Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

PKSS Lakukan Pemeriksaan Tes Narkoba ke Pekerja

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 06 Mei 2025 | 07:56 WIB
PKSS Lakukan Pemeriksaan Tes Narkoba ke Pekerja
Ilustrasi. Sebanyak 85 pekerja PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), anak usaha Dana Pensiun (Dapen) BRI yang bertugas di Kantor Cabang BRI Pringsewu, Kabupaten Tanggamus, Lampung, menunjukkan hasil negatif dalam pemeriksaan rutin tes narkoba.

Suara.com - Sebanyak 85 pekerja PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), anak usaha Dana Pensiun (Dapen) BRI yang bertugas di Kantor Cabang BRI Pringsewu, Kabupaten Tanggamus, Lampung, menunjukkan hasil negatif dalam pemeriksaan rutin tes narkoba

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Mei 2025, ini merupakan wujud komitmen PKSS dalam menjaga integritas dan kualitas sumber daya manusia yang ditempatkan di sektor perbankan.

Pemeriksaan narkoba ini menjadi bagian integral dari program pembinaan berkala yang secara konsisten dijalankan oleh PKSS. Langkah proaktif ini bertujuan untuk memastikan seluruh tenaga kerja berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima, serta terhindar dari pengaruh buruk penyalahgunaan zat adiktif. Dengan kondisi pekerja yang bersih dari narkoba, diharapkan kualitas pelayanan kepada nasabah dan mitra kerja, khususnya di lingkungan perbankan, dapat terus terjaga dan ditingkatkan.

Branch Manager PKSS Cabang Lampung, Feny Yunisthia Rinanda, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menjaga kepercayaan mitra kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. "Kami harus memastikan seluruh pekerja kami bersih dari narkoba. Ini bukan kegiatan yang sifatnya insidental, melainkan bagian dari agenda pembinaan rutin yang kami lakukan secara berkala di berbagai wilayah kerja," ujarnya pada Senin (5/5/2025).

Lebih lanjut, Feny menjelaskan bahwa langkah ini krusial dalam menjaga kepercayaan mitra kerja, terutama di sektor perbankan yang memiliki standar integritas yang tinggi. "Kepercayaan dari mitra kerja adalah aset yang sangat berharga bagi kami. Dengan memastikan pekerja kami bebas dari narkoba, kami turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan profesional," tambahnya.

Pelaksanaan pemeriksaan tes narkoba ini melibatkan tim ahli dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tanggamus, yang bertindak sebagai pihak independen dalam melakukan pengujian. Kehadiran BNN memberikan kredibilitas dan objektivitas terhadap hasil pemeriksaan.

Feny Yunisthia Rinanda menambahkan bahwa kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di Pringsewu, melainkan juga menjadi agenda rutin di seluruh wilayah kerja PKSS. Langkah ini merupakan bagian dari strategi preventif perusahaan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja. Dengan jangkauan operasional yang luas, PKSS menyadari pentingnya menjaga kualitas sumber daya manusia di setiap unit kerjanya.

"Kegiatan serupa juga kami lakukan secara berkala di wilayah kerja PKSS lainnya. Ini adalah langkah preventif yang penting untuk memastikan seluruh pekerja kami memahami bahaya narkoba dan menjauhi penyalahgunaannya," ungkap Feny.

Sebagai informasi, hingga saat ini PKSS telah mengelola lebih dari 50.000 pekerja yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Perusahaan ini bermitra dengan lebih dari 300 perusahaan dari berbagai sektor industri, mulai dari perbankan, agribisnis, logistik, hingga pemerintahan. Dengan jaringan yang luas, PKSS memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga standar profesionalisme dan integritas seluruh pekerjanya.

baca juga

"Dengan jaringan 35 kantor cabang di seluruh Indonesia, PKSS menerapkan standar tinggi terhadap profesionalisme dan integritas tenaga kerja, termasuk dalam hal pencegahan penyalahgunaan narkoba," pungkas Feny. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program pembinaan, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba.

Langkah yang diambil oleh PKSS ini patut diapresiasi sebagai contoh praktik baik dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam menjaga lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Diharapkan, inisiatif serupa dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain, terutama yang bergerak di sektor kritikal seperti perbankan, demi menjaga kepercayaan publik dan kualitas layanan. Hasil negatif tes narkoba di Pringsewu ini menjadi bukti nyata komitmen PKSS dalam mewujudkan tenaga kerja yang berkualitas dan berintegritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Status Pekerja Tetap untuk Ojol: Angin Segar atau Mimpi Buruk?

Status Pekerja Tetap untuk Ojol: Angin Segar atau Mimpi Buruk?

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2025 | 07:46 WIB

Solusi KUR BRI Ditolak, Waspada 7 Faktor Bikin Pengajuan Gagal Cair

Solusi KUR BRI Ditolak, Waspada 7 Faktor Bikin Pengajuan Gagal Cair

Bri | Selasa, 06 Mei 2025 | 06:37 WIB

KUR BRI Bisa Diajukan Secara Online? Ini Penjelasannya

KUR BRI Bisa Diajukan Secara Online? Ini Penjelasannya

Bri | Selasa, 06 Mei 2025 | 06:42 WIB

Terkini

Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan

Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:44 WIB

Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?

Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:39 WIB

Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas

Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:31 WIB

Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa

Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:26 WIB

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:10 WIB

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:26 WIB

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:37 WIB

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:28 WIB

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:05 WIB