembali Betah di Level 6.800 pada Pembukaan Perdagangan Senin, Cek Saham Pendorongnya

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 09:17 WIB

Terkini

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:58 WIB

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:49 WIB

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:05 WIB

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:37 WIB

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:33 WIB